Perdarahan Dalam
(Internal Bleeding)
Merawat Perdarahan Dalam (Internal Bleeding)
Rencana perawatan awal dari segala pasien dengan perdarahan internal mulai dengan menilai stabilitas pasien dan memastikan ABCs dipelihara dengan baik. Ini termasuk memastikan pasien punya:
- Saluran udara terbuka,
- bahwa pasien bernapas, dan
- bahwa ada sirkulasi yang cukup, yang berarti nadi dan tekanan darah yang baik.
Perawatan yang definitif dari perdarahan internal tergantung pada dimana perdarahan terjadi, situasi individu, dan stabilitas pasien. Tujuan-tujuan dasar termasuk mengidentifikasi dan menghentikan sumber perdarahan dan memperbaiki segala kerusakan yang perdarahan mungkin telah menyebabkannya.
Komplikasi-Komplikasi Dari Perdarahan Dalam (Internal Bleeding)
Tergantung pada dimana itu terjadi, jika tidak dikenali, perdarahan internal mungkin menyeabkan kegagalan organ, shock, dan kematian. Contohnya:
- Jika ada perdarahan yang tak terkontrol dalam dada atau perut, tubuh mungkin kehilangan cukup sel-sel darah merah yang bersirkulasi untuk mengkompromikan pengantaran oksigen pada sel-sel dalam tubuh. Situasi ini disebut shock. Jika perdarahan tidak dihentikan dan jika resuscitasi cairan dan mungkin transfusi darah tidak disediakan, pasien mungkin meninggal.
- Perdarahan internal dalam otak mungkin menyebabkan kerusakan yang minimal, namun jika ada cukup untuk menyebabkan tekanan yang meningkat atau jika perdarahan meningkat, mungkin ada cukup jaringan otak yang rusak untuk menyebabkan gejala-gejala seperti stroke, koma, dan kematian.
|