(Mesin Pencari Google)





Cervical Dysplasia



Hysterectomy

Hysterectomy adalah pengangkatan kandungan (uterus) secara operasi. Operasi ini digunakan untuk merawat sebenarnya semua kasus-kasus dari kanker cervix yang invasif. Adakalanya, hysterectomy dilakukan untuk merawat dysplasia yang parah. Ia mungkin juga digunakan jika dysplasia terjadi setelah prosedur-prosedur perawatan lain apa saja.

Prognosis (Harapan) Untuk Cervical Dysplasia

Cervical dysplasia derajat rendah (LGSIL and/or CIN1) seringkali menghilang secara spontan tanpa perawatan, namun pengamatan yang hati-hati dan pengujian follow-up diperlukan. Keduanya ablation dan resection dari area-area cervical dysplasia menyembuhkan kira-kira 90% dari wanita-wanita dengan dysplasia, yang berarti bahwa 10% dari wanita-wania akan mempunyai kekambuhan dari kelainan-kelainan mereka setelah perawatan, memerlukan perawatan tambahan. Jika tidak dirawat, cervical dysplasia derajat tinggi mungkin berlanjut ke kanker cervix malalui waktu. Terapi-terapi resection dan ablation telah ditunjukan mengurangi risiko mengembangkan kanker cervix dengan 95% pada delapan tahun pertama setelah perawatan pada wanita-wanita dengan dysplasia derajat tinggi.

Mencegah Cervical Dysplasia

Vaksin tersedia melawan empat tipe-tipe HPV yang umum yang berhubungan dengan perkembangan dari dysplasia dan kanker cervix. Vaksin ini (Gardasil) telah menerima persetujuan FDA untuk penggunaan pada wanita-wanita antara umur 9 dan 26 tahun dan menganugerahkan imunitas terhadap tipe-tipe HPV 6, 11, 16 dan 18.

Penahanan nafsu atau pantangan dari aktivitas seksual dapat mencegah penyebaran dari HPV-HPV yang ditularkan via kontak seksual. Bagaimanapun, beberapa peneliti-peneliti percaya bahwa infeksi HPV mungkin ditularkan dari ibu ke bayi dalam kanal kelahiran, karena beberapa studi-studi telah mengidentifikasikan infeksi HPV genital pada populasi-populasi dari anak-anak muda dan biarawati-biarawati yang terpencil. Penularan HPV tangan-genital dan oral-genital juga telah didokumentasikan dan adalah cara-cara lain dari penularan.

HPV ditularkan oleh kontak genital langsung. Virus tidak ditemukan dalam atau disebar oleh cairan-cairan tubuh, dan HPV tidak ditemukan dalam darah atau organ-organ yang diambil untuk transplantasi. Penggunaan condom nampaknya mengurangi risiko penularan dari HPV sewaktu aktivitas sekual namun tidak sepenuhnya mencegah infeksi HPV. Metode-metode spermicides dan kontrol kelahiran secara hormon tidak mencegah penyebaran dari infeksi HPV.



Alat Steril Botol Susu Bayi