Nyeri Leher (Neck Pain)



Opsi-Opsi Pembebasan Untuk Nyeri Leher

Pada kebanyakan kasus-kasus, neck pain merespon dengan baik pada usaha-usaha pasien untuk merawatnya dirumah. Obat-obat anti-peradangan bebas resep seperti aspirin, ibuprofen atau naproxen dapat membantu membebaskan peradangan dan nyeri. Analgesik-analgesik seperti acetaminophen membebaskan nyeri namun tidak mengurangi peradangan.

Es (cryotherapy) dapat juga membantu mengurangi peradangan. Ia harus diaplikaskan untuk 15 sampai 20 menit, dengan 40 menit diantara aplikasi-aplikasi. Es harus tidak secara langsung diaplikasikan pada kulit namun harus dibungkus dengan handuk, ice pack atau rintangan lain. Perawatan-perawatan panas dan air (thermotherapy dan hydrotherapy) mungkin juga digunakan untuk mengendurkan otot-otot yang luka (misalnya, kompres yang panas, heating pad atau mandi pancuran yang panas). Bagaimanapun, pada beberapa kasus-kasus panas dapat memperburuk peradangan, jadi ia harus digunakan dengan hati-hati.

Jika perawatan-perawatan sendiri tidak mulai menghilangkan neck pain dalam dua minggu, obat-obat resep atau intervensi-intervensi pengendalian nyeri medis mungkin perlu. Ini mungkin termasuk:

  • Terapi fisik. Perawatan dimana ahli terapi fisik akan mendisain dan mengeksekusi peregangan dan terapi latihan penguatan otot yang memperbesar struktur-struktur dukungan dari cervical spine. Pada banyak kasus-kasus, terapi seperti itu sendiri adalah memadai untuk membebaskan neck pain. Ahli terapi mungkin juga menggunakan modalitas-modalitas (cara sesuatu dilakukan) seperti hot packs, therapeutic ultrasound atau terapi elektrik untuk meredakan nyeri dan memaksimalkan batasan gerakan. Pasien-pasien dapat diinstruksikan untuk menggunakan transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) dirumah.
  • Terapi manipulasi. Ahli-ahli seperti chiropractors, ahli terapi osteopaths atau massage mungkin menawarkan pembebasan.
  • Obat-obat. Obat-obat resep nyeri mempunyai banyak dari efek-efek anti-peradangan dan membebaskan nyeri yang sama seperti obat-obat bebas resep, namun menawarkan mereka dalam dosis-dosis yang lebih kuat. Bagaimanapun, beberapa tersedia hanya dengan resep. Contoh-contoh dari obat-obat ini termasuk:
    • Opioids. Diresepkan untuk mengendalikan nyeri akut dan kronis yang parah, obat-obat ini harus digunakan hanya dibawah supervisi yang ketat dari dokter, karena mereka dapat mempunyai banyak efek-efek sampingan, termasuk rasa ngantuk, mengurangi waktu reaksi, keputusan yang terganggu, depresi dan kecanduan.
    • Antidepressants. Beberapa antidepressants dapat membebaskan nyeri dan membantu tidur.
  • Terapi suntikan. Sejumlah suntikan-suntikan, yang termasuk epidurals, suntikan-suntikan sendi facet dan penghalang-penghalang syaraf, tersedia untuk pasien-pasien yang tidak menginginkan operasi. Suntikan-suntikan ini biasanya dilakuan oleh spesialis-spesialis nyeri yang dilatih pada area leher.
  • Imobilisasi (pelumpuhan) jangka pendek. Kerah leher yang lunak dapat dipakai untuk suatu periode waktu. Ini mendukung spine, mengurangi mobilitas dan mengurangi nyeri dan iritasi sementara mengizinkan otot-otot leher untuk mengendur ketika mereka sembuh.
  • Traction. Alat cervical traction dilekatkan pada kepala dan menggunakan pemberat-pemberat dan kerekan (katrol) untuk menarik kepala. Ini didisain untuk menarik sruktur kerangka leher kedalam penjajaran (kelurusan) yang lebih baik. Ia terutama berguna dalam merawat iritasi akar syaraf, dan pembebasan nyeri mungkin berlangsung berjam-jam atau berhari-hari. Traction mungkin digunakan pada kasus-kasus dari spine yang tidak stabil; atau patah-patah tulang vertebral namun tidak umum dikerjakan.

