(Mesin Pencari Google)
Endometrial Ablation
Risiko-Risiko Dan Komplikasi-Komplikasi Dari Endometrial Ablation
Komplikasi-komplikasi dari prosedur adalah tidak umum namun mungkin termasuk:
- perforation (pelubangan) yang tidak sengaja dari kandungan (uterus),
- robekan-robekan atau kerusakan pada mulut cervix (mulut kandungan), dan
- infeksi, perdarahan, dan luka-luka bakar pada uterus atau usus-usus.
Pada kasus-kasus yang jarang, cairan yang digunakan untuk melebarkan uterus selama prosedur dapat diserap kedalam aliran darah, yang menjurus pada cairan dalam paru-paru (pulmonary edema).
Beberapa wanita-wanita mungkin mengalami pertumbuhan kembali dari endometrium dan memerlukan operasi lebih jauh (lihat dibawah).
Efek-efek sampingan minor dari prosedur dapat terjadi untuk beberapa hari, termasuk kejang (seperti kejang-kejang menstruasi), mual, dan buang air kecil yang sering untuk 24 jam. Kotoran yang berair bercampur dengan darah mungkin hadir untuk beberapa minggu setelah prosedur dan dapat menjadi parah untuk beberapa hari pertama.
Prognosis (Harapan) Setelah Endometrial Ablation
Mayoritas dari wanita-wanita yang menjalani endometrial ablation melaporkan pengurangan yang sukses pada perdarahan yang abnormal. Sampai setengah dari wanita-wanita akan menghentikan mempunyai periode-perode setelah prosedur. Bagaimanapun, studi-studi telah menunjukan bahwa 6% sampai 25% dari wanita-wanita melaporkan bahwa pola perdarahan mereka tidak berubah satu tahun setelah prosedur, dan beberapa wanita-wanita akan memerlukan operasi lebih jauh (re-ablation atau hysterectomy) untuk mengontrol perdarahan. Kira-kira 10% dari wanita-wanita yang mempunyai endometrial ablation akan akhirnya mempunyai hysterectomy.
Meskipun prosedur mengeluarkan lapisan kandungan dan secara khas berakibat pada ketidaksuburan (kemandulan), ia harus tidak dipertimbangkan sebagai tindakan pengontrolan kelahiran, karena kehamilan dapat tetap terjadi dari bagian kecil dari endometrium yang tertinggal ditempat atau telah tumbuh kembali. Pada kasus ini mungkin ada persoalan-persoalan yang parah dengan kehamilan, dan prosedur harus tidak pernah dilakukan jika wanita mungkin menginginkan kehamilan di masa depan.
|