Perdarahan Dalam

(Internal Bleeding)



Mendiagnosa Perdarahan Dalam (Internal Bleeding)

Diagnosis dari perdarahan internal mulai dengan sejarah keseluruhan yang diambil oleh dokter. Ini diikuti oleh pemeriksaan fisik, konsentrasi pada area dari tubuh dimana perdarahan internal mungkin telah terjadi. Contohnya, jika ada kekhawatiran tentang perdarahan didalam otak, pemeriksaan fisik akan fokus pada sistim neurologic, atau jika itu adalah perdarahan intra-abdominal, pemeriksaan akan diarahkan menuju perut.

Tes-tes darah mungkin dilakukan untuk memeriksa jumlah sel darah merah yang rendah, atau anemia. Bagaimanapun, jika perdarahan terjadi secara cepat, pembacaan awal hemoglobin atau jumlah sel darah merah mungkin adalah normal.

Kecurigaan dari perdarahan akan seringkali memerlukan tes pencitraan untuk mencari sumber perdarahan.

  • Jika ada kekhawatiran bahwa ada perdarahan pencernaan, gastroenterologist (ahli pencernaan) mungkin menggunakan scope-scope serat optik untuk melihat kedalam esophagus dan lambung (endoscopy) atau kedalam usus besar (colonoscopy) untuk mengidentifikasi sumber. Jika ditemukan, dokter mungkin mampu menghentikan perdarahan menggunakan listrik untuk membakar pembuluh darah yang berdarah.
  • Computerized tomography (CT) adalah tes yang paling umum untuk mencari perdarahan dalam otak. Ia juga mampu untuk mengidentifikasi pembengkakan otak dan retak-retak tulang dari tengkorak.
  • Ultrasound mungkin digunakan untuk mencari darah dalam perut. Sementara ia mempunyai tempatnya dalam pengendalian trauma, ultrasound adalah terutama bermanfaat dalam mengevaluasi persoalan-persoalan obstetric (kandungan) dan gynecologic seperti perdarahan dari kista indung telur atau kehamilan diluar kandungan (ectopic atau tubal pregnancy).
  • Computerized tomography adalah alat yang efektif dalam mencari perdarahan intra-abdominal dan retroperitoneal. Ia dapat mengevaluasi tempat luka yang potensial, keparahan dari kerusakan organ, dan apakah perdarahan terdapat didalam organ (seperti hati, ginjal atau limpa) atau apakah perdarahan telah tumpah kedalam peritoneum. Ia juga adalah tes yang berguna dalam menilai retakan-retakan pelvis.
  • Jika sumber perdarahan diperkirakan disebabkan oleh kerusakan arteri, angiography mungkin digunakan untuk mengevaluasi aliran darah arteri.

Pada beberapa situasi-situasi dimana pasien sakitnya kritis dari perdarahan internal, keputusan mungkin dibuat untuk menjalani operasi darurat untuk menemukan dan memperbaiki tempat perdarahan. Ini mungkin terjadi pada korban-korban trauma dengan luka-luka perut atau dada yang mempunyai tanda-tanda vital yang tidak stabil (tingkat kesadaran yang menurun, tekanan darah rendah, dan tanda-tanda lain dari shock) dan berisiko untuk perdarahan sampai meninggal jika mereka harus menunggu untuk tes-tes diagnostik.



Alat Steril Botol Susu Bayi

5

Milyar

Rupiah

Anda Ingin Penghasilan Yang Legal (5 Milyar Rp ?), Mudah Dan Yang Terpenting Bukan Money Game ?

Klik Website ini :

5 Milyar Rupiah