(Mesin Pencari Google)





Fatty Liver



Penyebab Lain Akumulasi Lemak di Hati

Banyak penyebab-penyebab lain dari akumulasi lemak di hati selain NAFLD. Bagaimanapun, NAFLD dan NASH dianggap sebagai penyakit fatty liver utama. Penyakit fatty liver sekunder adalah termasuk yang terjadi pada tipe-tipe penyakit hati lainnya. Jadi, alcoholic liver disease (ALD) adalah penyakit fatty liver sekunder yang paling sering. Fatty liver sekunder dapat juga terjadi pada hepatitis B kronis (HBV), hepatitis C kronis (HCV) dan hepatitis autoimmune kronis (AIH) dan Wilson's disease. Pada AIH, sistim pertahanan immune tubuh menyerang dengan keliru organ hatinya sendiri. Pada penyakit Wilson, suatu akumulasi dari tembaga melukai hati. Pada semua penyakit fatty liver sekunder ini, fatty liver dihubungkan dengan kelainan-kelainan lain dari hati terpisah dari NASH dan diperkirakan adalah hasil dari sel-sel hati yang luka.

Tipe lain dari fatty liver sekunder (secondary) tidak berhubungan dengan penyakit-penyakit spesifik hati lainnya. Pada kasus-kasus ini, akumulasi dari lemak hati disebabkan oleh gangguan dalam pemrosesan (metabolisme) lemak (lipid) didalam tubuh daripada luka langsung pada sel-sel hati. Penyebab-penyebab tersebut termasuk obat-obatan tertentu (seperti prednisone), beberapa operasi gastrointestinal (bariatric surgery) untuk obesitas, malnutrisi, dan kerusakan genetik protein-protein yang memproses (metabolis) lemak-lemak (lipid). Seperti digambarkan dibawah ini, semua penyebab-penyebab seunder dari penyakit fatty liver harus dikeluarkan dari kemungkinan sebelum mencoba untuk menentukan diagnosis-diagnosis dari NAFLD. Inilah sebabnya mengapa NAFLD dianggap sebagai suatu diagnosis dari pengecualian.

Pengetahuan Tentang NAFLD dan NASH

Spesialis-spesialis hati (hepatologists) sebenarnya sudah mengenal apa yang disebut NAFLD pada tahun 70an, tapi pada waktu itu digambarkan dengan nama-nama lain. Pada tahun 1980, Dr. J. Ludwig dari the Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, membuat suatu pengamatan yang cerdik. Dia mencatat bahwa individu-individu tertentu yang berbagi sifat-sifat umum (obesitas, diabetes, dan kolesterol tinggi) mempunyai penyakit hati yang hampir menyerupai alcoholic liver disease (ALD). Namun pasien-pasien ini tidak meminum alkohol apapun juga. Jadi Dr. Ludwig adalah yang pertama menciptakan istilah nonalcoholic steatohepatitis (NASH). Untuk beberapa tahun, bagaimanapun, NASH diperkirakan oleh banyak dokter-dokter sebagai keadaan yang sama sekali tidak membahayakan. Atau itu dianggap sebagai pengikut tidak bersalah yang dihubungkan dengan penyakit-penyakit hati lainnya (terutama hepatitis-hepatitis virus). Faktanya, selama tahun-tahun itu, simple fatty liver (steatosis) dan NASH dianggap sebagai proses-proses yang sama.

Penemuan dari hepatitis C virus (HCV) memainkan suatu peran yang kebetulan dalam pengenalan klinis dari NASH secara signifikan. Sampai dengan tahun 1990, individu-individu yang mempunyai hepatitis dengan tanda-tanda yang sama dengan yang dari virus hepatitis A atau B (tapi dengan pemeriksaan darah yang negatif untuk kedua-duanya) disebutkan mempunyai hepatitis virus non-A-non-B. Kemudian, pada tahun 1990 hepatitis Virus C ditemukan. Dalam tahun-tahun berikutnya, cara-cara bagaimana HCV disebarkan (transfusi darah dan penggunaan obat-obatan intravenous) dan efeknya pada hati, ditemukan. Ternyata suatu mayoritas besar dari kasus-kasus hepatitis virus non-A-non-B sebenarnya disebabkan oleh HCV. Namun tersisa beberapa individu yang tesnya negatif untuk HCV dan juga tipe-tipe penyakit hati lainnya. Hanya saja kemudian peneliti-peneliti sadar bahwa untuk banyak dari individu-individu ini, NASH adalah tertuduhnya (pelakunya). Kesadaran ini kemudian menuju ke suatu penelitian dan minat yang membingungkan yang menyangkut NASH dan kepada pengertian bahwa itu bukanlah suatu kondisi yang tidak berbahaya.

Studi-studi klinis dan penelitian dasar atas NAFLD masih dalam tahap permulaan dibandingkan dengan penyakit-penyakit hati umumn lainnya, seperti ALD dan HCV. Sebagai hasilnya, kita tetap mempunyai suatu pengertian yang tidak lengkap dari sejarah alamiah dari NAFLD. Lebih-lebih lagi kita tidak tahu banyak tentang proses yang bertanggung jawab untuk kemajuan dari simple fatty liver ke NASH dan dari NASH ke sirosis.



Alat Steril Botol Susu Bayi