(Mesin Pencari Google)





Diabetes Dan Persoalan-

Persoalan Mata



Diabetic Retinopathy

Retina adala kelompok dari sel-sel khusus yang merubah cahaya ketika ia masuk melalui lensa kedalam gambar-gambar. Syaraf mata atau syaraf optik mengirim informasi penglihatan ke otak.

Diabetic retinopathy adalah salah satu dari komplikasi-komplikasi vaskular (berhubungan dengan pembuluh darah) yang berhubungan pada diabetes. Persoalan mata diabetes ini disebabkan oleh kerusakan dari pembuluh-pembuluh kecil dan disebut "microvascular complication". Penyakit ginjal dan kerusakan syaraf yang disebabkan oleh diabetes juga adalah komplikasi-komplikasi microvascular. Kerusakan pembluh darah besar (juga disebut komplikasi-komplikasi macrovascular) termasuk komplikasi-komplikasi seperti penyakit jantung dan stroke.

Komplikasi-komplikasi microvascular pada banyak studi-studi telah ditunjukan berhubungan dengan tingkat-tingkat gula darah yang tinggi. Anda dapat mengurangi risiko persoalan-persoalan mata ini pada komplikasi-komplikasi diabetes dengan memperbaiki kontrol gula darah anda.

Diabetic retinopathy adalah penyebab yang memimpin dari kebutaan yang tidak dapat dibalikan di negara-negara maju. Durasi (lamanya) dari diabetes adalah risiko tunggal yang paling penting untuk mengembangkan retinopathy. Jadi lebih lama anda mempunyai diabetes, lebih besar risiko dari persoalan mata yang sangat serius ini. Jika retinopathy tidak ditemukan dini atau tidak dirawat, ia dapat menjurus pada kebutaan.

Orang-orang dengan diabetes tipe 1 jarang mengembangkan retinopathy sebelum masa remaja. Pada kaum dewasa dengan diabetes tipe 1, adalah juga jarang melihat retinopathy sebelum durasi diabetes selama lima tahun. Risiko-risiko kerusakan retina meningkat dengan durasi diabetes yang progresif. Kontrol yang intensif dari tingkat-tingkat gula darah akan mengurangi risiko-risiko anda mengembangkan retinopathy. DCCT, studi besar dari orang-orang dengan diabetes tipe 1 menunjukan bahwa orang-orang dengan diabetes yang mencapai kontrol yang ketat dari gula-gula darah mereka dengan pompa insulin atau suntikan-suntikan harian beberapa kali adalah 50%-75% kurang mungkin mengembangkan retinopathy, nephropathy (penyakit ginjal), atau kerusakan syaraf (semua komplikasi-komplikasi microvascular).

Orang-orang dengan diabetes tipe 2 biasanya mempunyai tanda-tanda dari persoalan-persoalan mata ketika diabetes didiagnosa. Pada kasus ini, kontrol dari gula darah, tekanan darah, dan kolesterol darah dengan diabetes mempunyai peran yang penting dalam memperlambat progresi (kemajuan) dari retinopathy dan persoalan-persoalan mata lain.

Tipe-tipe dari Retinopathy pada Diabetes:

  • Background retinopathy. Adakalanya kerusakan pembuluh darah hadir, namun tidak ada persoalan penglihatan. Ini disebut background retinopathy. Adalah penting untuk secara hati-hati mengendalikan diabetes anda pada stadium ini untuk mencegah background retinopathy dari progresi menuju ke penyakit mata yang lebih serius.
  • Maculopathy. Pada maculopathy, orang itu telah mengembangkan kerusakan pada area kritis yang disebut macula. Karena ini terjadi pada area yang penting untuk penglihatan, tipe persoalan mata ini dapat secara signifikan mengurangi penglihatan.
  • Proliferative retinopathy. Pembuluh-pembuluh darah baru mulai tumbuh dibelakang mata. Karena retinopathy adalah komplikasi microvascular dari diabetes, penyakit dari pembuluh-pembuluh kecil, tipe retinopathy ini berkembang karena kekurangan oksigen yang meningkat pada mata dari penyakit vascular. Pembuluh-pembuluh di mata menipis dan macet dan mereka mulai mengubah bentuk.

Disini, adalah penting untuk menangani faktor-faktor risiko yang dapat memperburuk pembuluh-pembuluh yang macet. Penghentian merokok, kontrol tekanan darah tinggi, pengendalian kolesterol, dan kontrol gula darah harus dilakukan dalam rangka untuk menghentikan progresi (kemajuan) dari pembuluh-pembuluh baru membentuk kedalam orbit mata. Ini adalah pembuluh-pembuluh yang rapuh yang dapat berdarah dan akhirnya menyebabkan gumpalan terbentuk dalam orbit, yang meninggalkan parut dan menyebabkan pelepasan (detachment) dari retina. Ini akhirnya menjurus pada kehilangan penglihatan yang tidak dapat dibalikan.

Perawatan dari diabetic retinopathy mungkin melibatkan prosedur-prosedur laser atau operasi. Pada studi dari orang-orang dengan diabetes dengan retinopathy awal, terapi laser yang membakar pembuluh-pembuluh yang rapuh berakibat pada 50% pengurangan kebutaan.

Untuk mencegah retinopathy dengan diabetes, dapatkan dokter anda menyaring mata-mata anda setiap tahun. Wanita-wanita dengan diabetes yang kemudian menjadi hamil harus mempunyai pemeriksaan mata yang komprehensif selama trimester pertama dan follow-up yang ketat dengan dokter mata selama sisa kehamilan mereka untuk menghindari persoalan-persoalan mata yang serius dengan diabetes. (Rekomendasi ini tidak berlaku untuk wanita-wanita yang mengembangkan gestational diabetes, karena mereka tidak berisiko untuk retinopathy).



Alat Steril Botol Susu Bayi