Neutropenia

(Kekurangan Sel Darah

Putih)



Konsekwensi-Konsekwensi Klinis Dari Neutropenia

Neutropenia berakibat pada kerentanan yang meningkat terhadap infeksi-infeksi bakteri. Derajat risio tergantung pada penyebab dan keparahan dari neutropenia, kondisi medis yang mendasarinya dari pasien, dan kehadiran atau ketidakhadiran dari cadangan-cadangan sumsum tulang untuk produksi dari neutrophils.

Tipe infeksi-infeksi yang paling umum yang terlihat pada pasien-pasien neutropenic disebabkan oleh bakteri-bakteri yang normalnya ditemukan pada kulit (seperti Staphylococcus aureus) atau dari saluran pencernaan dan kencing. Infeksi-infeksi jamur juga adalah lebih sering pada pasien-pasien dengan neutropenia. Infeksi-infeksi mungkin terbatas pada area-area tertentu dari tubuh (umumnya rongga mulut, area genital, dan kulit) atau mungkin menyebar via aliran darah ke paru-paru dan organ-organ lain pada neutropenia yang parah dan berkepanjangan.

Penyebab Neutropenia

Neutropenia dapat hadir (meskipun ia adalah relatif tidak umum) pada individu-individu sehat yang normal, khususnya pada beberapa orang-orang keturunan Afrika atau Arab dan Yahudi-Yahudi Yemenite. Neutropenia mungkin timbul sebagai akibat dari produksi neutrophils yang berkurang, penghancuran neutrophils setelah mereka diproduksi, atau penyatuan dari neutrophils (akumulasi dari neutrophils keluar dari sirkulasi).

Neutropenia mungkin timbul sebagai akibat dari banyak kondisi-kondisi medis:

  • Infeksi-infeksi (lebih umum infeksi-infeksi virus, namun juga infeksi-infeksi bakteri atau parasit). Contoh-contoh termasuk: HIV, tuberculosis, malaria, Epstein Barr virus (EBV);
  • Obat-obat yang mungkin merusak sumsum tulang (bone marrow) atau neutrophils, termasuk kemoterapi kanker;
  • Kekurangan-kekurangan vitamin (megaloblastic anemia yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B12 dan/atau folate);
  • Penyakit-penyakit dari sumsum tulang seperti leukemia-leukemia, myelodysplastic syndrome, aplastic anemia, myelofibrosis;
  • Terapi Radiasi;
  • Penyakit-penyakit bawaan (sejak lahir) dari fungsi sumsum tulang atau dari produksi neutrophil, contohnya, Kostmann syndrome;
  • Penghancuran autoimmune dari neutrophils (sebagai kondisi primer atau berhubungan dengan penyakit lain seperti Felty's syndrome) atau dari obat-obat yang menstimulasi sistim imun untuk menyerang sel-sel;
  • Hypersplenism, yang merujuk pada perampasan yang meningkat dan/atau penghancuran dari sel-sel darah oleh limpa (spleen).


Alat Steril Botol Susu Bayi

5

Milyar

Rupiah

Anda Ingin Penghasilan Yang Legal (5 Milyar Rp ?), Mudah Dan Yang Terpenting Bukan Money Game ?

Klik Website ini :

5 Milyar Rupiah