(Mesin Pencari Google)





Nyeri Dada

(Chest Pain)



Costochondritis

Adakalanya sendi-sendi dan tulng rawan dimana tulang-tulang rusuk melekat pada sternum (tulang dada) mungkin menjadi meradang. Nyeri cenderung menyakitkan dengan napas yang dalam, dan disana ada kepekaan yang dapat dirasakan ketika sisi-sisi dari sternum diraba atau disentuh. Jika ada pembengkakan dan peradangan yang berhubungan dengan kepekaan, itu dikenal sebagai Tietze's syndrome.

Penyebab yang paling sering untuk costochondritis adalah idiopathic atau tidak diketahui, yang berarti tidak ada penjelasan untuk nyeri. Penyebab-penyebab lain termasuk trauma pada area, infeksi (seringkali virus), dan fibromyalgia.

Meskipun menyakitkan, gejala-gejala hilang dengan perawatan simptomatik, termasuk kompres-kompres es dan/atau hangat dan obat-obat anti-peradangan (contohnya, ibuprofen). Seperti dengan nyeri dinding dada lainnya, kesembuhan mungkin memakan waktu berminggu-minggu. Mengambil napas-napas yang dalam untuk mencegah risiko pneumonia adalah sangat penting.

Pleuritis Atau Pleurisy

Paru meluncur sepanjang dinding dada ketika mengambil napas yang dalam. Kedua permukaan mempunyai lapisan yang tipis yang disebut pleura untuk mengizinkan peluncuran ini terjadi. Adakalanya, infeksi-infeksi virus dapat menyebabkan pleura menjadi meradang, dan kemudian sebagai gantinya meluncur dengan lembut, kedua lapisan meggores/mengikis satu sama lainnya, menyebabkan nyeri. Nyeri ini menyakitkan dengan napas yang dalam dan dilukiskan sebagai pleuritic.

Infeksi-infeksi virus adalah penyebab umum dari pleurisy, meskpun ada banyak penyebab-penyebab infeksius lain termasuk tuberculosis. Penyakit-penyakit lain yang dapat menyebabkan peradangan pleura termasuk:

Pemeriksaan fisik mungkin relatif tidak luar biasa, mengungkapkan hanya pergesekan pada tempat peradangan pleural. Jika jumlah cairan yang signifikan bocor dari peradangan, ruang antara paru dan dinding dada (ruang pleural) dapat terisi dengan cairan, yang dikenal sebagai effusion. Ketika mendengar dengan stethoscope, mungkin ada pengurangan pemasukan udara dalam paru.

Seringkali x-ray dada dilakukan untuk mengakses jaringan paru dan kehadiran atau ketidakhadiran cairan dalam rongga pleural.

Pleurisy biasanya dirawat dengan obat anti-peradangan. Ini akan juga sering merawat effusion. Jika effusion-nya besar dan menyebabkan sesak napas, thoracentesis (thora=dada + centesis=penarikan cairan) mungkin dilakukan. Untuk thoracentesis, jarum ditempatkan pada ruang pleural dan cairan ditarik keluar.



Alat Steril Botol Susu Bayi