(Mesin Pencari Google)
Perdarahan Vagina
(Vaginal Bleeding)
Kondisi-Kondisi Yang Menyebabkan Perdarahan Vagina Yang Abnormal Pada Wanita-Wanita Yang Berovulasi Secara Teratur
Perdarahan vagina abnormal pada wanita-wanita yang berovulasi secara teratur, paling umum melibatkan perdarahan yang berlebihan, seringkali, tidak teratur, atau berkurang. Beberapa dari kondisi-kondisi umum yang menghasilkan setiap dari gejala-gejala ini didiskusikan dibawah.
Perdarahan menstruasi yang sangat berat (menorrhagia)
Perdarahan vagina yang sangat berat/parah, disebut menorrhagia, adalah perdarahan menstruasi yang lebih besar dari 5 sendok makan per bulan. Kondisi ini terjadi pada kira-kira 10% dari wanita-wanita. Pola yang paling umum dari menorrhagia adalah perdarahan yang berlebihan yang terjadi pada siklus-siklus menstruasi yang teratur dan dengan ovulasi yang normal.
Ada beberapa sebab-sebab yang penting bahwa menorrhagia harus dievaluasi oleh seorang dokter. Pertama, menorrhagia dapat menyebabkan kesusahan (distress) emosional yang substansiil (besar) seorang wanita dan gejala-gejala fisik, seperti kekejangan yang berat. Kedua, kehilangan darah dapat begitu parah/berat sehingga ia menyebabkan suatu jumlah darah yang rendahnya begitu membahayakan (anemia), yang dapat menjurus pada komplikasi-komplikasi medis dan gejala-gejala seperti kepeningan dan pingsan. Ketiga, dapat terjadi penyebab-penyebab yang berbahaya dari menorrhagia yang memerlukan perawatan yang lebih darurat.
Penyebab-penyebab yang tidak berbahaya (bukan bersifat kanker) dari menorrhagia termasuk:
Walaupun tidak umum, menorrhagia dapat menjadi suatu tanda dari kanker endometrial. Kondisi yang berpotensial sebelum kanker yang dikenal sebagai endometrial hyperplasia dapat juga berakibat pada perdarahan vagina abnormal. Situasi ini adalah lebih sering pada wanita-wanita yang berumur lebih dari 40 tahun.
Meskipun ada banyak penyebab-penyebab dari menorrhagia, pada kebanyakan wanita-wanita, penyebab spesifik dari menorrhagia tidak ditemukan bahkan setelah evaluasi medis sepenuhnya. Wanita-wanita ini dikatakan mempunyai disfungsi perdarahan kandungan. Meskipun tidak ada penyebab spesifik dari perdarahan vagina abnormal ditemukan pada wanita-wanita dengan disfungsi perdarahan kandungan, ada perawatan-perawatan yang tersedia untuk mengurangi keparahan dari kondisi.
Perdarahan vagina yang tidak teratur; periode-periode menstruasi yang terlalu seringkali (polymenorrhea)
Periode-periode menstruasi yang seringnya secara abnormal (polymenorrhea) dapat disebabkan oleh penyakit-penyakit tertentu yang ditularkan secara seksual atau sexually transmitted diseases (STDs) (seperti chlamydia atau gonorrhea) yang menyebabkan peradangan pada kandungan(uterus). Kondisi ini disebut penyakit peradangan pelvis. Endometriosis adalah kondisi dari penyebab yang tidak diketahui yang dapat menjurus pada nyeri pelvis dan polymenorrhea. Adakalanya, penyebab dari polymenorrhea tidak jelas, pada kasus mana wanitanya dikatakan mempunyai disfungsi perdarahan kandungan.
Periode-periode menstruasi pada interval-interval yang tidak teratur (metrorrhagia)
Periode-periode menstruasi yang tidak teratur (metrorrhagia) dapat disebabkan oleh pertumbuhan-pertumbuhan jinak di leher rahim (cervix), seperti polip-polip leher rahim. Penyebab dari pertumbuhan-pertumbuhan ini biasanya tidak diketahui. Metrorrhagia dapat juga disebabkan oleh infeksi-infeksi dari kandungan (endometritis) dan penggunaan dari pil-pil pencegah kehamilan (oral contraceptives). Adakalanya setelah evaluasi, seorang dokter wanita mungkin menentukan bahwa metrorrhagia-nya tidak mempunyai penyebab yang dapat diidentifikasikan dan bahwa evaluasi yang lebih jauh tidak perlu pada saat itu.
Perimenopause adalah periode waktu yang mendekati transisi menopause. Ia seringkali dikarakteristikan oleh siklus-siklus menstruasi yang tidak teratur, termasuk periode-periode menstruasi pada interval-interval yang tidak teratur dan variasi-variasi pada jumlah dari aliran darah. Ketidakaturan-ketidakaturan menstruasi mungkin mendahului timbulnya menopause yang sebenarnya (didefinisikan sebagai ketidakhadiran dari periode-periode untuk satu tahun) oleh beberapa tahun.
Jumlah atau durasi yang berkurang dari aliran menstruasi (hypomenorrhea)
Suatu fungsi tiroid yang terlalu aktif (hyperthyroidism) atau penyakit-penyakit ginjal tertentu dapat kedua-duanya menyebabkan hypomenorrhea. Pil-pil mulut pencegah kehamilan dapat juga menyebabkan hypomenorrhea. Adalah penting untuk wanita-wanita untuk mengetahui bahwa periode-periode menstruasi yang lebih ringan, lebih singkat, atau bahkan ketidakhadiran sebagai akibat dari meminum pil-pil pencegah kehamilan tidak mengindikasikan bahwa efek-efek pencegahan kehamilan dari pil-pil pencegah kehamilan adalah tidak cukup. Sebenarnya, banyak wanita-wanita menghargai "efek-efek sampingan" ini dari obat-obat oral pencegah kehamilan.
Perdarahan diantara periode-periode menstruasi (intermenstrual bleeding)
Wanita-wanita yang berovulasi secara normal dapat mengalami perdarahan ringan (adakalanya dirujuk sebagai "spotting") diantara periode-peiode menstruasi. Metode-metode pengontrolan kelahiran secara hormon begitu juga penggunaan IUD untuk kontrasepsi mungkin adakalanya menjurus pada perdarahan yang ringan diantara periode-periode. Stres kejiwaan, obat-obat tertentu seperti obat-obat anticoagulant, dan fluktuasi-fluktuasi pada tingkat-tingkat hormon mungkin semuanya adalah penyebab-penyebab perdarahan rigan diantara periode-periode. Kondisi-kondoisi lain yang menyebabkan perdarahan menstruasi abnormal, atau perdarahan pada wanita-wanita yang tidak berovulasi secara teratur (lihat dibawah) dapat juga adalah penyebab dari intermenstrual bleeding.
|