Cacing Gelang

(Ringworm)


Tipe-Tipe Dan Gejala-Gejala Cacing Gelang (Ringworm)

Diantara tipe-tipe cacing gelang (ringworm), atau tinea, adalah berikut:

  1. Tinea barbae: Ringworm dari area yang berjenggot dari muka dan leher, dengan pembengkakan dan kerak yang bertanda, seringkali dengan gatal, adakalanya menyebabkan rambutnya putus. Pada hari-hari dimana pria-pria pergi ke tukang cukur setiap hari untuk suatu pencukuran, tinea barbae disebut gatal tukang cukur.
  2. Tinea capitis: Ringworm dari kulit kepala biasanya mempengaruhi anak-anak, kebanyakan pada akhir masa kanak-kanak atau masa remaja. Kondisi ini mungkin menyebar di sekolah-sekolah. Tinea capitis nampak ketika kulit kepala bersisik yang dikaitkan dengan tempat-tempat yang botak (berlawanan dengan seborrhea atau dandruff, contohnya, yang tidak menyebabkan kerontokkan rambut).
  3. Tinea corporis: Ketka jamur-jamur mempengaruhi kulit tubuh, ia seringkali menghasilkan noda-noda bulat dari cacing gelang yang klasik. Adakalanya, noda-noda ini mempunyai perbatasan luar yang aktif ketika mereka tumbuh dan maju secara perlahan. Adalah penting untuk membedakan ruam ini dari ruam-ruam kulit lain yang bahkan lebih umum, seperti nummular eczema. Kondisi ini,dan lain-lain, mungkin nampak serupa ringworm, namun mereka bukan jamur dan memerlukan perawatan yang berbeda.
  4. Tinea cruris: Tinea dari selangkangan ("gatal joki") cenderung mempunyai suatu warna coklat kemerahan dan meluas dari lipatan-lipatan selangkangan turun ke satu atau kedua paha. Kondisi-kondisi lain yang dapat meniru tinea cruris termasuk infeksi-infeksi ragi, psoriasis, dan intertrigo, suatu ruam gossokan (chafing rash) yang berakibat dari gosokkan kulit terhadap kulit.
  5. Tinea faciei: Ringworm pada muka kecuali pada area yang berjenggot. Pada muka, ringworm adalah jarang berbentuk gelang. Secara karakteristik, ia menyebabkan potongan-potongan kecil yang merah dan bersisik dengan pinggir-pinggir yang tidak jelas.
  6. Tinea manus: Ringworm melibatkan tangan-tangan, terutama telapak tangan dan ruang-ruang antara jari-jari tangan. Ia secara khas menyebabkan penebalan (hyperkeratosis) dari area-area ini, seringkali pada hanya satu tangan. Tinea manus adalah suatu teman yang umum dari tinea pedis (ringworm dari kaki-kaki). Ia juga disebut tinea manuum.
  7. Tinea pedis: "Kaki Atlitt" mungkin menyebabkan pensisikan dan peradangan pada jaringan-jaringan jari kaki, terutama yang satu diantara jari-jari kaki keempat dan kelima. Bentuk umum lain dari tinea pedis menghasilkan suatu penebalan atau pensisikan kulit pada tumit-tumit dan tapak-tapak kaki. Ini adakalanya dirujuk sebagai "moccasin distribution." Masih dalam kasus-kasus lain, tinea menyebabkan blister-blister diantara jari-jari kaki atau pada tapak kaki. Disamping "kaki atlit", tinea pedis dikenal sebagai tinea dari kaki atau, lebih dengan bebas, infeksi jamur dari kaki. Tinea pedis adalah suatu kelainan kulit yang sangat umum. Ia adalah yang paling umum dan mungkin yang paling gigih dari infeksi-infeksi jamur (tinea). Ia adalah jarang sebelum masa remaja. Ia mungkin terjadi dalam hubungan dengan infeksi-infeksi kulit lain yang disebabkan jamur seperti tinea cruris (gatal joki).
  8. Tinea unguium: Akhirnya, jamur-jamur dapat membuat kuku-kuku jari tangan dan, lebih sering, kuku-kuku jari kaki kuning, tebal, dan rapuh/mudah hancur. Mereka disebut kuku-kuku yang berjamur atau onychomycosis.


Alat Steril Botol Susu Bayi

5

Milyar

Rupiah

Anda Ingin Penghasilan Yang Legal (5 Milyar Rp ?), Mudah Dan Yang Terpenting Bukan Money Game ?

Klik Website ini :

5 Milyar Rupiah