(Mesin Pencari Google)
Peripheral Vascular
Disease
Angioplasty
Angioplasty adalah prosedur non-operasi yang dapat melebarkan arteri yang menyempit atau terhalangi. Tabung yang tipis (kateter) dimasukan kedalam arteri pada selangkangan atau lengan, dan dimajukan ke area penyempitan. Balon yang kecil pada ujung kateter kemudian dipompa untuk memperbesar penyempitan pada arteri. Prosedur ini juga umumnya dilakukan untuk melebarkan area-area yang menyempit pada arteri-arteri koroner yang mensuplai darah ke otot jantung.
Adakalanya teknik kateter digunakan untuk memasukan stent (tabung silinder yang berkawat lubang) kedalam area arteri yang terpengaruh untuk mempertahankan artei terbuka. Pada kasus-kasus lain, obat-obat thrombolytic (obat-obat yang melarutkan gumpalan-gumpalan darah) mungkin dikirim ke area yang terhalangi (terblokir) via kateter.
Angioplasty tidak memerlukan pembiusan total dan mungkin dilakukan oleh interventional radiologist, cardiologist (ahli jantung), atau ahli bedah vascular. Biasanya, pembiusan lokal pada area pemasukan kateter dan obat penenang yang ringan diberikan. Komplikasi-komplikasi utama dari angioplasty adalah jarang, namun dapat terjadi. Ini termasuk kerusakan pada arteri atau pembentukan gumpalan darah, perdarahan yang berlebihan dari tempat pemasukan kateter, dan penutupan pembuluh yang mendadak (halangan dari area yang dirawat yang terjadi dalam 24 jam prosedur).
Meskipun risiko-risko ini, kejadian keseluruhan dari komplikasi-komplikasi adalah rendah dan manfaat-manfaat dari angioplasty (tidak ada pembiusan total, tidak ada sayatan operasi, dan kemampuan untuk kembali ke aktivitas-aktivitas normal dalam beberapa hari) melebihi risiko-risikonya. Biasanya rawat inap satu malam diperlukan jika angioplasty dilakukan.
Angioplasty diindikasikan jika pasien mempunyai claudication yang membatasi aktivitas-aktivitasnya dan tidak merespon pada latihan, obat-obat, dan tindakan-tindakan gaya hidup. Kebanyakan dokter-dokter juga merekomendasikan angioplasty jika penyakitnya sangat parah dan ada penyempitan lokal yang focal yang dapat diakses via kateter. Jka pasien terlalu sakit untuk mepunyai operasi dan mempunyai iskemia yang parah (oksigen yang berkurang) yang mengancam kehilangan anggota tubuh (kaki dan tangan), angioplasty mungkin juga dicoba.
Beberapa kasus-kasus dari peripheral artery disease mungkin adalah lebih sulit untuk dirawat dengan angioplasty. Contohnya, halangan-halangan pada banyak arteri-arteri yang kecil dari tungkai-tungkai atau halangan-halangan pada pembuluh-pembuluh yang sangat kecil mungkin tidak dapat dirawat dengan metode ini.
Cryoplasty adalah bentuk yang lebih baru dari angioplasty dimana pembekuan dilakukan untuk membuka arteri yang menyempit. Pada prosedur ini, balon pada kateter diisi dengan cairan nitrous oxide, yang membekukan dan menghancurkan plak-plak didalam arteri.
Operasi
Perawatan operasi untuk peripheral artery disease melibatkan operasi bypass yang dilakukan oleh ahli bedah vascular atau endarterectomy. Indikasi-indikasi untuk perawatan operasi dari peripheral artery disease termasuk luka-luka (lesions) yang, untuk sebab-sebab anatomical, mungkin sulit dirawat dengan angioplasty. Contoh-contoh termasuk luka-luka (lesions) yang menutupi segmen-segmen yang panjang dari pembuluh, pembuluh-pembuluh dengan banyak area-area yang menyempit, atau area-area penyempitan yang panjang. Operasi bypass melibatkan menggunakan vena dari tubuh anda atau bagian dari pembuluh sintetik (dikenal sebagai grafts) untuk menciptakan jalan memutar disekitar halangan. Satu ujung dari graft dijahit pada arteri yang rusak diatas halangan dan ujung yang lain dijahit dibawah area yang terhalangi. Aliran darah kemudian mampu untuk bypass area penyempitan atau halangan. Operasi bypass adalah prosedur operasi utama yang memerlukan pembiusan total dan rawat inap dirumah sakit.
Endarterectomy adalah prosedur dimana ahli bedah membersihkan pembentukan plak didalam arteri dari tungkai atau lengan yang terpengaruh.
|