Pulmonary Embolism
Tanda-Tanda Dan Gejala-Gejala Pulmonary Embolism
Tanda-Tanda dan Gejala-Gejala Utama
Tanda-tanda dan gejala-gejala dari pulmonary embolism (PE) termasuk napas yang pendek yang tidak dapat dijelaskan, kesulitan bernapas, nyeri dada, batuk, atau batuk darah. Suatu aritmia (suatu denyut jantung yang cepat atau tidak beraturan) juga mungkin mengindikasikan pulmonary embolism.
Pada beberapa kasus-kasus, satu-satunya tanda-tanda dan gejala-gejala dihubungkan dengan deep vein thrombosis (DVT). Ini termasuk pembengkakan kaki atau sepanjang vena di kaki, nyeri atau peka di kaki, suatu perasaan dari kehangatan yang meningkat di area dari kaki yang bengkak atau peka, dan kulit yang merah atau berubah warna pada kaki yang terpengaruh. Kunjungi dokter anda segera jika anda mempunyai gejala-gejala apa saja dari pulmonary embolism atau DVT.
Adalah mungkin untuk mempunyai suatu pulmonary embolism dan tidak mempunyai tanda-tanda atau gejala-gejala apa saja dari pulmonary embolism atau DVT.
Tanda-Tanda dan Gejala-Gejala Lain
Adakalanya orang-orang yang mempunyai pulmonary embolism mengalami perasaan-perasaan ketakutan, lightheadedness atau pingsan, napas yang cepat, berkeringat, atau suatu denyut jantng yang meningkat.
Mendiagnosis Pulmonary Embolism
Specialis-Spesialis Yang Terlibat
Dokter-dokter yang merawat pasien-pasien di ruang darurat adalah seringkali dokter-dokter yang mendiagnosis pulmonary embolism (PE) dengan bantuan dari seorang radiologist (seorang dokter yang berurusan dengan tes-tes x-rays dan tes-tes serupa lainnya).
Sejarah Medis dab Pemeriksaan Fisik
Untuk mendiagnosis pulmonary embolism, dokter akan bertanya tentang sejarah medis anda dan melakukan suatu pemeriksaan fisik untuk:
- Mengidentifikasi faktor-faktor risiko anda untuk deep vein thrombosis (DVT) dan pulmonary embolism
- Melihat berapa mungkin anda dapat mempunyai pulmonary embolism
- Mengeluarkan kemungkinan penyebab-penyebab lain untu gejala-gejala anda
Sewaktu pemeriksaan fisik, dokter akan memeriksa kaki-kaki anda untuk tanda-tanda dari DVT. Ia juga akan memeriksa tekanan darah anda dan jantung dan paru-paru anda.
Tes-Tes Diagnostik
Ada banyak tes-tes yang berbeda yang membantu dokter menentukan apakah anda mempunyai pulmonary embolism. Keputusan dokter tentang tes-tes mana yang digunakan dan dalam urutan yang mana tergantung pada bagaimana anda rasa ketika anda sampai di rumah sakit, faktor-faktor risiko anda untuk pulmonary embolism, opsi-opsi pengujian yang tersedia, dan kondisi-kondisi lain yang mungkin anda punya.
Anda mungkin mempunyai satu dari tes-tes imaging berikut:
- Ultrasound. Dokter-dokter menggunakan tes ini untuk mencari bekuan-bekuan darah di kaki-kaki anda. Ultrasound menggunakan gelombang-gelombang suara berfrekwensi tinggi untuk memeriksa aliran darah di vena-vena anda. Suatu gel ditaruh diatas kulit kaki anda. Suatu alat yang dipegang tangan yang disebut suatu transducer ditempatkan diatas kaki dan digerakkan maju dan mundur diatas area yang terpengaruh. Transducer mengeluarkan gelombang-gelombang ultrasound dan mendeteksi gema-gema mereka setelah mereka dipantul balik oleh dinding-dinding vena dan sel-sel darah. Sebuah komputer kemudian membalikan gema-gema dari gelombang-gelombang suara kedalam suatu gambar pada suatu layar komputer, dimana dokter anda dapat melihat aliran darah di kaki anda. Jika bekuan-bekuan darah ditemukan di vena-vena dalam (deep veins) dari kaki-kaki anda, anda akan mulai perawatan. DVT dan pulmonary embolism keduanya dirawat dengan obat-obat yang sama.
