(Mesin Pencari Google)
Perdarahan Vagina
(Vaginal Bleeding)
Penyebab Perdarahan Vagina Selama Dan Setelah Hubungan Seksual
Perdarahan vagina mungkin terjadi selama atau setelah hubungan seksual untuk sejumlah sebab-sebab termasuk:
- Luka-luka pada dindng vagina atau introitus (mulut vagina) selama hubungan seksual
- Infeksi-infeksi (contohnya, gonorrhea, chlamydia, infeksi-infeksi ragi) dapat menjadi penyebab dari perdarahan vagina setelah hubungan seksual.
- Tingkat-tingkat estrogen yang menurun pada wanita-wanita peri-menopause atau postmenopause mungkin menyebabkan lapisan dari kandungan untuk menjadi menipis dan meradang atau terinfeksi secara mudah, dan perubahan-perubahan ini dapat dihubungkan dengan perdarahan vagina setelah hubungan seksual.
- Luka-lika anatomi, seperti tumor-tumoratau polip-polip pada leher rahim (cervix) atau dinding vagina mungkin menjurus pada perdarahan vagina selama atau setelah hubungan seksual.
Wanita-wanita yang mengalami perdarahan vagina selama atau setelah hubungan seksual harus selalu mengunjungi dokter mereka untuk menentukan penyabab dari perdarahan.
Penyebab Perdarahan Vagina Yang Abnormal Selama Kehamilan
Banyak wanita-wanita mempunyai beberapa jumlah dari perdarahan vagina selama kehamilan. Beberapa studi-studi menunjukan bahwa sampai dengan 30% dari wanita-wanita yang hamil akan mengalami beberapa derajat dari perdarahan vagina ketika mereka hamil. Perdarahan vagina selama kehamilan adalah lebih umum dengan kembar dua dan kehamilan lain yang berulangkali daripada dengan kehamilan-kehamilan yang tunggal.
Adakalanya wanita-wanita mengalami jumlah perdarahan yang sangat tidak cukup pada dua minggu pertama kehamilan, biasanya sekitar waktu dari periode menstruasi yang diharapkan. Perdarahan sedikit ini adakalanya dirujuk sebagai "implantation bleeding." Dokter-dokter tidak mengetahui untuk pastinya apa yang menyebabkan perdarahan ini, namun ia mungkin terjadi sebagai akibat dari telur yang telah dibuahi ditanam ke dinding kandungan.
Jumlah perdarahan, tingkat kehamilan, dan gejala-gejala yang berhubungan apa saja dapat semuanya membantu menentukan penyebab dari perdarahan vagina pada kehamilan. Sementara perdarahan vagina pada kehamilan tidak menandakan persoalan dengan kehamilan, wanita-wanita yang mengalami perdarahan selama kehamilan harus selalu dievaluasi oleh seorang dokter.
Penyebab-penyebab dari perdarahan vagina pada kehamilan termasuk keguguran, lokasi abnormal dari placenta, ectopic pregnancy, infeksi atau polip leher rahim, dan premature labor. Kondisi-kondisi medis kronis dan penggunaan obat-obat dapat juga dihubungkan dengan perdarahan vagina selama kehamilan.
|