(Mesin Pencari Google)
Hipotiroid Selama
Kehamilan
Introduksi
Penyakit tiroid adalah terutama umum pada wanita-wanita dari yang berumur melahirkan anak. Sebagai akibatnya, adalah tidak mengherankan bahwa penyakit tiroid mungkin merumitkan perjalanan kehamilan. Diperkirakan bahwa 2.5% dari semua wanita-wanita hamil mempunyai beberapa derajat dari hypothyroidism. Frekwensinya bervariasi diantara populasi-populasi yang berbeda dan negara-negara yang berbeda. Sementara kehamilan sendiri adalah keadaan ayng alamiah, dan sama sekalai tidak harus dipertimbangkan sebagai "penyakit", penyakit-penyakit tiroid selama kehamilan mungkin mempengaruhi keduanya ibu dan bayi. Artikel ini berfokus secara spesifik pada hypothyroidism dan kehamilan. Setelah penggambaran umum dari fungsi tiroid yang normal dan abnormal, data baru-baru ini pada konsekwensi-konsekwensi jangka panjang pada anak-anak dari ibu-ibu yang mempunyai hypothyroidism selama kehamilan akan ditinjau ulang.
Definisi Kelenjar Tiroid
Tiroid adalah kelenjar yang beratnya kira-kira 15 gram yang berlokasi pada depan leher tepat dibawah Adam's apple (cricoid cartilage). Kelenjar tiroid bertanggung jawab untuk produksi dari hormon tiroid tubuh. Tiroid merespon pada sinyal-sinyal hormon dari otak untuk mempertahankan tingkat hormon tiroid yang konstan. Sinyal-sinyal hormon dikirim oleh area-area khusus dari otak (hypothalamus dan pituitary), akhirnya mengirim thyroid stimulating hormone (TSH) yang memajukan produksi hormon tiroid oleh kelenjar tiroid.
Yang Terjadi Dengan Penyakit Tiroid
Penyakit kelenjar tiroid adalah sangat umum. Pada beberapa kondisi-kondisi, tiroid mungkin memproduksi terlalu banyak hormon. Pada kondisi-kondisi lain, tiroid mungkin rusak atau hancur dan sedikit, jika ada, hormon tiroid dihasilkan. Hormon tiroid utama disebut thyroxine, atau T4.
Gejala-gejala bervariasi tergantung pada apakah ada terlalu banyak atau terlalu sedikit T4 dalam darah. Dengan kelebihan T4 (hyperthyroidism), pasien-pasien mengeluhkan perasaan gelisah, hiper secara emosi, dan panas dan berkeringat. Mereka mungkin mempunyai gemetaran-gemetaran, kesulitan berkonsentrasi, dan kehilangan berat badan. Buang air besar dan diare yang sering adalah umum.
Jika tingkat-tingkat T4 adalah rendah (hypothyroidism) sebagai akibat dari produksi yang berkurang oleh kelenjar tiroid, pasien-pasien seringkali mencatat kelelahan, kelesuan, dan kenaikan bera badan. Sembelit adalah umum dan banyak pasien-pasien dengan hypothyroidism melaporkan perasaan kedinginan yang berlebihan.
|