META Name="Description" Content="Mengenal Penyakit Hyperkalsemia, Gejala, Diagnosis, Perawatan dan Obat-Obatan" />

(Mesin Pencari Google)





Hyperkalemia



Definisi Hyperkalemia

Hyperkalemia adalah umum; ia didiagnosa pada sampai 8% dari pasien-pasien rawat inap di Amerika. Untungnya, kebanyakan pasien-pasien mempunyai hyperkalemia yang ringan (yang biasanya ditolerir dengan baik). Bagaimanapun, segala kondisi yang menyebabkan bahkan hyperkalemia yang ringan harus dirawat untuk mencegah kemajuan kedalam hyperkalemia yang lebih berat. Tingkat-tingkat potassium yang tingginya sangat ekstrim dalam darah (hyperkalemia yang parah) dapat menjurus pada berhentinya jantung (cardiac arrest) dan kematian. Jika tidak dikenali dan dirawat secara benar, hyperkalemia yang parah berakibat pada angka kematian kira-kira 67%.

Secara teknis, hyperkalemia berarti tingkat potassium dalam darah yang naiknya secara abnormal. Tingkat potassium dalam darah yang normal adalah 3.5-5.0 milliequivalents per liter (mEq/L). Tingkat-tingkat potassium antara 5.1 mEq/L sampai 6.0 mEq/L mencerminkan hyperkalemia yang ringan. Tingkat-tingkat potassium dari 6.1 mEq/L sampai 7.0 mEq/L adalah hyperkalemia yang sedang, dan tingkat-tingkat potassium diatas 7 mEq/L adalah hyperkalemia yang berat/parah.

Bagaimana Hyperkalemia Mempengaruhi Tubuh ?

Potassium adalah kritis untuk berfungsinya normal otot-otot, jantung, dan syaraf-syaraf. Ia memainkan peran yang penting dalam mengontrol aktivitas dari otot halus (seperti otot yang ditemukan di saluran pencernaan) dan otot kerangka (otot-otot dari anggota-anggota tubuh dan torso), serta otot-otot jantung. Ia juga adalah penting untuk transmisi (pengantaran) sinyal-sinyal listrik keseluruh sistim syaraf didalam tubuh.

Tingkat-tingkat darah yang normal dari potassium adalah kritis untuk memelihara irama listrik jantung yang normal. Keduanya tingkat-tingkat potassium yang rendah (hypokalemia) dan tingkat-tingkat potassium darah yang tinggi (hyperkalemia) dapat menjurus pada irama-irama jantung yang abnormal.

Efek klinis yang paling penting dari hyperkalemia berhubungan dengan irama listrik jantung. Semetara hyperkalemia yang ringan kemungkinan mempunyai efek yang terbatas pada jantung, hyperkalemia yang sedang dapat menghasilkan perubahan-perubahan EKG (EKG adalah bacaan listrik dari otot-otot jantung), dan hyperkalemia yang berat/parah dapat menyebabkan penekanan dari aktivitas listrik jantung dan dapat menyebabkan jantung untuk berhenti berdenyut.

Efek penting lainnya dari hyperkalemia adalah gangguan berfungsinya otot-otot kerangka. Kelumpuhan periodik hyperkalemia adalah penyakit turunan (diwariskan) yang jarang dimana pasien-pasien dapat mengembangkan penimbulan yang tiba-tiba dari hyperkalemia yang pada gilirannya menyebabkan kelumpuhan otot. Sebab untuk kelumpuhan otot tidak dimengerti dengan jelas, namun kemungkinan disebabkan oleh hyperkalemia yang menekan aktivitas listrik otot.



Alat Steril Botol Susu Bayi