Kanker Hati



Proton beam therapy

Teknik ini mampu menyampaikan dosis-dosis radiasi yang tinggi pada suatu area lokal yang ditentukan. Proton beam therapy juga digunakan dalam perawatan tumor-tumor yang kokoh lainnya. Masih belum banyak data tentang kemanjuran perawatan ini pada kanker hati. Pasien yang ideal adalah yang satu dengan hanya suatu luka kecil (kurang dari 5 cm) yang terpencil. Untuk mengerjakan prosedur ini, pasien sebenarnya dicocokkan dengan suatu cetakan tubuh sehingga ia dapat ditempatkan pada posisi yang sama untuk setiap sesi. Terapi dilaksanakan setiap hari untuk 15 hari. Data pendahulan dari Amerika menyarankan keefektifan yang serupa seperti terlihat dengan TACE atau ablation therapy. Tidak diketahui, bagaimanapun, apakah tipe perawatan radiasi ini memperpanjang hidup pasien.

Membandingkan prosedur-prosedur perawatan medis yang beragam ini satu dengan yang lainnya. Kita benar-benar tidak tahu karena tidak ada studi-studi yang membandingkan kepala dengan kepala kemoterapi (chemotherapy), chemoembolization, teknik-teknik ablasi (ablation techniques), dan proton beam therapy satu dengan lainnya. Kebanyakan laporan-laporan berurusan dengan suatu kelompok yang heterogen (berbeda-beda) dari pasien-pasien yang telah menjalani hanya satu prosedur perawatan spesifik atau yang lainnya. Oleh karenanya, pilihan dari suatu opsi perawatan untuk seorang pasien tertentu akan tergantung terutama pada keahlian dokter-dokter pada area pasien. Studi-studi juga diperlukan untuk mengevaluasi kombinasi-kombinasi dari prosedur-prosedur ini (contohnya, proton beam dan TACE). Sekarang, bagaimana tentang operasi ?

Operasi

Pilihan-pilihan operasi terbatas pada individu-individu yang tumor-tumornya kurang dari 5 cm dan terbatas pada hati, dengan tidak ada invasi dari pembuluh-pembuluh darah.

Penyayatan Hati (Liver resection)

Tujuan dari penyayatan hati (liver resection) adalah mengangkat secara komplit tumor dan jaringan hati sekelilingnya yang sesuai tanpa meninggalkan segala tumor dibelakangnya. Opsi (pilihan) ini terbatas pada pasien-pasien dengan satu atau dua tumor-tumor yang kecil (3 cm atau kurang) dan fungsi hati yang sempurna, idealnya tanpa sirosis yang berkaitan. Sebagai akibat dari petunjuk-petunjuk yang ketat ini, pada prakteknya, hanya sangat sedikit pasien-pasien dengan kanker hati dapat menjalani penyayatan hati (liver resection). Kekhwatiran terbesar tentang penyayatan (resection) adalah bahwa setelah operasi, pasien dapat mengembangkan gagal hati. Gagal hati dapat terjadi jika bagian yang tertinggal dari hati adalah tidak memadai untuk menyediakan dukungan yang perlu untuk hidup. Bahkan pada paien-pasien yang dipilih dengan hati-hati, kira-kira 10% dari mereka diharapkan meninggal segera setelah operasi, biasanya sebagai suatu akibat dari gagal hati.

Ketika suatu bagian kecil dari hati yang normal diangkat, hati yang tersisa dapat tumbuh kembali (regenerasi) ke ukuran asli dalam waktu satu sampai dua minggu. Suatu hati yang ber-sirosis, bagaimanapun, tidak dapat tumbuh kembali. Oleh karenanya, sebelum penyayatan (resection) dilakukan untuk kanker hati, bagian hati yang tidak bertumor harus dibopsi untuk menentukan apakah ada sirosis yang berkaitan.

Untuk pasien-pasien yang tumor-tumornya disayat dengan penuh sukses, kelangsungan hidup lima tahun adalah kira-kira 30 sampai 40%. Ini berarti bahwa 30 sampai 40 % dari pasien-pasien yang sebenarnya menjalani penyayatan hati untuk kanker hati diharapkan untuk hidup lima tahun. Banyak dari pasien-pasien ini, bagaimanapun, akan mempunyai suatu kekambuhan kanker hati ditempat lain di hati. Lebih dari itu, harus dicatat bahwa angka kelangsungan hidup dari pasien-pasien yang tidak dirawat dengan ukuran-ukuran tumor yang serupa dan fungsi hati yang serupa mungkin adalah sebanding. Beberapa studi-studi dari Eropa dan Jepang telah menunjukan bahwa angka-angka kelangsungan hidup dengan suntikan alkohol atau prosedur-prosedur ablasi dengan frekwensi radio (radiofrequency ablation procedures) adalah sebanding dengan angka-angka kelangsungan hidup dari pasien-pasien yang menjalani penyayatan (resection). Namun sekali lagi, pembaca harus berhati-hati bahwa tidak ada perbandingan-perbandingan kepala dengan kepala dari prosedur-prosedur ini terhadap penyayatan (resection).

