(Mesin Pencari Google)
Penyakit Celiac
(Usus Kecil)
Gejala-Gejala Dari Penyakit Celiac Berbeda Dengan Umur Dari Penimbulan
Pada waktu yang lalu, penyakit celiac dipertimbangkan adalah penyakit terutama dari bayi-bayi dan anak-anak. Adalah jelas sekarang bahwa tanda-tanda dan gejala-gejala awal dari penyakit celiac dapat terjadi pada kaum dewasa dan bahkan pada kaum tua.
Gejala-gejala pada bayi-bayi
Bayi-bayi dengan penyakit celiac secara khas mempunyai diare, steatorrhea, kejang-kejang perut, perut yang kembung, mudah teriritasi, penyusutan otot, dan gagal untuk tumbuh dengan subur dan tumbuh. Gejala-gejala ini secara khas terjadi setelah pengenalan dari cereal-cereal yang mengandung gluten kedalam diet-diet (makanan) mereka.
Gejala-gejala pada anak-anak
Anak-anak dengan penyakit celiac secara khas mempunyai diare, jumlah-jumlah yang meningkat dari lemak dalam feces (steatorrhea), membuang gas (kentut), postur tubuh yang pendek dan kehilangan berat badan. Perawatan yang tepat dengan diet yang bebas gluten dapat menjurus pada pertumbuhan yang dipercepat pada tinggi; bagaimanapun, jika tidak dirawat, penyakit celiac masa kanak-kanak dapat berakibat pada postur tinggi yang rendah sebagai orang dewasa. Ketika anak-anak dengan penyakit celiac memasuki masa remaja, banyak akan mengalami remis-remisi secara spontan (gejala-gejala yang berkurang) dan tetap bebas dari tanda-tanda dan gejala-gejala dari penyakit celiac hingga kemudian pada masa dewasa. Pengaktifan kembali kemudian ini dapat dipercepat oleh stress seperti kehamilan atau operasi.
Gejala-gejala pada kaum dewasa
Orang-orang dewasa dengan penyakit celiac mungkin mempunyai gejala-gejala dari diare, steatorrhea, kehilangan berat badan dan buang gas (kentut); bagaimanapun, banyak orang-orang dewasa tidak mempunyai diare atau steatorrhea. Mereka tidak mempunyai gejala-gejala atau hanya ketidaknyamanan perut yang samar seperti kembung, perut yang menggelembung dan gas yang berlebihan. Mereka juga mungkin mempunyai hanya satu, atau hanya sedikit tanda-tanda dari malnutrisi seperti anemia kekurangan zat besi, perdarahan yang abnormal, atau patah-patah tulang. Beberapa pasien-pasien dengan penyakit celiac dan gejala-gejala pencernaan disalah diagnosa dengan irritable bowel syndrome (IBS).
Telah ada perubahan-perubahan selama 20 tahun yang lalu dalam cara dimana penyakit celiac didiagnosa. Umur rata-rata dimana penyakit celiac didiagnosa telah meningkat, kemungkinan karena kesadaran yang meningkat bahwa penyakit dapat pertama-tama menyebabkan gejala-gejala atau tanda-tanda pada kaum dewasa. Dimana diare dulu adalah gejala awal pada 80% dari pasien-pasien, ia sekarang adalah gejala awal pada hanya 40%. Proporsi kecil dari pasien-pasien -kira-kira 15%-- sekarang didiagnosa dengan tes-tes antibodi darah karena mereka mempunyai hubungan yang erat dengan penyakit celiac dan mereka sedang disaring untuk melihat apakah mereka juga mempunyai penyakit.
|