Hypoglycemia

(Gula Darah Rendah)



Dapatkah Tubuh Melindungi Dirinya Dari Hypoglycemia (Gula Darah Rendah) ?

Ketika tingkat glucose darah yang bersirkulasi jatuh, otak sebenarnya merasakan kejatuhan. Otak kemudian mengirim keluar pesan-pesan yang mencetus rentetan kejadian-kejadian, termasuk perubahan-perubahan pada hormone dan respon-respon sistim syaraf yang bertujuan pada peningkatan tingkat-tingkat glucose darah. Pengeluaran insulin berkurang dan hormon-hormon yang memajukan tingkat-tingkat glucose darah yang lebih tinggi, seperti glucagon, cortisol, hormon pertumbuhan, dan epinephrine semuanya meningkat. Seperti disebut diatas, ada perbekalan dalam hati dari glycogen yang dapat dirubah ke glucose dengan cepat.

Sebagai tambahan pada proses-proses biokimia yang terjadi, tubuh mulai secara sadar menyiagakan orang yang terpengaruh bahwa ada keperluan-kepeluan makanan dengan menyebabkan tanda-tanda dan gejala-gejala dari hypoglycemia yang didiskusikan dibawah.

Gejala-Gejala Hypoglycemia (Gula Darah Rendah), Dan Berapa Rendah Adalah Terlalu Rendah ?

Respon biokimia tubuh pada hypoglycemia biasanya mulai ketika gula-gula berada pada ketinggian/pertengahan dari 70an. Pada titik ini, hati melepaskan perbekalan-perbekalannya dan hormon-hormon yang disebutkan diatas mulai beraktifitas. Pada banyak orang-orang, proses ini terjadi tanpa segala gejala-gejala klinik. Jumlah insulin yang dihasilkan juga meurun dalam usaha untuk mencegah kejatuhan yang lebih lanjut pada glucose.

Sementara ada beberapa derajat dari keberagaman diantara orang-orang, kebanyakan akan biasanya mengembangkan gejala-gejala yang menyarankan hypoglycemia ketika tingkat-tingkat glucose darah diturunkan ke pertengan 60an. Set pertama dari gejala-gejala disebut adrenergic (atau sympathetic) karena mereka berhubungan dengan respon sistim syaraf pada hypoglycemia. Pasien-pasien mungkin mengalami apa saja dari yang berikut;

  • kegelisahan,
  • berkeringat,
  • lapar yang hebat,
  • menggigil,
  • kelemahan,
  • palpitasi-palpitasi, dan
  • seringkali mempunyai kesulitan berbicara.

Pada kebanyakan pasien-pasien, gejala-gejala ini dengan mudah dikenali. Mayoritas besar dari pasien-pasien dengan hanya mengalami derajat dari hypoglycemia ini jika mereka berada pada obat-obat atau insulin. Pasien-pasien (dengan diabetes atau yang mempunyai resisten insulin) dengan tingkat-tingkat insulin tinggi yang bersirkulasi yang berpuasa atau menurunkan pemasukan karbohidrat mereka secara drastis harus juga diperingati. Individu-indiidu ini mungkin juga mengalami hypoglycemia yang sedang.

Siapa saja yang telah mengalami episode dari hypoglycemia menggambarkan rasa darurat untuk makan dan menghilangkan gejala-gejala. Dan, itu tepat adalah inti dari gejala-gejala ini. Mereka beraksi sebagai tanda-tanda peringatan. Pada tingkat ini, otak masih dapat mengakses glucose darah yang beredar untuk bahan bakar. Gejala-gejala menyediakan seseorang kesempatan untuk menaikan tingkat-tingkat glucose darah sebelum otak terpengaruh.

Jika seseorang tidak atau tidak dapat merespon dengan memakan sesuatu untuk menaikan glucose darah, tingkat-tingkat dari glucose berlanjut jatuh. Pada suatu tempat pada batasan 50 mg/dl, kebanyakan pasien-pasien berlanjut ke batasan-batasan neuro-glyco-penic (otak tidak mendapat cukup glucose). Pada titikini, gejala-gejala berlanjut ke kebingungan, rasa ngantuk, perubahan-perubahan dalam kelakuan, koma, dan seizure (serangan).



Alat Steril Botol Susu Bayi

5

Milyar

Rupiah

Anda Ingin Penghasilan Yang Legal (5 Milyar Rp ?), Mudah Dan Yang Terpenting Bukan Money Game ?

Klik Website ini :

5 Milyar Rupiah