(Mesin Pencari Google)





Osteoporosis



Definisi Osteoporosis

Osteoporosis adalah kondisi yang dikarakteristikan oleh kehilangan dari kepadatan tulang yang normal, berakibat pada tulang yang mudah patah. Osteoporosis menjurus secara harafiah pada tulang yang keropos secara abnormal yang lebih dapat dimampatkan seperti sepon, daripada padat seperti batu bata. Penyakit dari kerangka ini melemahkan tulang yang menyebabkan peningkatan risiko untuk patah tulang-tulang (bone fracture).

Tulang yang normal tersusun dari protein, collagen, dan kalsium semua darinya memberikan kekuatan pada tulang. Tulang-tulang yang terpengaruh oleh osteoporosis dapat patah dengan luka yang relatif minor yang normalnya tidak akan menyebabkan patah tulang. Patah tulang dapat dalam bentuk patah (seperti patah pinggul), atau kerobohan (seperti pada patah karena tekanan dari vertebrae tulang belakang). Tulang belakang (spine), pinggl-pinggul, dan pergelangan-pergelangan tangan adalah area-area yang umum dari patah-patah tulang dari osteoporosis, meskipun patah-patah tulang yang berhubungan dengan osteoporosis dapat juga terjadi pada hampir segala tulang kerangka.

Gejala-Gejala Osteoporosis

Kondisi osteoporosis dapat hadir tanpa segala gejala-gejala untuk waktu berdekade-dekade, karena osteoporosis tidak menyebabkan gejala-gejala kecuali jika patah tulang. Beberapa patah-patah tulang osteoporosis mungkin luput dari deteksi sampai bertahun-tahun kemudian. Oleh karenanya, pasien-pasien mungkin tidak sadar tentang osteoporosis mereka sampai mereka menderita patah tulang yang menyakitkan. Kemudian gejala-gejala berhubungan dengan lokasi dari patah tulang.

Patah-patah tulang dari tulang belakang (vertebra) dapat menyebabkan nyeri yang sangat yang menyebar kesekeliling dari punggung ke sisi tubuh. Melaui waktu bertahun-tahun, patah-patah tulang belakang yang berulangkali dapat menyebabkan nyeri punggung bagian bawah yang kronis serta kehilangan tinggi atau pembengkokan tulang belakang, yang memberi seseorang penampakan punggung yang bongkok dari punggung bagian atas, seringkali disebut "dowager hump."

Patah tulang yang terjadi selama perjalanan dari aktivitas yang normal disebut patah tulang trauma yang minimal atau patah tulang stres. Contohnya, beberapa pasien-pasien dengan osteoporosis mengembangkan patah-patah tulang stres dari kaki-kaki ketika berjalan atau melangkahi pinggiran jalan.

Patah-patah tulang pinggul secara khas terjadi sebagai akibat dari kejatuhan. Dengan osteoporosis, kepatahan tulang pinggul dapat terjadi sebagai akibat dari kecelakaan-kecelakaan yang sepele. Kepatahan tulang pinggul mungkin juga sulit untuk sembuh setelah operasi perbaikan karena kwalitas tulang yang buruk.




Advertisement