Osteoporosis
Konsekwensi-Konsekwensi Dari Osteoporosis
Patah-patah tulang osteoporosis bertanggung jawab untuk nyeri sekali, kwalitas hidup yang berkurang, hari-hari kerja yang hilang, dan ketidak mampuan/cacat. Sampai dengan 30% dari pasien-pasien yang menderita patah tulang pinggul akan memerlukan perwatan rumah jangka panjang. Pasien-pasien yang tua dapat lebih jauh mengembangkan pneumonia dan bekuan-bekuan darah pada vena-vena kaki yang dapat berpergian ke paru-paru (pulmonary embolism) yang disebabkan oleh istirahat di ranjang yang berkepanjangan setelah patah tulang pinggul. 20% dari wanita-wanita dengan patah tulang pinggul akan meninggal pada tahun berikutnya sebagai akibat yang tidak langsung dari patah tulang. Sebagai tambahan, sekali seseorang telah mengalami patah tulang belakang yang disebabkan oleh osteoporosis, ia berisiko sangat tinggi menderita yang lain lagi dari patah tulang semacam itu dimasa depan yang dekat (beberapa tahun kemudian). Kira-kira 20% dari wanita-wanita postmenopause yang mengalami patah tulang vertebra akan menderita patah tulang vertebra yang baru pada tahun berikutnya.
Osteoporosis Adalah Persoalan Kesehatan Publik Yang Penting
- Di Amerika, 44 juta orang-orang mempunyai kepadatan tulang yang rendah (osteoporosis atau osteopenia, lihat dibawah). Ini sama dengan 55% dari populasi Amerika yang berumur 50 tahun atau lebih.
- Di Amerika, lebih dari 10 juta orang-orang mempunyai osteoporosis dan hampir lebih dari 34 juta mempunyai kepadatan tulang yang rendah.
- Satu dari dua wanita-wanita kulit putih akan mengalami patah tulang yang disebabkan oleh osteoporosis dalam kehidupannya.
- Di Amerika, biaya-biaya perawatan kesehatan yang langsung dari patah-patah tulang osteoporosis sama dengan milyaran dolar, tanpa bahkan memperhitungkan biaya-biaya tak langsung, seperti produktivitas kerja.
- Dua puluh persen dari mereka yang mengalami patah tulang pinggul akan meninggal pada tahun setelah patah tulang.
- Sepertiga dari pasien-pasien patah tulang pinggul dibebaskan ke rumah perawatan dalam tahun setelah patah tulang.
- Hanya sepertiga dari pasien-pasien patah tulang pinggul memperoleh kembali tingkat fungsi sebelum patah tulang mereka.
Dengan penuaan Amerika, jumlah dari orang-orang dengan patah-patah tulang yang berhubungan dengan osteoporosis akan meningkat secara eksponensial. Nyeri, penderitaan, dan biaya-biaya ekonomi akan menjadi sangat besar.
|