Osteoporosis



Vitamin D

Pemasukan kalsium yang cukup dan penyimpanan-penyimpanan vitamin D tubuh yang cukup adalah fondasi-fondasi yang penting untuk mempertahankan kepadatan dan kekuatan tulang. Bagaimanapun, vitamin D dan kalsium saja bukan perawatan yang mencukupi untuk osteoporosis. Mereka diberikan dalam hubungan dengan perawatan-perawatan lain. Vitamin D adalah penting dalam beberapa respek:

  • Vitamin D membantu penyerapan kalsium dari usus-usus.
  • Kekurangan vitamin D menyebabkan tulang yang kalsiumnya dihabisi (osteomalacia), yang lebih jauh melemahkan tulang-tulang dan meningkatkan risiko patah-patah tulang.
  • Vitamin D, bersama dengan kalsium yang cukup (1200 mg elemental calcium), telah ditunjukan pada beberapa studi-studi meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi patah-patah tulang pada wanita-wanita postmenopause yang lebih tua, nmun tidak pada wanita-wanita premenopause atau perimenopause.

Vitamin D datang dari diet dan kulit. Produksi vitamin D oleh kulit tergantung pada paparan sinar matahari. Orang-orang yang aktif yang tinggal di daerah-daerah bermatahari (California bagian selatan, Hawaii, negara-negara sekitar equator, dll.) dapat menghasilkan kebanyakan dari vitamin D yang mereka perlukan dari kulit mereka. Dan sebaliknya, kekurangan paparan pada sinar matahari, yang disebabkan oleh kediaman di garis-garis lintang utara atau ketidakmampuan fisik, menyebabkan kekurangan vitamin D. Pada daerah-daerah yang kurang hangat seperti Minnesota, Michigan, dan New York, produksi vitamin D kulit berkurang dengan nyata pada bulan-bulan musim dingin, terutama diantara kaum tua. Pada populasi itu, vitamin D dari diet (makanan) menjadi penting.

Sayangnya, kekurangan vitamin D adalah sangat umum di Amerika. Pada studi dari pasien-pasien yang dirawat inap di ruangan rumah sakit umum, kekurangan vitamin D ditemukan pada 57% dari pasien-pasien. Perkiraan dari 50% wanita-wanita tua mengkonsumsi jauh berkurang vitamin D dalam diet mereka daripada yang direkomendasikan.

The Food and Nutrition Board of the Institute of Medicine telah merekomendasikan yang berikut sebagai pemasukan vitamin yang cukup/memadai:

  • 200 IU setiap hari untuk laki-laki dan wanita-wanita yang berumur 19 sampai 50 tahun,
  • 400 IU setiap hari untuk laki-laki dan wanita-wanita yang berumur 51 sampai 70 tahun, dan
  • 600 IU setiap hari untuk laki-laki dan wanita-wanita yang berumur 71 tahun dan lebih tua.

Namun jika seseorang telah mempuyai osteoporosis, adalah sebaiknya untuk memastikan 400 IU dua kali sehari sebagai pemasukan harian yang biasa, paling umum sebagai suplemen disamping obat osteoporosis yang diresepkan.

Tablet multivitamin rata-rata mengandung 400 IU vitamin D. Oleh karenanya, satu sampai dua multivitamin per hari seharusnya menyediakan jumlah vitamin D yang direkomendasikan. Secara alternatif, vitamin D dapat diperoleh dalam kombinasi dengan kalsium dalam bentuk-bentuk tablet, seperti Caltrate 600 + D (600 mg kalsium dan 200 IU vitamin D) dan lain-lain. Kalsium dan vitamin D yang cukup adalah penting/kritis unutk kesehatan tulang.

Tingkat-tingkat yang cukup dari kalsium dan vitamin D adalah penting untuk kesehatan tulang yang optimal, terutama sebagai tambahan pada segala obat osteoporosis yang diresepkan. Penggunaan vitamin D berlebihan yang kronis, terutama diatas 2000 units/hari, dapat menjurus pada tingkat-tingkat racun dari vitamin D, tingkat-tingkat kalsium yang naik dalam darah dan urin, dan mungkin juga menyebabkan batu-batu ginjal. Karena suplemen-suplemen diet yang beragam mungkin juga mengandung vitamin D, adalah penting untuk meninjau ulang kandungan vitamin D dalam suplemen-suplemen diet sebelum mengambil tambahan vitamin D.



Alat Steril Botol Susu Bayi

5

Milyar

Rupiah

Anda Ingin Penghasilan Yang Legal (5 Milyar Rp ?), Mudah Dan Yang Terpenting Bukan Money Game ?

Klik Website ini :

5 Milyar Rupiah