Penggantian Total
Pinggul
Akan Seperti Apa Untuk Pasien Setelah Operasi ?
Penggantian total sendi pinggul memakan waktu hampir dua sampai empat jam waktu operasi. Persiapan sebelum operasi mungkin memakan waktu beberapa jam tambahan. Setelah operasi, pasien dibawa ke kamar kesembuhan untuk pengamatan secara langsung yang umumnya berlangsung satu sampai empat jam. Anggota-anggota tubuh bagian bawah akan diamati secara ketat untuk keduanya perasaan dan sirkulasi yang cukup. Jika gejala-gejala yang tidak biasa dari mati rasa atau kesemutan dirasakan oleh pasien, perawat-perawat ruang kesembuhan tersedia dan harus diberitahu oleh pasien. Setelah keadaan stabil, pasien dipindahkan ke kamar rumah sakit.
Selama periode kesembuhan yang segera, pasien-pasien diberikan cairan-cairan intravena. Cairan-cairan intravena adalah penting untuk mempertahankan elektrolit-elektrolit pasien serta untuk memasukan antibitotik-antibiotik. Pasien-pasien juga akan mencatat tabung-tabung yang mengalirkan cairan dari tempat-tempat luka operasi. Jumlah dan karakter dari pengaliran adalah penting untuk dokter dan dapat dimonitor secara ketat oleh perawat yang bertugas. Pakaian diaplikasikan pada ruang operasi dan akan tetap pada tempatnya untuk dua sampai empat hari untuk kemudian dirubah oleh ahli bedah dan staff yang bertugas.
Obat-obat pengontrol nyeri umumnya diberikan melalui patient-controlled-analgesia (PCA) pump dengan mana pasien-pasien dapat benar-benar memasukan dosis obat-obat mereka sendiri atas permintaannya. Obat-obat nyeri adakalanya dapat menyebabkan mual, dan muntah. Obat-obat anti-mual mungkin kemudian diberikan.
Langkah-langkah diambil untuk mencegah gumpalan-gumpalan darah pada anggota-anggota tubuh bagian bawah. Pasien-pasien ditempatkan dalam selang yang elastis (TEDs) setelah operasi. Kaos-kaos kaki penekan (compression stockings) seringkali ditambahkan yang bekerja dengan menekan dengan udara yang bersirkulasi dalam kantong-kantong plastik yang dibungkus sekeliling tungkai-tungkai (legs), memaksa sirkulasi darah. Paisen-pasien didorong untuk secara aktif mengolahragakan anggota-anggota tubuh bagian bawah dalam rangka untuk mengerahkan darah vena pada anggota-anggota tubuh bagian bawah untuk mencegah gumpalan-gumpalan darah. Obat-obat seringkali diberikan untuk mengencerkan darah dalam rangka untuk mencegah lebih jauh gumpalan-gumpalan darah.
Pasien-pasien mungkin juga mengalami kesulitan membuang air kecil (kencing). Kesulitan ini dapat menjadi efek sampingan dari obat-obat yang diberikan untuk nyeri. Sebagai akibatnya, kateter-kateter seringkali ditempatkan kedalam kantong kemih untuk mengizinkan aliran urin yang normal.
Segera setelah operasi, pasien-pasien didorong untuk sering melakukan pernapasan yang dalam dan membatuk dalam rangka mencegah kebuntuan paru dan keruntuhan dari saluran-saluran udara kecil pada paru-paru. Pasien-pasien juga diberikan "blow bottle", dengan mana peniupan yang aktif terhadap tahanan mempertahankan bukaan (mulut) dari jalan-jalan lintasan pernapasan.
|