(Mesin Pencari Google)
Peripheral Vascular
Disease
Definisi Peripheral Vascular Disease
Peripheral vascular disease (PVD) merujuk pada penyakit-penyakit dari pembuluh-pembuluh darah (arteri-arteri dan vena-vena) yang berlokasi diluar jantung dan otak. Sementara ada banyak penyebab-penyebab dari peripheral vascular disease, dokter-dokter umumnya menggunakan istilah peripheral vascular disease untuk merujuk pada peripheral artery disease (peripheral arterial disease, PAD), kondisi yang berkembang ketika arteri-arteri yang mensuplai darah ke organ-organ internal, lengan-lengan, dan tungkai-tungkai menjadi terhalangi sepenuhnya atau sebagian sebagai akibat dari atherosclerosis.
Definisi Atherosclerosis
Atherosclerosis adalah proses yang berangsur-angsur dengan mana umsur-unsur kolesterol yang keras (plaques) mengendap pada dinding-dinding dari arteri-arteri. Plak-plak kolesterol menyebabkan pengerasan dari dinding-dinding arteri dan penyempitan saluran bagian dalam (lumen) dari arteri. Proses atherosclerosis mulai dini dalam kehidupan (seawal umur belasan tahun pada beberapa orang-orang). Jika atherosclerosis ringan dan arteri-arteri tidak menyempit secara substansi, atherosclerosis tidak menyebabkan gejala-gejala. Oleh karenanya banyak kaum dewasa secara khas tidak sadar bahwa arteri-arteri mereka secara berangsur-angsur mengakumulasi plak-plak kolesterol. Namun ketika atherosclerosis menjadi telah berlanjut dengan penuaan, ia dapat menyebabkan penyempitan yang kritis dari arteri-arteri yang berakibat pada tissue ischemia (kekurangan darah dan oksigen).
Arteri-arteri yang dipersempit oleh atherosclerosis yag telah lanjut dapat menyebabkan penyakit-penyakit pada organ-organ yang berbeda. Contohnya, atherosclerosis yang telah lanjut dari arteri-arteri koroner (arteri-arteri yang mensuplai otot-otot jantung) dapat menjurus pada angina dan serangan-serangan jantung. Atherosclerosis yang telah lanjut dari arteri-arteri karotid dan cerebral (arteri-arteri yang mensuplai darah ke otak) dapat menjurus pada stroke-stroke dan transient ischemic attacks (TIAs). Atherosclerosis yang telah lanjut pada anggota-anggota tubuh bagian bawah dapat menjurus pada nyeri ketika berjalan atau latihan (claudication), penyembuhan luka yang tidak sempurna, dan/atau borok-borok tungkai.
Atherosclerosis seringkali diumumkan, yang berarti ia mempengaruhi arteri-arteri di seluruh tubuh. Oleh karenanya, pasien-pasien dengan serangan-serangan jantung juga lebih mungkin untuk mengembangkan stroke-stroke dan peripheral vascular disease, dan sebaliknya.
|