(Mesin Pencari Google)





Gangguan Sendi Rahang



Sendi Rahang (Temporomandibular Joint)

Sendi Rahang atau temporomandibular joint (TMJ) adalah daerah langsung didepan kuping pada kedua sisi kepala dimana rahang atas (maxilla) dan rahang bawah (mandible) bertemu. Didalam sendi rahang terdapat bagian-bagian yang bergerak yang memungkinkan rahang atas menutup pada rahang bawah. Sendi rahang ini adalah suatu sliding "ball dan socket" khas yang mempunyai satu piringan (disc) terjepit diantaranya. Sendi rahang (TMJ) digunakan beratus kali dalam sehari untuk menggerakan rahang,menggigit dan mengunyah, berbicara dan menguap. Dia merupakan salah satu sendi dari seluruh sendi ditubuh yang paling sering digunakan.

Sendi rahang (TMJ) adalah rumit dan terdiri dari otot-otot, urat-urat dan tulang-tulang. Setiap komponen berkontribusi pada kelancaran kerja dari sendi rahang. Ketika otot-otot bersantai dan berimbang dan kedua rahang membuka dan menutup dengan nyaman, kita dapat berbicara, mengunyah dan menguap tanpa sakit.

Kita dapat melokalisir sendi rahang (TMJ) dengan meletakkan sebuah jari pada struktur segitiga didepan kuping. Kemudian jarinya digerakkan maju sedikit kedepan dan ditekan dengan kuat ketika membuka rahang. Gerakan yang dirasakan berasal dari sendi rahang. Kita juga dapat merasakan gerakan sendi jika kita menaruh jari kecil pada sisi dalam bagian depan dari kanal telinga. Manuver-manuver ini dapat menyebabkan cukup penderitaan untuk pasien yang mengalami kesulitan sendi rahang, dan dokter menggunakan mereka untuk membuat diagnosis.

Gangguan Sendi Rahang dan Penyebab-Penyebabnya

Gangguan sendi rahang atau temporomandibular joint disorders (TMJ Disorders) adalah suatu grup dari persoalan yang rumit yang menyangkut sendi rahang. Nama-nama lain termasuk myofacial pain dysfunction dan Costen's syndrome. Karena otot-otot dan sendi-sendi bekerjasama, suatu persoalan dengan salah satu dari mereka dapat menjurus ke kekakuan (stiffness), sakit kepala, sakit kuping, persoalan menggigit (malocclusion), bunyi-bunyi clicking atau rahang yang terkunci. Berikut adalah perilaku-perilaku dan kondisi-kondisi yang dapat menjurus ke gangguan sendi rahang (TMJ disorders):

  1. Mengertakan gigi (teeth grinding) dan mengepalkan gigi (bruxism) meningkatkan keausan pada lapisan tulang rawan dari sendi rahang. Pasien-pasien mungkin tidak sadar atas perilaku ini sampai mereka diberitahu oleh seseorang yang mengamati pola ini ketika sedang tidur atau oleh dokter gigi yang mendapatkan tanda-tanda yang menunjukan kerusakan gigi. Banyak pasien bangun pagi dengan sakit rahang atau sakit telinga.
  2. Kebiasaan mengunyah permen karet atau menggigit kuku.
  3. Persoalan-persoalan denga gigi dan misalignment dari gigi (malocclusion). Pasien mungkin mengluh tentang kesukaran menemukan gigitan yang nyaman atau tentang cara gigi-giginya mencocokan diri bersama-sama telah berubah. Mengunyah hanya pada satu sisi rahang dapat menjurus ke persoalan TMJ atau adalah hasil dari persoalan TMJ.
  4. Trauma pada rahang-rahang. Sejarah sebelumnya dari rahang yang patah atau tulang-tulang muka yang patah.
  5. Stres seringkali menjurus ke nervous energy yang tidak dilepaskan. Adalah sangat umum untuk orang-orang dibawah stres untuk melepaskan nervous energy ini dengan secara sadar atau tidak sadar mengertak dan mengepal gigi-gigi mereka.
  6. Tugas-tugas pekerjaan seperti memegang telephone antara kepala dan pundak.


Alat Steril Botol Susu Bayi