(Mesin Pencari Google)
Encephalopathy
Prognosis (Harapan) Untuk Encephalopathy
Prognosis untuk pasien dengan encephalopathy tergantung pada penyebab-penyebab awalnya dan, pada umumnya, lama waktunya untuk membalikan, menghentikan, atau menghalangi penyebab-penyebab itu. Dengan konsekwen, prognosis bervariasi dari pasien ke pasien dan mencakup dari pemulihan sepenuhnya sampai ke prognosis yang buruk yang seringkali menjurus pada kerusakan otak yang permanen atau kematian. Satu contoh yan baik dari prognosis yang bervariasi sangat tinggi ini adalah pasien-pasien yang mendapat encephalopathy dari hypoglycemia. Jika pasien-pasien dengan hypoglycemia diberikan glucose pada tanda-tanda pertama dari encephalopathy (contohnya, sifat lekas marah, kebingungan yang ringan), kebanyakan pasien-pasien sembuh sepenuhnya. Penundaan-penundaan pada pembetulan hypoglycemia (berjam-jam sampai berhari-hari) mungkin menjurus pada seizures atau koma yang mungkin dihentikan oleh perawatan dengan kesembuhan sepenuhnya atau sebagian (kerusakan otak permanen yang minimal). Penundaan yang lama atau beragam penundaan-penundaan pada perawatan dapat menjurus pada prognosis yang buruk dengan kerusakan otak yang ekstensif, koma, atau kematian.
Meskipun gejala-gejala dan batasan waktu bervariasi dengan lebar dari pasien ke pasien dan menurut penyebab-penyebab awal dari encephalopathy (lihat diatas bagian-bagian untuk contoh-contoh dari penyebab-penyebab), prognosis dari setiap penyebab biasanya mengikuti pola yang digambarkan pada contoh hypoglycemic diatas dan tergantung pada luas dan kecepatan dengannya penyebab yang mendasarinya dirawat. Dokter atau team dari dokter-dokter yang merawat penyebab yang mendasari encephalopathy dapat menawarkan informasi yang terbaik pada prognosis individu.
Mencegah Encephalopathy
Banyak kasus-kasus dari encephalopathy dapat dicegah. Kunci pada pencegahan adalah menghentikan atau membatasi kesempatan mengembangkan apa saja dari banyak penyebab-penyebab encephalopathy. Jika encephalopathy berkembang, lebih cepat penyebab yang mendasarinya dirawat, lebih mungkin bahwa encephalopathy parah dapat dicegah.
Contoh-contoh dari pencegahan (dan situasi-situasi untuk dihindari) didaftar dibawah:
- Diabetic encephalopathy: lakukan pemeriksaan-pemeriksaan glucose harian dan selalu periksa bahwa pemasukan insulin adalah dosis yang benar.
- Hepatic encephalopathy: hindari keracunan alkohol, overdosis-overdosis obat, dan suntikan-suntikan IV dari obat-obat terlarang.
- Anoxic encephalopathy: cegah tersendak makanan, hindari kelakuan yang berisiko yang dapat menjurus pada trauma kepala dan leher, hindari paparan pada karbon monoksida.
- Hypertensive encephalopathy: monitor tekanan darah; konsumsi obat-obat antihipertensi seperti yang diarahkan dan jangan menghentikan obat-obat atau merubah obat-obat tanpa mengkonsultasi dokter anda.
- Infectious encephalopathy: hindari kontak fisik dengan individu-individu yang diketahui terinfeksi dengan organisme-organisme yang mungkin menyebabkan encephalopathy seperti N. meningitidis atau Shigella.
- Uremic encephalopathy: jangan melewatkan atau menghindari dialysis yang telah dijadwalkan, konsumsi semua obat-obat seperti yang diarahkan dan mempunyai penilaian-penilaian yang seringkali dari status mental.
Metode-metode untuk pencegahan encephalopathy kira-kira sama banyaknya seperti penyebab-penyebab yang mendasarinya; bagaimanapun, beberapa kasus-kasus dari encephalopathy mungkin tidak dapat dicegah (contohnya, congenital dan accidental traumatic encephalopathy).
|