(Mesin Pencari Google)
Rhabdomyolysis
Definisi Rhabdomyolysis
Rhabdomyolysis (RAB-DOE-MY-O-LIE-SIS) adalah pembinasaan/destruksi yang cepat dari otot kerangka yang berakibat pada kebocoran kedalam urin dari protein otot myoglobin.
Ada tiga tipe yang berbeda dari otot didalam tubuh manusia;
- otot halus (smooth muscle),
- otot kerangka (skeletal muscle), dan
- otot jantung (heart muscle).
Otot kerangka adalah otot dari pergerakan tubuh (menggerakan kerangka pada sendi-sendi). Otot kerangka dipengaruhi oleh rhabdomyolysis.
Myoglobin adalah komponen protein dari sel-sel otot yang dilepas kedalam darah ketika otot kerangka hancur pada rhabdomyolysis. Creatine kinase adalah enzim (protein yang menfasilitasi reaksi-reaksi kimia dalam tubuh) juga dalam sel-sel otot. Tingkat dari setiap dari protein-protein ini dapat diukur dalam darah untuk memonitor derajat dari luka otot dari rhabdomyolysis. Myoglobin dapat juga diukur dalam contoh-contoh (samples) dari urin
Penyebab Rhabdomyolysis
Rhabdomyolysis mempunyai banyak sebab-sebab. Beberapa dari yang umum termasuk:
- trauma otot atau luka yang menghancurkan,
- luka-luka bakar yang parah,
- penykisaan fisik atau penykisaan anak,
- berbaring di lantai yang berkepanjangan (orang-orang yang jatuh atau tidak sadar dan tidak mampu untuk bangun untuk beberapa jam),
- koma yang berkepanjangan,
- kontraksi-kontraksi otot yang parah dari serangan-serangan epilepsi yang berkepanjangan,
- penggunaan kokain dengan hyperthermia (kenaikan temperatur tubuh) yang berhubungan,
- aktivitas fisik yang ekstrem (lari maraton),
- kemabukan obat dan alkohol,
- tingkat-tingkat sirkulasi yang rendah dari phosphate, potassium, atau magnesium dalam darah (elektrolit-elektrolit),
- penyakit-penyakit otot genetik (familial paroxysmal rhabdomyolysis),
- tenggelam yang berkepanjangan atau hypothermia (temperatur inti tubuh yang rendah),
- obat-obat: paling khususnya statin-statin yang digunakan untuk merawat kolesterol yang tinggi [simvastatin (Zocor), atorvastatin (Lipitor), pravastatin (Pravachol), atau lovastatin (Mevacor)] dan obat-obat lain seperti obat-obat Parkinson, obat-obat psikiatrik, obat-obat anesthesia, obat-obat HIV, colchicine,
- keragaman dari virus-virus dan beberapa bakteri-bakteri,
- hipotiroidisme yang parah (tingkat tiroid yang rendah), terutama jika orangnya juga memakai obat-obat statin untuk kolesterol,
- kekurangan perfusi darah ke anggota tubuh,
- beberapa penyakit-penyakit peradangan dari otot, disebut myopathies, (myositis, dermatomyositis, polymyositis),
- racun dari gigitan-gigitan ular tertentu (terutama di Afrika, Asia, dan Amerika selatan).
|