(Mesin Pencari Google)





Colonoscopy


Yang terjadi jika ada kelainan-kelainan yang terdeteksi selama Colonoscopy

Jika suatu area perlu dievaluasi lebih baik suatu gunting tang dimasukkan melalui alat dan suatu biopsi (suatu contoh jaringan) diperoleh dan diberikan pada seorang ahli ilmu penyakit (pathology) untuk suatu pemeriksaan mikroskop. Jika infeksi dicurigai suatu specimen (contoh) mungkin diperoleh untuk pembiakan dari kemungkinan virus-virus atau bakteri-bakteri apa saja. Jika pemeriksaan dilaksanakan karena perdarahan, tempatnya dapat diidentifikasikan, contoh jaringan diperoleh (jika terindikasi), dan perdarahan dikontrol dengan beberapa cara-cara. Jika ada polip-polip (pertumbuhan-pertumbuhan yang jinak yang dapat menjurus pada kanker) mereka, hampir selalu, dapat diangkat melalui colonoscope. Pengangkatan polip-polip ini adalah suatu metode penting untuk mencegah kanker kolorektal (colorectal cancer). Tidak satupun dari prosedur-prosedur tambahan ini secara khas menghasilkan nyeri. Biopsi-biopsi diambil untuk banyak sebab-sebab dan tidak harus berarti bahwa kanker dicurigai dan mayoritas besar dari polip-polip adalah jinak.

Yang diharapkan setelah suatu Colonoscopy

Pasien-pasien akan ditahan pada suatu area observasi (pengamatan) selama satu atau dua jam, hingga obat apa saja yang diberikan secara cukup menghilang. Jika mereka telah diberikan obat penenang (sedation) sebelum atau selama prosedur, seseorang harus membawa mereka pulang, bahkan jika mereka merasa siaga. Refleks-refleks dan keputusan/pertimbangan (judgment) mungkin terganggu untuk sisa dari hari, membuatnya tidak aman untuk mengendarai mobil atau menjalankan mesin. Jika pasien-pasien mempunyai beberapa kejang/kram atau kembung ini harus dihilangkan secepatnya dengan membuang gas dan mereka seharusnya mampu makan setelah pulang kerumah. Setelah pengangkatan polip-polip atau manipulasi-manipulasi tertentu, diet atau aktivitas-aktivitas pasien-pasien mungkin dibatasi untuk suatu periode waktu yang singkat.

Sebelum kepulangan pasien, penemuan-penemuan apa saja dapat dijelaskan. Bagaimanapun, pada saat-saat itu, suatu diagnosis yang definitif (menentukan) mungkin harus menunggu untuk suatu analisa mikroskopik, yang biasanya hanya memakan waktu beberapa hari.

Komplikasi-Komplikasi dan Alternatif-Alternatif yang mungkin

Komplikasi-komplikasi colonoscopy adalah jarang dan biasanya minor (kecil) ketika dilaksanakan oleh dokter-dokter yang telah dilatih secara khusus dan berpengalaman dalam prosedur-prosedur endoskopi ini.

Perdarahan mungkin terjadi pada tempat biopsi atau polypectomy, adalah biasanya minor dan berhenti sendiri, atau dapat dikontrol melalui colonoscope. Adalah sangat tidak umum untuk memerlukan transfusi-transfusi atau operasi. Suatu komplikasi yang bahkan kurang umum adalah suatu perforasi (pelubangan) atau suatu robekan melalui dinding usus yang dapat memerlukan operasi. Komplikasi-komplikasi potensial lain adalah reaksi pada obat-obat penenang (sedatives) yang digunakan, iritasi lokal pada vena dimana obat-obat disuntikan (meninggalkan suatu gumpalan sensitif yang berlangsung beberapa hari namun akhirnya hilang), atau komplikasi-komplikasi dari penyakit jantung atau paru-paru. Handuk-handuk panas atau bungkusan-bungkusan yang lembab seringkali membantu menghilangkan ketidakenakan dari vena yang teriritasi. Kejadian dari semua ini, bersama-sama, adalah kurang dari satu persen.

Ketika komplikasi-komplikasi ini adalah jarang, adalah penting untuk pasien-pasien untuk mengenali tanda-tanda awal apa saja. Dokter yang melaksanakan colonoscopy harus dihubungi jika pasien-pasien mencatat gejala-gejala berikut yang mana saja: nyeri perut yang parah, perdarahan rektum yang lebih dari setengah cangkir, atau demam dan kedinginan.

Colonoscopy adalah tes terbaik yang tersedia untuk mendeteksi dan merawat kelainan-kelainan dalam kolon. Alternatif-alternatif pada colonoscopy adalah sangat terbatas. Barium enema adalah suatu tes yang kurang akurat yang dilakukan dengan x-ray. Ia tidak menjumpai luka-luka lebih sering daripada suatu colonoscopy, dan, jika suatu kelainan ditemukan, suatu colonoscopy mungkin tetap diperlukan untuk membiopsi atau mengangkat kelainan. Pada waktu-waktu, suatu kelainan atau luka yang terdeteksi dengan suatu barium enema sebenarnya adalah feces (tinja) atau sisa makanan dalam suatu kolon yang dibersihkannya secara buruk. Colonoscopy mungkin kemudian perlu untuk menjelaskan persoalan ini. Flexible sigmoidoscopy adalah suatu pemeriksaan yang terbatas yang memeriksa hanya sepertiga terakhir dari kolon.



Alat Steril Botol Susu Bayi