(Mesin Pencari Google)





TELINGA



Faktor-Faktor Risiko dan Penyebab-Penyebab

Infeksi-infeksi telinga paling sering terjadi sebagai akibat infeksi virus, jamur atau bakteri. Kebanyakan kasus-kasus infeksi telinga diantara anak-anak terjadi setelah selesma atau influensa, dan mempengaruhi telinga tengah (otitis media). Infeksi dapat juga terjadi sebagai akibat dari penghadapan pada kelembaban yang berlebihan atau luka pada telinga luar atau saluran telinga (swimmer’s ear). Faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan risiko infeksi-infeksi telinga termasuk:

  • Ekspose pada orang-orang dengan penyakit-penyakit menular (seperti selesma, influensa)
  • Tidak diberikan asi (air susu ibu)
  • Tusuk (tindih) telinga (Ear piercings)
  • Lilin (wax) telinga yang berlebihan
  • Benda-benda asing didalam saluran telinga
  • Luka-luka pada telinga luar
  • Penggunaan bahan-bahan kimia yang mengiritasi (seperti hair spray, pewarna rambut) dekat telinga
  • Tiduran sewaktu minum dari botol bayi
  • Penggunaan dot (bayi)

Anak-anak kecil lebih rentan terhadap infeksi-infeksi telinga dari pada grup dengan umur berapa saja. Kebanyakan anak-anak di Amerika mengalami satu atau beberapa infeksi-infeksi telinga pada saat mereka masuk sekolah, dengan otitis media yang paling sering didiagnosis. Banyak anak-anak mengalami infeksi telinga yang berulang.

Anak-anak terutama lebih mudah terserang infeksi-infeksi telinga karena sistim pertahanan tubuh (immune systems) mereka belum berkembang sempurna sampai kira-kira umur 7 tahun. Sebagai tambahan, anak-anak mempunyai ukuran struktur-struktur yang berbeda didalam telinga, hidung dan tenggorokan yang kemungkinan besar menjurus ke peningkatan tekanan dan cairan didalam telinga tengah. Sebagai contoh, tabung-tabung eustachio (eustachian tubes) mereka kecil dan sempit, dan lebih mudah tersumbat. Tabung-tabung ini horizontal pada anak-anak, jadi virus-virus dan bakteri-bakteri dapat dengan mudah dipindahkan dari hidung ke telinga tengah. Adenoid pada belakang dari tenggorokan atas (dekat tabung-tabung eustachio) besar pada anak-anak, yang mana dapat berinteraksi dengan mulut lubang dari saluran-saluran dan berkontribusi pada peningkatan tekanan didalam telinga tengah.

Faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan risiko infeksi-infeksi telinga termasuk jenis kelamin (anak-anak laki sedikit lebih berisiko dari anak-anak perempuan), sejarah keluarga dari infeksi-infeksi telinga dan kelahiran prematur (dini). Anak-anak yang dilahirkan dengan Down syndrome, cleft palate atau kondisi-kondisi medis tertentu lainnya dapat juga mempunyai perbedaan-perbedaan struktur dalam sistim pernapasannya (respiratory system) yang dapat membuat infeksi-infeksi telinga lebih mungkin terjadi. Beberapa studi-studi menyarankan bahwa anak-anak dengan alergi dapat lebih mudah mengembangkan infeksi-infeksi telinga tengah disebabkan oleh pembengkakkan tabung-tabung eustachio yang berhubungan dengan alergi yang dapat terjadi dengan pembengkakkan dari lorong-lorong hidung.



Alat Steril Botol Susu Bayi