Kanker Prostat
Peningkatan-Peningkatan Positif yang Palsu pada Tes PSA
Peningkatan-peningkatan positif yang palsu pada PSA adalah peningkatan-peningkatan pada PSA yang disebabkan oleh kondisi-kondisi yang lain dari pada kanker prostat. Contohnya, benign prostatic hypertrophy (BPH) dan infeksi atau peradangan dari prostat (prostatitis) dari sebab apa saja dapat meningkatkan PSA. Catat juga bahwa bahkan suatu pemeriksaan dubur atau suatu ejakulasi dalam waktu 48 jam sebelumnya dapat kadangkala meningkatkan PSA. Peningkatan-peningkatan positif yang palsu biasanya berada pada batasan 4 sampai 10, namun mereka dapat meningkat setinggi 25 sampai 30. Pada tingkat-tingkat setinggi ini, bagaimanapun, kehati-hatian dalam interpretasi dari tes ini dijamin karena suatu kanker prostat mungkin telah hadir. Penyakit-penyakit yang bukan prostat atau infeksi-infeksi, obat-obat, makanan-makanan, merokok, dan alkohol tidak menyebabkan peningkatan-peningkatan PSA positif yang palsu.
Kemampuan tes PSA untuk mendeteksi kanker prostat (disebut kepekaan dari tes) adalah tinggi. Sebab untuk ini adalah bahwa kebanyakan pasien-pasien, meskipun tidak semuanya, dengan kanker prostat mempunyai suatu garis batas atau suatu peningkatan PSA yang abnormal. Kemampuan dari tes untuk meniadakan diagnosis-diagnosis lainnya (disebut kekhususan dari tes), bagaimanapun, adalah lebih rendah karena kondisi-kondisi lain yang dapat menyebabkan peningkatan-peningkatan PSA positif yang palsu.
Perbaikan-Perbaikan yang telah dibuat pada Tes PSA
Akhir-akhir ini, beberapa perbaikan-perbaikan telah dibuat pada tes darah PSA. Tujuan dari perbaikan-perbaikan ini adalah untuk membantu dokter-dokter untuk menilai suatu garis batas atau suatu peningkatan PSA positif yang palsu yang lebih baik. Tujuannya adalah untuk menentukan lebih akurat siapa yang mempunyai kanker prostat dan siapa mempunyai suatu peningkatan PSA positif yang palsu dari kondisi yang lain. Dengan kata-kata lain, maksud dari perbaikan-perbaikan adalah untuk memperbaiki kepekaan dan kekhususan dari tes.
Satu perbaikan disebut rasio PSA (PSA ratio). Rasio ini ditentukan oleh pembagian jumlah PSA yang beredar bebas didalam aliran darah oleh jumlah PSA yang terikat pada protein-protein didalam aliran darah. Penelitian telah menunjukan bahwa PSA yang beredar bebas didalam darah cenderung dihubungkan dengan benign prostatic hypertrophy (BPH) dimana PSA yang terikat pada protein cenderung dihubungkan dengan kanker prostat. Jadi, suatu rasio PSA yang tinggi menyarankan suatu peningkatan PSA positif yang palsu dan melawan diagnosis kanker prostat. Berbeda dengannya, suatu PSA yang tinggi dengan suatu rasio PSA yang rendah menyokong diagnosis kanker prostat.
Modifikasi tes PSA terakhir lainnya didasarkan pada pengamatan bahwa ketika pria-pria menua, jumlah PSA didalam darah secara normal dapat naik tanpa kehadiran suatu kanker prostat. Jadi, dokter-dokter dapat menggunakan apa yang dirujuk sebagai suatu PSA yang spesifik umur, terutama untuk mengevaluasi nilai-nilai garis batas. Pada PSA yang spesifik umur, nilai-nilai normal disesuaikan dengan umur pasien. Karenanya, batasan-batasan normal yang spesifik umur adalah 0 sampai 2.5 untuk pria-pria yang berumur 40, 0 sampai 3.5 pada umur 50, 0 sampai 4.5 pada umur 60, dan 0 sampai 6.5 untuk pria-pria berumur 70 tahun dan lebih. Oleh karenanya, sebagai suatu contoh, suatu PSA dari 4 akan dipertimbangkan garis batas untuk pria-pria berumur 30 dan 40 tahun, namun mungkin normal untuk pria-pria berumur 50, 60 dan 70 tahun.
Masih ada perbaikan lain dari tes PSA yang disebut kecepatan PSA (PSA velocity) atau lereng (slope). Kecepatan dikalkulasi sebagai angka dimana PSA berubah dengan tes-tes yang diulang melalui waktu. Lebih cepat kenaikan pada PSA, lebih mungkin kehadiran suatu kanker prostat. Lebih lambat kenaikan pada PSA, lebih kecil mungkin kehadiran suatu kanker prostat.
|