(Mesin Pencari Google)





Kanker Esophagus

(Esophageal Cancer)



Mengenali Gejala-Gejala

Kanker esophagus awal biasanya tidak menyebabkan gejala-gejala. Bagaimanapun, ketika kanker tumbuh, gejala-gejala mungkin termasuk:

  • Menelan yang sulit dan menyakitkan
  • Kehilangan berat badan yang berat/parah
  • Nyeri di tenggorokan atau punggung, dibelakang tulang dada atau diantara tulang-tulang belikat
  • Keparauan atau batuk yang kronis
  • Muntah
  • Batuk darah

Gejala-gejala ini mungkin disebabkan oleh kanker esophagus atau oleh kondisi-kondisi lain. Adalah penting untuk memeriksa dengan seorang dokter.

Mendiagnosis Kanker Esophagus

Untuk membantu menemukan penyabab dari gejala-gejala, dokter mengevaluasi sejarah medis seseorang dan melaksanakan suatu pemeriksaan fisik. Dokter biasanya memerintahkan suatu x-ray dada dan tes-tes diagnostik lain. Tes-tes ini mungkin termasuk yang berikut:

  • Penelanan barium (juga disebut esophagram) adalah rentetan dari x-rays esophagus. Pasien meminum cairan yang mengandung barium, yang melapisi bagian dalam esophagus. Barium membuat segala perubahan-perubahan pada bentuk dari esophagus tampak pada x-rays.
  • Esophagoscopy (juga disebut endoscopy) adalah pengujian dari bagian dalam kerongkongan yang menggunakan tabung tipis yang disinari yang disebut endoscope. Pembiusan biasanya digunakan selama prosedur ini. Jika suatu area abnormal ditemukan, dokter dapat mengambil sel-sel dan jaringan melalui endoscope untuk pemeriksaan dibawah mikroskop. Ini disebut biopsi. Biopsi dapat menunjukan kanker, perubahan-perubahan jaringan yang mungkin menjurus pada kanker, atau kondisi-kondisi lain.

Pen-stadiuman Penyakit

Jika diagnosis adalah kanker esophagus, dokter perlu untuk mempelajari stadium (atau luasnya) penyakit. Pen-stadiuman adalah suatu usaha yang hati-hati untuk menemukan apakah kanker telah menyebar dan, jika begitu, ke bagian-bagian tubuh yang mana. Mengetahui stadium dari penyakit membantu dokter merencanakan perawatan. Daftar dibawah adalah uraian-uraian dari empat stadium kanker esophagus.

  • Stadium I. Kanker ditemukan hanya pada lapisan-lapisan atas dari sel-sel yang melapisi esophagus.
  • Stadium II. Kanker melibatkan lapisan-lapisan yang lebih dalam dari lapisan esophagus, atau ia telah menyebar ke nodus-nodus limfa yang berdekatan. Kanker masih belum menyebar ke bagian-bagian lain tubuh.
  • Stadium III. Kanker telah menyerang lebih dalam kedalam dinding esophagus atau telah menyebar ke jaringan-jaringan atau nodus-nodus limfa dekat esophagus. Ia masih belum menyebar ke bagian-bagian lain tubuh.
  • Stadium IV. Kanker telah menyebar ke bagian-bagian lain tubuh. Kanker esophagus dapat menyebar hampir kemana saja dalam tubuh, termasuk hati, paru-paru, otak, dan tulang-tulang.

Beberapa tes-tes yang digunakan untuk menentukan apakah kanker telah menyebar termasuk:

  • CAT (atau CT) scan (computed tomography). Komputer yang dihubungkan ke mesin x-ray menciptakan rentetan dari gambar-gambar yang mendetil dari area-area didalam tubuh.
  • Bone scan. Teknik ini, yang menciptakan gambar-gambar (images) dari tulang-tulang pada layar komputer atau pada film, dapat menunjukan apakah kanker telah menyebar ke tulang-tulang. Sejumlah kecil senyawa ber-radioaktif disuntikan kedalam vena; ia berjalan melalui aliran darah, dan berkumpul di tulang-tulang, terutama di area-area dari pertumbuhan tulang yang abnormal. Alat yang disebut scanner mengukur tingkat-tingkat radioaktif pada area-area ini.
  • Bronchoscopy. Dokter menempatkan bronchoscope (tabung yang tipis yang disinari) kedalam mulut atau hidung turun melaui batang tenggorokan untuk melihat kedalam jalan-jalan lintasan pernapasan.


Alat Steril Botol Susu Bayi