(Mesin Pencari Google)
Hyponatremia
Definisi Hyponatremia (Sodium darah yang rendah)
Hyponatremia merujuk pada tingkat sodium dalam darah yang lebih rendah dari normal. Sodium adalah penting untuk banyak fungsi-fungsi tubuh termasuk pemeliharaan keseimbangan cairan, pengaturan dari tekanan darah, dan fungsi normal dari sistim syaraf.
Sodium adalah ion yang bermuatan positif utama (cation) dalam cairan diluar sel-sel tubuh. Cara menulis kimia untuk sodium adalah Na. Ketika digabungkan dengan chloride (Cl), unsur yang berakibat darinya adalah garam dapur (NaCl).
Tingkat sodium darah yang normal adalah 135 - 145 milliEquivalents/liter (mEq/L), atau dalam international units, 135 - 145 millimoles/liter (mmol/L). Hasil-hasil mungkin bervariasi sedikit diantara laboratorium-laboratorium yang berbeda.
Penyebab Hyponatremia (sodium darah yang rendah)
Tingkat sodium yang rendah dalam darah mungkin berakibat dari kelebihan air atau cairan dalam tubuh, mengencerkan jumlah yang normal dari sodium sehingga konsetrasinya nampak rendah. Tipe dari hyponatremia ini dapat menjadi hasil dari kondisi-kondisi kronis seperti gagal ginjal (ketika kelebihan cairan tidak dapat disekresikan atau dikeluarkan secara efisien) dan gagal jantung congestive, dimana kelebihan cairan berakumulasi dalam tubuh. SIADH (syndrome of inappropriate anti-diuretic hormone) adalah penyakit dengan mana tubuh menghasilkan terlalu banyak hormon anti-diuretik atau anti-diuretic hormone (ADH), berakibat pada penahanan air dalam tubuh. Mengkonsumsi air yang berlebihan, contohnya selama latihan yang berat, tanpa penggantian sodium yang cukup, dapat juga berakibat pada hyponatremia.
Hyponatremia dapat juga berakibat ketika sodium hilang dari tubuh atau ketika keduanya sodium dan cairan hilang dari tubuh, contohnya, selama berkeringat yang berkepanjangan dan muntah atau diare yang parah.
Kondisi-kondisi medis yang dapat adakalanya dihubungkan dengan hyponatremia adalah kekurangan adrenal, hypothyroidism, dan sirosis hati.
Akhirnya, sejumlah obat-obat dapat menurunkan tingkat-tingkat sodium darah. Contoh-contoh dari ini termasuk obat-obat diuretics, vasopressin, dan sulfonylurea.
|