(Mesin Pencari Google)





TELINGA



Metode-Metode Pencegahan

Orang-orang dapat mengambil berbagai tindakan-tindakan untuk membantu mencegah terjadinya infeksi-infeksi telinga. Sering mencuci tangan mencegah penyebaran kuman-kuman yang menyebabkan infeksi-infeksi pernapasan yang sering menjurus pada infeksi-infeksi telinga. Menghindari orang sakit selesma atau influensa juga dapat membantu mencegah infeksi-infeksi pernapasan yang dapat menjurus pada infeksi-infeksi telinga. Perawatan yang efektif dari alergi-alergi dan asma juga mengurangi risiko mengembangkan suatu infeksi telinga. Menghindari ekspose pada asap rokok bekas (second-hand) dapat mengurangi kejadian infeksi-infeksi telinga pada anak-anak.

Anak-anak paling berisiko mengembangkan infeksi-infeksi telinga tengah. Membuat anak-anak tidak berbahaya dengan vaksin pneumococcal membantu mencegah infeksi-infeksi dari organisme yang paling sering dihubungkan dengan infeksi-infeksi telinga tengah. Anak-anak dengan sejarah terulangnya infeksi-infeksi telinga kadang-kadang diberikan dosis rendah antibiotik untuk beberapa minggu sebagai suatu tindakan pencegahan.

Langkah-langkah lain yang dapat diambil untuk membantu mencegah infeksi-infeksi telinga termasuk:

  • Jangan masukkan barang apa saja kedalam saluran telinga. Apa saja, termasuk jari-jari dan sumbu kapas yang dimasukkan kedalam telinga dapat melukai jaringan yang melapisi saluran dan menyebabkan suatu infeksi telinga.
  • Ambil tindakan pencegahan yang memadai sebelum dan sesudah berenang. Beberapa orang mungkin dihimbau menggunakan penyumbat-penyumbat telinga ketika berenang atau mandi untuk memelihara saluran telinga tetap kering. Keringkan telinga-telinga dengan handuk atau hair dryer sesudah berenang dapat juga menurunkan risiko infeksi-infeksi telinga. Dokter-dokter kadangkala menyarankan penggunaan tetes telinga khusus sesudah berenang.
  • Berikan asi (air susu ibu) pada bayi-bayi. Air susu ibu menyediakan antibodi-antibodi yang membantu membuat anak-anak kurang peka terhadap infeksi-infeksi, termasuk infeksi-infeksi telinga.
  • Monitor penggunaan dot pada bayi-bayi. Bayi-bayi (terutama yang berumur antara 6 dan 12 bulan) yang menggunakan dot-dot mempunyai risiko yang lebih tinggi mengembangkan infeksi-infeksi telinga. Bagaimanapun, pada bayi-bayi muda, penggunaan dot dapat membantu mengurangi risiko sindrom kematian mendadak bayi/sudden infant death syndrome (SIDS). Menghisap jempol tidak tampak meningkatkan risiko infeksi telinga.
  • Sewaktu menyusu dengan botol, pegang anak-anak pada posisi duduk yang tegak. Tiduran waktu minum mempromosikan infeksi karena cairan dapat berjalan naik ke tabung-tabung eustachio (eustachian tubes), meningkatkan risiko infeksi.


Alat Steril Botol Susu Bayi