Metode-metode perawatan lain yang dokter mungkin merekomendasikan termasuk cognitive behavioral therapy untuk nyeri leher kronis atau perawatan-perawatan komplementer (pelengkap) dan alternatif seperti acupuncture, acupressure atau biofeedback. Jika metode-metode tidak invasif gagal, opsi-opsi (pilihan-pilihan) mungkin termasuk:

  • Operasi Cervical spine. Pada kasus-kasus yang jarang, operasi mungkin perlu untuk merawat neck pain. Ia paling sering digunakan untuk membebaskan tekanan dari akar-akar syaraf atau spinal cord (sumsum tulang belakang) yang disebabkan oleh cakram yang burut (herniated disc) atau penyempitan tulang dari kanal tulang belakang. Operasi juga mungkin diperlukan untuk menstabilkan leher dan mengecilkan kemungkinan kelumpuhan setelah luka. Opsi-opsi operasi termasuk:
    • Anterior cervical discectomy. Prosedur operasi yang paling umum digunakan untuk membebaskan neck pain yang disebabkan oleh tekanan pada satu atau lebih akar-akar syaraf atau pada spinal cord (sumsum tulang belakang). Prosedur ini memperbesar bukaan syaraf dan mengeluarkan cakram-cakram spine yang menyusahkan. Bone spurs yang menekan kantong spine atau akar-akar syaraf juga dikeluarkan.
    • Cervical corpectomy. Versi yang lebih ekstensif dari anterior cervical discectomy, ia melibatkan pengeluaran vertebrae serta cakram-cakram. Risiko-risiko adalah sedikit lebih tinggi dengan prosedur ini dan termasuk kerusakan pada akar-akar syaraf dan spinal cord, perdarahan, infeksi, kerusakan pada trachea atau esophagus dan kelumpuhan.
    • Posterior hemi-laminectomy. Operasi dilakukan melalui sayatan vertikal pada belakang leher dimana tulang sekitar spinal cord atau bukaan syaraf dikeluarkan. Ligamen-ligamen yang melekat yang menggunakan tekanan pada kantong spine dan akar-akar syaraf juga dikeluarkan.
    • Spinal fusion. Prosedur ini akan mengurangi batasan gerakan leher.
    • Verebroplasty atau kyphoplasty. Prosedur-prosedur ini mungkin diguakan untuk patah-patah tulang kompresi yang disebabkan oleh osteoporosis.

    Penelitian baru-baru ini menyarankan bahwa suntikan dari botulinum toxin type A, metode yang populer melawan kerut-kerut, mungkin meredakan nyeri leher kronis serta kondisi-kondisi nyeri lain yang mencakup dari migraines ke tennis elbow sampai nyeri punggung.

    Perawatan oleh dokter atau ahli kesehatan lain kemungkinan berproses dalam tiga fase. Awalnya, perawatan akan fokus pada pengurangan nyeri dan peradangan. Fase kedua berkonsentrasi pada memajukan peningkatan kekuatan dan kelenturan dari jaringan-jaringan. Fase akhir melibatkan latihan dan teknik-teknik gaya hidup yang akan membantu pasien mempertahankan kekuatan dan kelenturan ini untuk mengecilkan risiko dari episode-episode nyeri leher masa depan.



Alat Steril Botol Susu Bayi

5

Milyar

Rupiah

Anda Ingin Penghasilan Yang Legal (5 Milyar Rp ?), Mudah Dan Yang Terpenting Bukan Money Game ?

Klik Website ini :

5 Milyar Rupiah