(Mesin Pencari Google)





Premature Ventricular

Contractions (PVC)



Bahaya-Bahaya Dari Premature Ventricular Contractions

Premature ventricular contractions pada individu-individu sehat tanpa tekanan darah tinggi dan penyakit-penyakit jantung tidak menunjukan segala risiko-risiko kesehatan. Premature ventricular contractions pada pasien-pasien dengan penyakit-penyakit jantung (serangan-serangan jantung, gagal jantung, penyakit-penyakit dari klep-klep jantung) dihubungkan dengan risiko yang meningkat mengembangkan ventricular tachycardia. Ventricular tachycardia adalah perjalanan ventricular contractions cepat yang berkelanjutan. Ventricular tachycardia adalah mengancam nyawa karena: 1) ia terjadi secara tiba-tiba tanpa peringatan sebelumnya, dan 2) ia seringkali berkembang kedalam ventricular fibrillation. Ventricular fibrillation adalah irama yang kacau balau dimana ventricles gemetar secara cepat dalam cara yang tidak bertujuan. Jantung dengan ventricular fibrillation tidak dapat memompa darah secara efektif ke otak dan keseluruh tubuh. Jika tidak dirawat, ventricular fibrillation dapat menjadi fatal dalam hitungan menit. Diperkirakan 250,000 orang-orang Amerika meninggal dalam cara ini setiap tahun.

Banyak dokter-dokter percaya bahwa premature ventricular contractions tidak menyebabkan ventricular tachycardias atau ventricular fibrillations. Sebaliknya, premature ventricular contractions adalah melulu indikator-indikator (gejala-gejala) dari penyakit-penyakit jantung yang serius atau kondisi-kondisi serius lain seperti keracunan digoxin atau aminophylline, hypokalemia, hypoxia, dan kerusakan jantung yang sedang berlangsung dari serangan-serangan jantung.

Mendiagnosa Premature Ventricular Contraction

Ada dua aspek dalam mendiagnosa premature ventricular contractions; menemukan mereka, dan mendiagnosa penyebab-penyebab yang mendasarinya. EKG-EKG dan monitor-monitor Holter digunakan untuk mendiagnosa premature ventricular contractions. EKG-EKG, tes-tes darah, echocardiograms; tes-tes stres cardiac digunakan untuk menentukan penyebab-penyebab yang mendasarinya dari premature ventricular contractions.

EKG (Electrocardiogram)

Electrocardiogram (EKG) adalah perekaman singkat dari pelepasan-pelepasan elektrik jantung. EKG-EKG dapat dilakukan di tempat-tempat praktek dokter, klinik-klinik, dan ruang-ruang darurat rumah sakit. Dokter-dokter seringkali meminta rhythm strip (perekaman EKG yang berkepanjangan) untuk dilakukan pada waktu yang sama seperti EKG untuk meningkatkan kesempatan-kesempatan menemukan PVCs dan irama-irama abnormal lainnya. Premature ventricular contractions adalah mudah untuk dikenali pada EKG dan rhythms strips, dengan syarat PVCs terjadi selama perekaman. EKG mungkin juga menunjukan persoalan-persoalan lain seperti serangan-serangan jantung, hypokalemia, keracunan digoxin, penebalan otot jantung (hypertrophy) yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi jangka panjang.

Monitor Holter

EKG standar dan rhythm strip yang dilaksanakan pada saat kunjungan ke tempat praktek dokter mungkin tidak menemukan premature ventricular contractions karena mereka mungkin tidak terjadi pada saat itu. Pemonitoran Holter kemudian diperlukan untuk mendeteksi PVCs pada pasien-pasien dengan palpitasi-palpitasi jantung. Monitor Holter adalah perekaman yang terus menerus dari irma jantung selama 24 jam. Pemonitoran Holter dapat digunakan untuk mendiagnosa PVCs serta kelainan-kelainan irama jantung lainnya seperti atrial fibrillation, atrial flutter, dan ventricular tachycardias.

Karena lebih dari 50% dari laki-laki paruh baya dapat mempunyai PVCs selama pemonitoran Holter, tidak semua PVCs yang ditemukan selama pemonitoran Holter adalah penting secara klinis. Dokter-dokter yang menginterpretasikan studi-studi pemonitoran Holter harus memperhitungkan sejarah medis pasien dalam menentukan kepentingan dari penemuan-penemuan monitor Holter.