Pencangkokan Hati atau Transplantasi Hati

Pencangkokan hati telah menjadi suatu perawatan yang dapat diterima untuk pasien-pasien dengan stadium akhir penyakit hati dari beragam tipe-tipe (contohnya, hepatitis B dan C kronis, sirosis alkoholik, primary biliary cirrhosis, dan sclerosing cholangitis). Angka-angka kelangsungan hidup untuk pasien-pasien ini tanpa kanker hati adalah 90% pada satu tahun, 80% pada tiga tahun, dan 75% pada lima tahun. Lebih dari itu, pencangkokan hati adalah opsi/pilihan terbaik untuk pasien-pasien dengan tumor-tumor yang kurang dari 5 cm dalam ukurannya yang juga mempunyai tanda-tanda kegagalan hati. Faktanya, seperti yang akan diharapkan seseorang, pasien-pasien dengan kanker-kanker kecil (kurang dari 3 cm) dan tidak ada keterlibatan pembuluh-pembuluh darah berjalan dengan sangat baik. Pasien-pasien ini mempunyai suatu risiko kekambuhan kanker hati yang kurang dari 10% setelah pencangkokan. Pada sisi lain, ada suatu risiko yang sangat tinggi dari kekambuhan pada pasien-pasien dengan tumor-tumor yang lebih besar dari 5 cm atau dengan keterlibatan pembuluh-pembuluh darah. Untuk sebab-sebab ini, ketika pasien-pasien sedang dievaluasi untuk perawatan kanker hati, setiap usaha harus dibuat untuk mengkarakteristikan tumor dan mencari tanda-tanda penyebaran yang diluar hati.

Ada suatu kekurangan yang parah dari donor-donor organ di Amerika. Sekarang ini, ada kira-kira 18,000 pasien-pasien pada daftar tunggu untuk pencangkokan hati. Kira-kira 4,000 hati-hati dari mayat (diambil waktu kematian) yang didonorkan tersedia setiap tahun untuk pasien-pasien dengan prioritas yang paling tinggi. Prioritas ini diberikan pada pasien-pasien pada daftar tunggu pencangkokan yang mempunyai gagal hati yang paling berat. Sebagai akibatnya, pada banyak pasien-pasien kanker hati, ketika mereka berada di daftar tunggu, tumornya mungkin menjadi terlalu besar untuk pasien untuk mendapatkan manfaat dari pencangkokan hati. Melakukan perawatan-perawatan yang meredakan/meringankan, seperti TACE, ketika pasien berada pada daftar tunggu untuk pencangkokan hati sekarang sedang dievaluasi.

Penggunaan dari suatu bagian hati yang sehat dari seorang donor yang hidup dan sehat mungkin menyediakan pada beberapa pasien-pasien dengan kanker hati suatu kesempatan untuk menjalani pencangkokan hati sebelum tumor menjadi terlalu besar. Inovasi (pembaharuan) ini adalah suatu perkembangan yang sangat menggairahkan dalam bidang pencangkokan hati.

Sebagai suatu tindakan pencegahan, melakukan suatu biopsi atau aspirasi (aspiration) kanker hati mungkin harus dihindari pada pasien-pasien yang mempertimbangkan pencangkokan hati. Penyebab untuk menghindari penusukan hati dengan jarum adalah ada sekitar 1-4% risiko menanamkan sel-sel kanker dari tumor oleh jarum kedalam hati sepanjang jalannya jarum. Anda lihat, setelah pencangkokan hati, pasien-pasien mengkonsumsi obat-obat anti-penolakkan yang sangat kuat untuk mencegah sistim imun pasien dari menolak hati yang baru. Bagaimanapun, sistim imun yang ditekan dapat mengizinkan foci (area-area yang kecil) yang baru dari sel-sel kanker untuk melipatgandakan/membiak secara cepat. Foci-foci baru ini dari sel-sel kanker normalnya akan di pertahankan pada teluk oleh sel-sel imun dari suatu sistim imun yang utuh.

Secara ringkas, penyayatan hati (liver resection) harus dicadangkan untuk pasien-pasien dengan tumor-tumor kecil dan fungsi hati yang normal (tidak ada bukti sirosis). Pasien-pasien dengan tumor-tumor yang banyak atau besar harus menerima terapi meredakan/meringankan dengan intra-arterial chemotherapy atau TACE, dengan syarat mereka tidak mempunyai tanda-tanda gagal hati yang berat. Pasien-pasien dengan suatu stsdium awal kanker dan tanda-tanda penyakit hati kronis harus menerima perawatan meredakan/meringankan dan menjalani evaluasi untuk pencangkokan hati.



Alat Steril Botol Susu Bayi

5

Milyar

Rupiah

Anda Ingin Penghasilan Yang Legal (5 Milyar Rp ?), Mudah Dan Yang Terpenting Bukan Money Game ?

Klik Website ini :

5 Milyar Rupiah