- Spiral CT scan atau CT angiogram. Dokter-dokter menggunakan tes ini untuk mencari bekuan-bekuan darah di paru-paru anda dan di kaki-kaki anda. Dye (zat pewarna) disuntikan kedalam suatu vena di lengan anda untuk membuat pembuluh-pembuluh darah di paru-paru dan kaki-kaki anda lebih terlihat pada gambar x-ray. Ketika anda berbaring diatas suatu meja, suatu tabung x-ray berputar mengelilingi anda, mengambil gambar-gambar dari sudut-sudut yang berbeda. Tes ini mengizinkan dokter-dokter untuk mendeteksi pulmonary embolism pada kebanyakan pasien-pasien. Tes hanya mengambil waktu beberapa menit. Hasil-hasil tersedia segera setelah scan selesai.
- Ventilation-perfusion lung scan (VQ scan). Dokter-dokter menggunakan tes ini untuk mendeteksi pulmonary embolism. VQ scan menggunakan suatu materi radioaktif untuk menunjukan berapa baik oksigen dan darah mengalir ke semua area-area dari paru-paru.
- Pulmonary angiography adalah tes yang lain yang digunakan untuk mendiagnosis pulmonary embolism. Ia tidak tersedia di semua rumah sakit, dan seorang spesialis yang terlatih harus melaksanakan tes. Suatu tabung yang lentur yang disebut kateter dimasukan melalui selangkangan (paha bagian atas) atau lengan ke pembuluh-pembuluh darah di paru-paru. Dye disuntikan kedalam pembuluh-pembuluh darah melalui kateter. Gambar-gambar x-ray diambil untuk menunjukan aliran darah melalui pembuluh-pembuluh darah di paru-paru. Jika suatu bekuan ditemukan, dokter mungkin menggunakan kateter untuk mengeluarkannya atau memberi obat untuk melarutkannya.
Tes-tes darah tertentu mungkin membantu dokter mencari tahu apakah anda kemungkinan mempunyai pulmonary embolism.
- Suatu Tes D-dimer mengukur suatu senyawa didalam darah yang dilepaskan ketika suatu bekuan patah terlepas. Tingkat-tingkat yang tinggi dari senyawa berarti mungkin ada suatu bekuan. Jika tes anda adalah normal dan anda mempunyai sedikit faktor-faktor risiko, pulmonary embolism adalah sepertinya tidak mungkin. Tes-res darah lain menguji kelainan-kelainan yang diwariskan yang menyebabkan bekuan-bekuan dan mengukur jumlah oksigen dan karbondioksida didarah anda (arterial blood gas). Suatu bekuan didalam suatu pembuluh di paru anda mungkin menurunkan tingkat oksigen di darah anda. Untuk mengeluarkan kemungkinan penyebab-penyebab lain dari gejala-gejala anda, dokter mungkin menggunakan satu atau lebih dari tes-tes berikut.
- Echocardiogram menggunakan gelombang-gelombang suara untuk menguji fungsi jantung dan untuk mendeteksi bekuan-bekuan darah didalam jantung. EKG (electrocardiogram) mengukur angka dan keteraturan dari denyutan jantung anda.
- X-ray Dada menyediakan suatu gambar dari paru-paru, jantung, arteri-arteri besar, tulang-tulang rusuk, dan diaphragma.
- Magnetic resonance imaging (MRI) menggunakan gelombang-gelombang radio dan medan-medan magnet untuk membuat gambar-gambar dari organ-organ dan struktur-struktur didalam tubuh. Pada banyak kasus-kasus, suatu MRI dapat menyediakan informasi yang tidak dapat terlihat pada suatu x ray.
|