Echocardiography

Echocardiography menggunakan gelombang-gelombang ultrasound untuk menghasilkan gambar-gambar dari kamar-kamar dan klep-klep jantung dan lapisan sekitar jantung (pericardium). Echocardiography bermanfaat dalam mengukur ukuran dari kamar-kamar jantung, kekuatan dari kontraksi-kontraksi ventricle jantung, ketebalan dari otot-otot jantung, dan berfungsinya dari klep-klep jantung. Echocardiography oleh karenanya bermanfaat dalam mendiagnosa kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan PVCs:

  • Echocardiography dapat mendeteksi dan mengukur keparahan dari mitral valve prolapse
  • Echocardiography dapat mendeteksi hipertrophik otot jantung (penebalan otot jantung) sebagai akibat dari tekanan darah tinggi yang berlangsung lama
  • Echocardiography dapat mengukur luasnya kerusakan otot jantung dari serangan-serangan jantung atau cardiomyopathy
  • Echocardiography dapat digunakan untuk menghitung fraksi ejeksi ventrikel kiri (ejection fraction of the left ventricle). Fraksi ejeksi (Ejection fraction) adalah ukuran (perkiraan) dari junmlah darah yang dipompa selama setiap kontraksi dari ventricle (bilik). Ventricles (bilik-bilik) jantung yang secara ekstensif dilemahkan oleh serangan-serangan jantung atau cardiomyopathy akan mempunyai fraksi-fraksi ejeksi yang rendah. Pasien-pasien dengan fraksi-fraksi ejeksi yang rendah mempunyai risiko yang lebih tinggi mengembangkan ventricular tachycardias dan fibrillations yang mengancam nyawa daripada pasien-pasien dengan frkasi-fraksi ejeksi yang normal

Exercise Cardiac Stress Test (Treadmill Stress Test)

Exercise cardiac stress testing (ECST) adalah tes stres jantung yang paling luas digunakan. Pasien latihan/berjalan diatas treadmill menurut protokol yang distandarkan, dengan peningkatan yang progresif pada kecepatan dan kemiringan (elevasi) dari treadmill (secara khas berubah setiap interval-interval tiga menit). Selama ECST, electrocardiogram (EKG), denyut jantung, irama jantung, dan tekanan darah dimonitor terus menerus. Jika sumbatan arteri koroner berakibat pada pengurangan aliran darah ke bagian dari jantung selama latihan, perubahan-perubahan tertentu mungkin diamati pada EKG, termasuk peningkatan pada premature ventricular contractions dan perkembangan dari ventricular tachycardias.

Stress Echocardiography

Suplemen lain pada ECST rutin adalah stress echocardiography. Selama stress echocardiography, gelombang-gelombang suara dari ultrasound digunakan untuk menghasilkan gambar-gambar dari jantung pada saat istirahat dan pada puncak dari latihan. Pada jantung dengan suplai darah yang normal, semua segmen-segmen dari ventricle kiri (kamar pompa utama dari jantung) memperlihatkan kontraksi-kontraksi yang meningkat dari otot jantung selama puncak latihan. Sebaliknya, pada setting dari penyakit cardiovascular, jika segmen dari ventricle kiri tidak menerima aliran darah yang optimal selama latihan, segmen itu akan menunjukan kontraksi-kontraksi yang berkurang dari otot jantung relatif pada sisa jantung pada echocardiogram latihan. Stress echocardiography adalah sangat berguna dalam meningkatkan interpretasi dari ECST, dan dapat digunakan untuk menyampingkan kehadiran dari penyakit cardiovascular yang signifikan pada pasien-pasien yang dicurigai mempunyai "false-positive" ECST.

Tes-Tes Darah Dalam Mendiagnosa Penyebab-Penyebab Dari Premature Ventricular Contractions

Tes -tes darah untuk mendiagnosa kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan PVCs:

  • Tingkat-tingkat elektrolit darah dapat dilaksanakan untuk mendeteksi tingkat-tingkat potassium atau magnesium yang rendah (hypokalemia dan hypomagnesemia)
  • Tingkat-tingkat obat darah dapat dilakukan untuk mendeteksi keracunan obat digoxin dan aminophylline
  • Oksigen darah dapat diukur untuk mendeteksi hypoxia
  • Tes-tes darah dapat dilakukan untuk mendeteksi obat-obat terlarang, seperti penyalahgunaan amphetamine
  • Tingkat-tingkat darah dari enzim-enzim jantung (CPK, Troponins) dapat dilakukan untuk mencari kerusakan otot jantung sebagai akibat dari serangan-serangan jantung.


Alat Steril Botol Susu Bayi