(Mesin Pencari Google)





Disfungsi Sendi Sacroiliac



Definisi Sendi-Sendi Sacroiliac (SS)

Sendi-sendi sacroiliac (SS) dibentuk oleh koneksi (sambungan) dari sacrum dan tulang-tulang iliac kanan dan kiri. Sacrum adalah tulang berbentuk segitiga pada bagian bawah dari spine (tulang belakang), dibawah tulang belakang lumbar. Sementara kebanyakan dari tulang-tulang (vertebrae) dari spine adalah mobile (dapat bergerak), sacrum terbentuk dari lima vertebrae yang dilebur bersama dan tidak dapat bergerak. Tulang-tulang iliac adalah dua tulang-tulang yang besar yang membentuk pelvis. Sebagai akibatnya, sendi-sendi SS menyambungkan spine (tulang belakang) pada pelvis. Sacrum dan tulang-tulang iliac (ileum) dipegang bersama oleh koleksi dari ligamen-ligamen yang kuat. Relatif ada sedikit gerakan pada sendi-sendi SS. Normalnya ada kurang dari 4 derajat rotasi dan 2 mm translasi pada sendi-sendi ini. Kebanyakan dari gerakan pada area dari pelvis terjadi pada pinggul-pinggul atau lumbar spine. Sendi-sendi ini perlu mendukung seluruh berat dari tubuh bagian atas ketika kita berdiri, yang menempatkan jumlah stres yang besar pada mereka. Ini dapat menjurus pada pengikisan dari cartilage (tulang rawan) dari sendi-sendi SS dan arthritis.

Definisi Disfungsi Sendi Sacroiliac

Ada banyak istilah-istilah yang berbeda untuk persoalan-persoalan sendi sacroiliac termasuk disfungsi sendi SS, sindrom sendi SS, ketegangan sendi SS, dan peradangan sendi SS. Setiap dari istilah-istilah ini merujuk pada kondisi yang menyebabkan nyeri pada sendi-sendi SS dari keberagaman penyebab-penyebab.

Penyebab-Penyebab Disfungsi Sendi Sacroiliac

Seperti dengan kebanyakan sendi-sendi lain dalam tubuh, sendi-sendi SS mempunyai lapisan tulang rawan (cartilage) yang menutupi tulang. Tulang rawan mengizinkan beberapa gerakan dan bekerja sebagai penyerap benturan (shock) antara tulang-tulang. Ketika tulang rawan ini rusak atau terkikis tulang-tulang mulai menggosok satu sama lainnya, dan arthritis degeneratif (osteoarthritis) terjadi. Ini adalah penyebab yang paling umum dari disfungsi sendi SS. Arthritis degeneratif terjadi umumnya pada sendi-sendi SS tepat seperti sendi-sendi lain penanggung berat badan dari tubuh.

Penyebab umum lainnya dari disfungsi sendi SS adalah kehamilan. Selama kehamilan hormon-hormon dilepaskan dalam tubuh wanita yang mengizinkan ligamen-ligamen untuk mengendur. Ini mempersiapkan tubuh untuk kelahiran anak. Pengenduran dari ligamen-ligamen yang menahan sendi-sendi SS bersama mengizinkan gerakan yang meningkat pada sendi-sendi dan dapat menjurus pada stres yang meningkat dan pemakaian (pengikisan) yang abnormal. Berat badan dan pola berjalan tambahan yang berhubungan dengan kehamilan juga menempatkan stres tambahan pada sendi-sendi SS.

Kondisi apa saja yang mengubah pola berjalan yang normal menempatkan stres yang meningkat pada sendi-sendi SS. Ini dapat termasuk perbedaan panjang tungkai (satu tungkai lebih panjang dari yang lainnya), atau nyeri pada pinggul, lutut, pergelangan kaki atau kaki. Paisen-pasien dengan nyeri yang parah pada anggota-anggota tubuh bagian bawah seringkali mengembangkan persoalan-persoalan dengan punggung bagian bawah (lumbar spine) atau sendi-sendi SS. Pada kebanyakan kasus-kasus jika persoalan yang mendasari dirawat lumbar spine atau disfungsi sendi SS yang berhubungan akan juga membaik.

Ada banyak penyakit-penyakit yang mempengaruhi sendi-sendi tubuh yang dapat juga menyebabkan peradangan pada sendi-sendi SS. Ini termasuk gout, rheumatoid arthritis, psoriasis, dan ankylosing spondylitis. Ini semuanyanadalah bentuk-bentuk yang beragam dari arthritis yang dapat mempengaruhi semua sendi-sendi.



Alat Steril Botol Susu Bayi