(Mesin Pencari Google)





Epilepsy

(Seizure Disorder)



Introduksi

Hanya sedikit yang mengalami pengimbangan drama dari serangan (seizure) yang mengejangkan. Seseorang yang sedang mempunyai seizure yang parah mungkin menjerit, jatuh kelantai tidak sadar, menyentak atau bergerak tidak terkontrol, meneteskan air liur, atau bahkan kehilanan kontrol kantong kemih. Dalam beberapa menit, serangan hilang, dan orang itu mendapat kembali kesadaran namun sangat lelah dan kebingungan. Ini adalah gambaran kebanyakan orang punya ketika mereka mendengar kata epilepsy. Bagaimanaun, tipe dari seizure ini -- generalized tonic-clonic seizure -- adalah hanya satu jenis dari epilepsy. Ada banyak jenis-jenis lain, setiapnya dengan seperangkat gejala-gejala yang berbeda.

Epilepsy adalah salah satu dari penyakit-penyakit otak pertama yang digambarkan. Ia disebutkan pada Babylon kuno lebih dari 3,000 tahun yang lalu. Kelakuan yang aneh yang disebabkan oleh beberapa seizures telah berkontribusi melalui berbagai zaman pada banyak takhyul-takhyul dan prasangka-prasangka. Kata epilepsy berasal dari kata Yunani untuk "serangan". Orang-orang dahulu pikir bahwa mereka yang dengan epilepsy sedang dikunjungi oleh roh-roh jahat atau dewa-dewa. Bagaimanapun, sebelum abad 400, dokter awal Hippocrates menyarankan bahwa epilepsy adalah penyakit otak -- dan kita tahu sekarang bahwa ia benar.

Definisi Epilepsy

Epilepsy adalah penyakit otak dimana kelompok-kelompok dari sel-sel syaraf, atau neuron-neuron, dalam otak adakalanya memberi sinyal secara abnormal. Neuron-neuron normalnya menghasilkan impuls-impuls electrochemical yang bekerja pada neuron-neuron, kelenjar-kelenjar, dan otot-otot lain untuk memproduksi pikiran-pikiran, perasaan-perasaan, dan aksi-asi manusia. Pada epilepsy, pola yang normal dari aktivitas neuron menjadi terganggu, menyebabkan sensasi-sensasi, emosi-emosi, dan kelakuan-kelakuan yang aneh, atau adakalanya kekejangan-kekejangan, spasme-spasme otot, dan kehilangan kesadaran. Sewaktu seizure, neuron-neuron mungkin menembak sebanyak 500 kali per detik, jauh lebih cepat daripada normal. Pada beberapa orang-orang, ini terjadi hanya adakalanya; untuk yang lain-lain, ia mungkin terjadi sampai ratusan kali per hari.

Lebih dari 2 juta orang di Amerika -- kira-kira 1 dalam 100 -- telah mengalami seizure yang tak beralasan atau telah didiagnosa dengan epilepsy. Untuk kira-kira 80 persen dari mereka yang didiagnosa dengan epilepsy, seizure-seizure dapat dikontrol dengan obat-obat modern dan teknik-teknik operasi. Bagaimanapun, kira-kira 25 sampai 30 persen dari orang-orang dengan epilepsy akan terus menerus mengalami seizure-seizure bahkan dengan perawatan terbaik yang tersedia. Dokter-dokter menyebut situasi ini epilepsy yang keras kepala. Mempunyai seizure tidak perlu berarti bahwa seseorang mempunyai epilepsy. Hanya ketika seseorang telah mempunyai dua atau lebih seizure-seizure ia dipertimbangkan mempunyai epilepsy.

Epilepsy tidak menular dan tidak disebabkan oleh penyakit mental atau keterbelakangan mental. Beberapa orang-orang dengan keterbelakangan mental mungkin mengalami seizure-seizure, namun seizure-seizure tidak perlu berarti orang itu mempunyai atau akan mengembangkan gangguan mental. Banyak orang-orang dengan epilepsy mempunyai kecerdasan yang normal atau diatas rata-rata. Orang-orang terkenal yang diketahui atau didesas-desuskan telah mempunyai epilepsy termasuk penulis Rusia Dostoyevsky, philosopher Socrates, military general Napoleon, dan penemu dari dinamit, Alfred Nobel, yang menegakan Nobel Prize. Beberapa pemenang medali Olympic dan atlit-atlit lain juga telah mempunyai epilepsy. Seizure-seizure adakalanya menyebabkan kerusakan otak, terutama jika mereka parah. Bagaimanapun, kebanyakan seizure-seizure kelihatannya tidak mempunyai efek yang merugikan pada otak. Segala perubahan-perubahan yang terjadi biasanya lembut/halus, dan ia seringkali tidak jelas apakah perubahan-perubahan ini disebabkan oleh seizure-seizure sendiri atau oleh persoalan yang mendasarinya yang menyebabkan seizure-seizure.

Sementara epilepsy sekarang ini tidak dapat disembuhkan, untuk beberapa orang-orang ia akhirnya hilang. Satu studi menemukan bahwa anak-anak dengan idiopathic epilepsy, atau epilepsy dengan sebab yang tidak diketahui, mempunyai 68 sampai 92 persen kesempatan menjadi bebas seizure pada 20 tahun setelah diagnosis mereka. Keganjilan-keganjilan menjadi bebas dari seizure adalah tidak sebaik untuk kaum dewasa atau untuk anak-anak dengan sindrom-sindrom epilepsy yang parah, namun meskipun demikian adalah mungkin bahwa seizure-seizure mungkin berkurang atau bahkan berhenti melalui waktu. Ini lebih mungkin jika epilepsy telah terkontrol dengan baik dengan obat-obat atau jika orang itu telah mempunyai operasi epilepsy.



Alat Steril Botol Susu Bayi