(Mesin Pencari Google)





Fatty Liver



Hubungan Resistensi Insulin Dengan NASH

Hampir semua pasien dengan NASH adalah resistensi insulin pada beberapa tingkatan. Bagaimanapun, hanya sebagian kecil dari pasien resisten insulin mengembangkan NASH. Ketika suatu peningkatan jumlah lemak didalam hati dapat dengan sendirinya menjurus ke peradangan, tidak ada bukti menyarankan bahwa resistensi insulin sendirian dapat menjurus ke NASH.

Gejala-Gejala dari NAFLD dan NASH

Gejala-gejala dari NAFLD dan NASH adalah sama. Mereka sangat lemah (tidak dramatis) dan tidak spesifik (dapat juga diamati pada penyakit-penyakit lainnya). Mereka dapat terjadi pada umur dewasa, pada anak-anak, umumnya timbul setelah berumur 1o tahun. Sesungguhnya, kebanyakan pasien tidak mempunyai gejala-gejala. Namun mereka mungkin mengalami sekali-kali sakit abdomen (perut) yang samar pada kwadran kanan atas (dibawah sangkar rusuk pada sisi kanan). Nyeri ini secara karakteristik tumpul dan sakit, tanpa suatu pola kejadian yang dapat diprediksikan. Itu bukan suatu nyeri yang hebat, tiba-tiba, dan sangat sakit, seperti yang dapat terjadi dengan, misalnya, batu empedu. Sakit abdomen pada NAFLD dan NASH diperkirakan disebabkan oleh peregangan dari lapisan hati atau liver covering (capsule) ketika hati membesar dan/atau ketika ada peradangan didalam hati.

Berlawanan dengan ALD, HBV, and HCV, gejala-gejala dari gagal hati (disebabkan oleh hepatitis berat) yang berat, akut tidak teramati pada NAFLD atau NASH. Gejala-gejala dan tanda-tanda dari gagal hati termasuk kulit yang menguning (jaundice), kelelehan yang berat, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, dan kebingungan.

Tanda-tanda klasik dari resistensi mendominasi tes fisik pada NAFLD dan NASH. Seperti yang disebut diatas, obesitas (terutama obesitas perut) adalah penemuan yang paling sering. Sebagai tambahan, pasien-pasien dengan DM2 yang sudah berjalan lama mungkin mempunyai komplikasi-komplikasi dari diabetes, seperti retinopathy (pembuluh-pembuluh abnormal didalam mata), gagal ginjal (renal failure), dan penyakit jantung koroner. Tekanan darah tinggi (hypertension) adalah seringkali.

Acanthosis nigricans, suatu pewarnaan gelap dari kulit dari ketiak-ketiak dan leher, dapat sebagai suatu tanda dari resistensi insulin dan sering diamati pada anak-anak dengan NASH. Ketika hati diraba (dirasakan oleh dokter), umumnya itu diraskan normal. Bagaimanapun, ketika sejumlah besar sekali dari lemak akumulasi didalam hati, itu dapat menjadi sanagt besar dengan suatu sudut yang lunak dan membulat, yang dapat dengan mudah dirasakan oleh dokter.

Tingkatan sirosis dari NAFLD umumnya terjadi belakangan dalam kehidupan (umur 50 sampai 60 tahun), diperkirakan sesudah banyak tahun-tahun dari NASH. Seringkali pada tingkatan ini, pasien-pasien mempunyai DM2 yang tergantung insulin. (Dengan ALD atau HBV, berlawanan dengannya, sirosis kadang-kadang dapat berkembang pada suatu periode waktu yang singkat dan, oleh karenanya, terjadi pada awal kehidupan.) Pasien-pasien NASH dengan sirosis dapat tanpa gejala-gejala (asymptomatic) jika terdiagnosis lebih dini . Bagaimanapun, mereka dapat mempunyai tanda-tanda khas dari sirosis yang terkompensasi atau yang tidak terkompensasi (decompensated cirrhosis).

Tanda-tanda dari sirosis yang terkompensasi termasuk suatu hati yang membesar dan mengeras, pembuluh-pembuluh yang kecil, menyerupai bentuk bintang (spider angiomata) pada kulit dari batang tubuh atas, bisul-bisul kecil yang kemerahan diatas telapak-telapak (palmar erythema), kuku-kuku yang memutih, rambut tipis yang seperti sutra, kehilangan bulu-bulu tubuh, vena-vena yang menonjol pada perut (abdominal collateral veins), menstruasi tidak teratur atau tidak hadir pada wanita-wanita sebelum menopause, dan testes kecil dan membesar, kadang-kadang nyeri dada pada pria (gynecomastia). Tanda-tanda dari sirosis yang tidak terkompensasi (decompensated cirrhosis) termasuk seluruh yang diatas kecuali mungkin hati bisa menciut dan mungkin bengkak di kaki (edema), akumulasi cairan di perut (ascites), perdarahan dari vena-vena di esophagus (varices), dan kebingungan mental (hepatic encephalopathy).

Fatty liver juga digambarkan dalam beberapa gejala-gejala medis (pengelompokan dari kelainan-kelainan). Sebagai contoh, fatty liver terjadi pada gejala polycystic ovarian, dimana polycystic ovaries dihubungkan dengan obesitas, rambut yang berlebihan (hirsutism), dan resistensi insulin. Gejala-gejala lipodystrophy sejak lahir, yang merupakan kelainan yang jarang dimana lemak pada batang tubuh dan extrimitas-extrimitas bergeser ke perut, adalah juga berhubungan dengan suatu fatty liver yang membesar.



Alat Steril Botol Susu Bayi