(Mesin Pencari Google)
Suntikan Cortisone
Keuntungan-Keuntungan Dari Suntikan-Suntikan Cortisone
Suntikan-suntikan cortisone dapat diberikan secara mudah diruang praktek dokter. Keuntungan-keuntungan lain termasuk timbulnya aks obat yang cepat, dapat dipertanggungkan, dan efek-efek sampingan yang minimal. Manfaat jelas lainnya dari suatu suntikan corticosteroid adalah bahwa pembebasan dari peradangan yang terlokalisasi pada suatu area tertentu tubuh adalah lebih cepat dan kuat daripada dengan obat-obat antiperadangan tradisional yang diberikan melalui mulut seperti aspirin. Suatu suntikan tunggal juga dapat menghindari efek-efek sampingan tertentu, khususnya iritasi lambung, yang menemani banyak obat-obat antiperadangan oral.
Kerugian-Kerugian Dan Efek-Efek Sampingan Dari Suntikan-Suntikan Cortisone
Kerugian-kerugian dari suntikan-suntikan cortisone adalah perlunya menusuk kulit dengan sebuah jarum dan juga efek-efek sampingan jangka pendek dan jangka panjang yang potensial. Harus ditekankan bahwa walaupun setiap dari efek-efek sampingan ini adalah mungkin, mereka biasanya tidak terjadi.
Efek-efek sampingan jangka pendek adalah tidak umum namun termasuk penyusutan (atrophy) dan penerangan warna (depigmentation) dari kulit pada tempat suntikan, pengenalan dari infeksi bakteri kedalam tubuh, perdarahn ditempat dari pembuluh-pembuluh darah yang pecah pada kulit atau otot, rasa sakit pada tempat suntikan, dan keadaan memburuk dari peradangan pada area suntikan karena reaksi-reaksi pada obat-obat corticosteroid (postinjection flare). Tendon-tendon dapat diperlemah oleh suntikan-suntikan corticosteroid di atau dekat tendon-tendon. Putusnya tendon sebagai akibatnya telah dilaporkan.
Pada orang-orang yang mempunyai diabetes, suntikan-suntikan cortisone dapat menaikkan gula darah. Pada pasien-pasien dengan infeksi-infeksi yang mendasari, suntikan-suntikan cortisone dapat menekan sedikit banyaknya kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan kemungkinan memperburuk infeksi atau mungkin menyembunyikan infeksi dengan menekan gejala-gejala dan tanda-tanda peradangan. Umumnya, suntikan-suntikan cortisone digunakan dengan hati-hati pada orang-orang dengan diabetes dan dihindari pada orang-orang dengan infeksi-infeksi aktif. Suntikan-suntikan cortisone digunakan secara hati-hati pada orang-orang dengan kelainan-kelainan pembekuan darah.
Efek-efek sampingan jangka panjang dari suntikan-suntikan corticosteroid tergantung pada dosis dan frekwensi dari suntikan-suntikan. Dengan dosis-dosis yang lebih tinggi dan pemberian yang lebih sering, efek-efek sampingan yang potensial adalah termasuk penipisan kulit, mudah memar, penambahan berat badan, muka yang bengkak, kenaikan tekanan darah, pembentukan katarak, penipisan tulang-tulang (osteoporosis), dan suatu kerusakan yang jarang namun serius pada tulang-tulang dari sendi-sendi yang besar (avascular necrosis).
|