(Mesin Pencari Google)





Kanker Esophagus

(Esophageal Cancer)



Faktor-Faktor Risiko

Penyebab-penyebab yang tepat dari kanker esophagus tidak diketahui. Bagaimanapun, studi-studi menunjukan bahwa apa saja dari faktor-faktor berikut dapat meningkatkan risiko mengembangkan kanker esophagus:

  • Umur. Kanker esophagus lebih mungkin terjadi ketika orang-orang menjadi tua; kebanyakan orang-orang yang mengembangkan kanker esophagus adalah berumur diatas 60 tahun.
  • Kelamin. Kanker esophagus adalah lebih umum pada pria-pria daripada pada wanita-wanita.
  • Penggunaan Tembakau. Merokok sigaret-sigaret atau menggunakan tembakau yang tidak berasap adalah satu dari faktor-faktor risiko utama untuk kanker esophagus.
  • Penggunaan Alkohol. Penggunaan alkohol yang kronis dan/atau berat adalah faktor risiko utama yang lain untuk kanker esophagus. Orang-orang yang menggunakan keduanya alkohol dan tembakau mempunyai suatu risiko yang terutama tinggi dari kanker esophagus. Ilmuwan-ilmuwan percaya bahwa senyawa-senyawa ini meningkatkan efek-efek yang berbahaya lain dari setiapnya.
  • Barrett's Esophagus. Iritasi jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker esophagus. Jaringan-jaringan pada dasar dari kerongkongan dapat menjadi teiritasi jika asam lambung secara sering balik masuk kedalam esophagus -- persoalan yang disebut gastric reflux. Melalui waktu, sel-sel dibagian yang teriritasi dari esophagus mungkin berubah dan mulai menyerupai sel-sel yang melapisi lambung. Kondisi ini, dikenal sebagai Barrett esophagus, adalah kondisi sebelum ganas (premalignant) yang mungkin berkembang kedalam adenocarcinoma dari esophagus.
  • Tipe-Tipe Iritasi Lain. Penyebab-penyebab lain dari iritasi atau kerusakan yang signifikan pada lapisan esophagus, seperti menelan cairan alkali atau senyawa-senyawa caustic (tajam) lain, dapat meningkatkan risiko mengembangkan kanker esophagus.
  • Sejarah Medis. Pasien-pasien yang telah mempunyai kanker-kanker kepala dan leher lainya mempuyai kesempatan yang meningkat dari pengembangan suatu kanker kedua pada area kepala dan leher, termasuk kanker esophagus.

Mempunyai apa saja dari faktor-faktor risiko ini meningkatkan kemungkinan bahwa seseorang akan mengembangkan kanker esophgus. Meski demikian, kebanyakan orang-orang dengan satu atau bahkan beberapa dari faktor-faktor ini tidak mendapat penyakit ini. Dan kebanyakan orang-orang yang mendapat kanker esophagus tidak mempunyai satupun dari faktor-faktor risiko yang diketahui.

Mengidentifikasi faktor-faktor yang meningkatkan kesempatan-kesempatan seseorang mengembangkan kanker esophagus adalah langkah pertama menuju pencegahan penyakit. Kita telah tahu bahwa cara-cara terbaik untuk mencegah tipe kanker ini adalah berhenti (atau tida pernah memulai) merokok sigaret-sigaret atau menggunakan tembakau yang tidak berasap dan untuk meminum alkohol hanya tidak berlebihan. Peneliti-peneliti terus menerus mempelajari penyebab-penyebab dari kanker esophagus dan untuk mencari cara-cara lain untuk untuk mencegahnya. Contohnya, mereka sedang menyelidiki kemungkinan bahwa meningkatkan masukan dari buah-buah dan sayur-sayuran seseorang, terutama yang mentah, mungkin mengurangi risiko penyakit ini.

Peneliti-peneliti juga sedang mempelajari cara-cara untuk mengurangi risiko kanker esophagus untuk orang-orang dengan Barrett's esophagus.

Cara-cara terbaik untuk mencegah kanker esophagus adalah berhenti (atau tak pernah memulai) menggunakan tembakau dan membatasi penggunaan alkohol.


Alat Steril Botol Susu Bayi