(Mesin Pencari Google)
Vertigo
Multiple sclerosis (MS) adalah penyakit otak demyelinating (kehilangan isolasi sel syaraf) dari penyebab yang tidak diketahui. MS biasanya mengikuti perjalanan dari gejala-gejala yang membaik (remissions) dan gejala-gejala yang memburuk (exacerbations) secara bergantian. Meskipun vertigo atau dizziness (kepeningan) adalah bukan satu-satunya indikasi dari multiple sclerosis, ia adalah gejala yang umum yang terjadi pada suatu ketika dalam penyakit. Jadi, vertigo adalah gejala awal pada kira-kira 5% dari pasien-pasien, namun dilaporkan pada suatu waktu selama penyakit sebanyak 50%. Sebagai tambahan, kehilangan pendengaran terjadi pada kira-kira 10% dari pasien-pasien. Diagnosis dari MS disarankan ketika dewasa muda mempunyai sejarah dari beragam kelainan-kelainan neurological (contohnya, gangguan penglihatan, kelemahan otot, kesukaran berbicara, dan perubahan-perubahan mental) yang dikarakteristikan oleh remisi-remisi (perbaikan) dan perburukan-perburukan.
Ketakseimbangan Dari Penuaan
Ketika individu-individu menua, ada pengurangan yang umum pada fungsi vestibular. Pengurangan ini disertai oleh pengurangan yang umum pada indera penglihatan, posisi (proprioception), kekuatan otot dan tulang, dan fungsi otak. Semua dari perubahan-perubahan ini digabungkan seringkali menjurus pada perasaan ketidakseimbangan yang melaju dengan perlahan (disequilibrium). Meskipun demikian, perubahan-perubahan ini mungkin sebagian besar dikompensasikan oleh masukan visual (penglihatan). Sebagai konsekwensi, pasien-pasien yang tua mungkin mencatat lebih banyak persoalan-persoalan keseimbangan pada waktu malam hari. Pemeriksaan fisik umum adalah penting untuk menyampingkan kondisi-kondisi serius lain seperti tumor-tumor atau stroke yang dapat menyebabkan persoalan-persoalan keseimbangan.
Akhirnya, pasangan yang tertentu dari gejala-gejala -- dizziness, berjalan yang goyah, frekwensi buang air kecil yang meningkat, dan kelupaan -- mungkin teradi pada pasien-pasien tua yang disebabkan oleh kondisi yang disebut communicating hydrocephalus. Pada kondisi ini, akumulasi yang tak kentara dari cairan cerebrospinal terjadi di otak yang disebabkan oleh kegagalan dari penyerapan cairan. Tidak ada rintangan dari cairan cerebrospinal dan tekanan dari cairan adalah normal. Meskipun demikian, menciptakan langsiran (shunt) untuk pengaliran dari cairan yang berlebihan dapat memperbaiki gejala-gejala.
|