(Mesin Pencari Google)





Vertigo



Vestibular Migraines

Dizziness (kepeningan) sebagai gejala dari migraine adalah penyebab yang umum dan seringjkali diabaikan dari penyakit-penyakit keseimbangan. Migraine adalah penyakit pembuluh darah (vascular) yang dikarakteristikan oleh sakit-sakit kepala yang periodik, biasanya satu sisi. Sakit-sakit kepala ini seringkali didahului untuk waktu yang bervariasi oleh gejala-gejala neurological yang berhubungan, yang disebut aura. Dizziness dan vertigo dapat terjadi pada individu-individu dengan migraine sebagai bagian dari migraine aura atau secara terpisah. Lebih jauh, dizziness mungkin tidak terjadi pada saat yang sama seperti sakit kepala dan dapat bahkan terjadi sebagai kejadian yang terisolasi. Terutama sekali pada pasien-pasien yang lebih muda, dizziness atau vertigo mungkin secara keseluruhan mendahului timbulnya sakit-sakit kepala.

Sejarah migraine keluarga adalah sangat umum. Sesungguhnya, sejarah migraine keluarga harus mewaspadakan seseorang bahwa penyakit keseimbangan mungkin berhubungan dengan migraine. Migraine diperkirakan mempengaruhi hampir 25% dari wanita-wanita, 15% dari pria-pria, dan 5% sampai 10% dari anak-anak. Vertigo adalah sangat umum pada orang-orang dengan migraine, terjadi pada kira-kira 25% dari mereka. Sebenarnya, pada satu rangkaian, 42% dari pasien-pasien migraine yang mengalami vertigo tidak dalam hubungan dengan sakit-sakit kepala mereka.

Penatalaksanaan dari migraine dibagi kedalam dua kategori-kategori: perawatan-perawatan symptomatic dan pencegahan. Serangan-serangan akut dapat dirawat dan dihentikan dengan berbgai obat-obat termasuk Fiorinal, Midrin, dan sumatriptan (Imitrex). Perawatan pencegahan paling seringkali diselesaikan dengan propranolol (Inderal). Amitriptyline, calcium channel blockers, dan acetazolamide (Diamox) juga digunakan. Acetazolamide telah menjadi terutama efektif dalam merawat pasien-pasien dengan gejala-gejala vestibular yang berhubungan dengan migraine.

Trauma Telinga Bagian Dalam

Trauma pada telinga bagian dalam dapat terjadi dari luka-luka yang menusuk kedalam, trauma tengkorak yang tumpul dengan retak dasar tengkorak (temporal bone), kerusakan akibat benturan keras pada telinga bagian dalam, dan trauma suara atau tekanan (barotrauma). Trauma telinga sendiri dapat menyebabkan gejala-gejala keseimbangan. Namun, sebagai tambahan, trauma kepala dapat melepaskan particulate matter yang menjadi mengambang bebas didalam telinga bagian dalam dan menyebabkan positional vertigo (lihat benign paroxysmal positional vertigo dalam artikel ini). Perawatan diarahkan pada luka yang mendasarinya. Terapi rehabilitasi vestibular seringkali bermanfaat.

Perilymphatic Fistula

Cairan perilymphatic merendam struktur-struktur yang berselaput (vestibule, semicircular canals, dan cochlea) dari telinga bagian dalam. (Struktur-struktur ini diisi dengan cairan lain yang disebut endolymph). Perilymphatic fistula terjadi ketika ada kebocoran cairan perilymphatic dari lubang antara bagian dari telinga bagian dalam dan telinga bagian tengah atau mastoid. Lubang ini dapat berakibat dari operasi, trauma, infeksi, kelainan perkembangan (sebelum lahir), atau perubahan yang tiba-tiba dalam tekanan. Pada situasi-situasi yang jarang, ia dapat terjadi tanpa segala penyebab yang jelas.

Pasien-pasien dengan perilymphatic fistula biasanya mengeluh timbulnya yang tiba-tiba dari vertigo atau dizziness. Pada lebih dari 50% dari pasien-pasien, kehilangan pendengaran sepenuhnya juga terjadi. Diagnosis hanya dapat dikonfirmasikan pada operasi ketika lubang terlihat secara aktual. Meskipun kebanyakan perilymphatic fistulas akan sembuh secara spontan dengan beristirahat, pada beberapa situasi-situasi, operasi dilakukan untuk menambal lubang.



Alat Steril Botol Susu Bayi