(Mesin Pencari Google)
Penyakit Celiac
(Usus Kecil)
Yang Diperbuat Penyakit Celiac Pada Usus Kecil
Usus kecil mempunyai lapisan dalam dari sel-sel yang membentuk projections (penonjolan-penonjolan) seperti jari-jari tangan yang disebut villi. Villi adalah penting karena mereka meningkatkan jumlah dari sel-sel dan area permukaan yang tersedia untuk penyerapan (absorpsi) nutrisi-nutrisi dari intestinal lumen kedalam aliran darah. Pada penyakit celiac, peradangan menghancurkan villi, menyebabkan lapisan dalam dari usus kecil menjadi rata. Kehilangan villi mengurangi sel-sel dan area permukaan yang tersedia untuk penyerapan nutrisi-nutrisi. Penyerapan dari nutrisi-nutrisi yang terganggu dirujuk sebagai malabsorpsi. Malabsorpsi dari nutrisi-nutrisi menjurus pada kekurangan-kekurangan nutrisi, dirujuk sebagai malnutrisi.
Panjang (jumlah) dari usus kecil yang terpengaruh oleh kehilangan villi bervariasi dari pasien ke pasien, dan panjang yang terlibat menentukan keparahan dari tanda-tanda dan gejala-gejala. Jadi, pasien-pasien yang seluruh usus kecilnya terpengaruh oleh kehilangan villi mempunyai tanda-tanda dan gejala-gejala yang lebih parah dari malabsorpsi daripada pasien-pasien yang mempunyai hanya sebagain dari usus kecil yang terpengaruh. Ketika hanya sebagain dari usus kecil yang terpengaruh, biasanya adalah usus kecil bagian atas (duodenum dan jejunum) yang lebih terpengaruh daripada usus kecil bagian bawah (ileum).
Tanda-Tanda Dan Gejala-Gejala Dari Penyakit Celiac
Tergantung pada derajat dari malsbsorpsi, tanda-tanda dan gejala-gejala dari penyakit celiac bervariasi diantara individu-individu, mencakup dari tidak ada gejala-gejala, tanda-tanda dan gejala-gejala yang sedikit atau ringan, sampai tanda-tanda dan gejala-gejala yang banyak atau parah. Ada dua kategori-kategori dari tanda-tanda dan gejala-gejala: 1) tanda-tanda dan gejala-gejala yang disebabkan oleh malabsorpsi, dan 2) tanda-tanda dan gejala-gejala yang disebabkan oleh malnutrisi termasuk kekurangan-kekurangan vitamin dan mineral.
1. Tanda-tanda dan gejala-gejala dari malabsorpsi
Tiga kategori-kategori utama dari nutrisi-nutrisi diet adalah karbohidrat-karbohidrat, protein-protein, dan lemak. Absorpsi (penyerapan) dari semua nutrisi-nutrisi ini dapat berkurang pada penyakit celiac; bagaimanapun, lemak adalah nutrisi yang paling umum dan parah dipengaruhi. Kebanyakan dari gejala-gejala dan tanda-tanda pencernaan dari penyakit disebabkan oleh penyerapan yang tidak cukup dari lemak (malabsorpsi lemak). Gejala-gejala pencernaan dari malabsorpsi lemak termasuk diare, malodorous flatulence (gas yang berbau busuk), perut yang kembung, dan jumlah-jumlah yang meningkat dari lemak dalam feces (steatorrhea). Lemak yang tidak terserap diurai oleh bakteri-bakteri usus kedalam asam-asam lemak, dan asam-asam lemak ini mempromosikan sekresi air kedalam usus, berakibat pada diare. Feces-feces yang berlemak secara khas adalah besar dalam volumenya, berbau busuk, berminyak, berwarna coklat atau abu terang, dan cenderung mengapung dalam mangkuk toilet. Droplet-droplet minyak (lemak yang tak tercerna) juga mungkin terlihat mengapug diatas air.
Kehilangan villi usus juga menyebabkan malabsorpsi dari karbohidrat-karbohidrat, terutama gula lactose. Lactose adalah gula utama dalam susu. Lactose terbentuk dari dua gula-gula yang lebih kecil, glucose dan galactose. Dalam rangka untuk lactose diserap dari usus dan kedalam tubuh, ia harus pertama dipisah kedalam glucose dan galactose. Glucose dan galactose kemudian dapat diserap oleh sel-sel yang melapisi usus kecil. Enzim yang memisahkan lactose kedalam glucose dan galactose disebut lactase, dan ia berlokasi pada permukaan dari villi usus kecil. Pada penyakit celiac villi usus bersama dengan enzim-enzim lactase pada permukaan mereka hancur, menjurus pada malabsorpsi dari lactose.
Tanda-tanda dan gejala-gejala dari malabsorpsi lactose terutama menyolok pada individu-individu dengan penyakit celiac yang mempunyai ketidaktoleranan lactose yang mendasarinya, pengurangan yang ditentukan secara genetik dalam aktivitas dari lactase. Gejala-gejala dari malabsorpsi lactose (diare, kentut yang berlebihan, nyeri perut dan kembung perut) terjadi karena lactose yang tak terserap lewat melalui usus kecil dan kedalam colon (usus besar). Di colon, ada bakteri normal yang mengandung lactase dan mampu memisahkan lactose, yang menggunakan hasil glucose dan galactose untuk tujuan-tujuannya sendiri. Sayangnya, ketika mereka memisahkan lactose kedalam glucose dan galactose, bakteri juga melepaskan gas (hydrogen dan/atau methane). Proporsi dari gas dikeluarkan dan bertanggung jawab untuk buang gas yang meningkat yang mungkin terjadi pada penyakit celiac. Gas yang meningkat tercampur dalam feces bertanggung jawab untuk feces yang mengapung dalam mangkuk toilet.
Tidak semua dari lactose yang mencapai colon dipisahkan dan digunakan oleh bakteri colonic. Lactose yang tidak terpisah yang mencapai colon menyebabkan air ditarik kedalam colon (dengan osmosis). Ini memajukan diare.
2. Tanda-tanda dan gejala-gejala dari malnutrisi dan kekurangan-kekurangan vitamin atau mineral
Gejala-gejala dari malnutrisi dan kekurangan-kekurangan vitamin atau mineral termasuk: kehilangan berat badan, penahanan cairan, anemia, osteoporosis, mudah memar, peripheral neuropathy (kerusakan syaraf), kemandulan, dan kelemahan otot.
- Kehilangan berat badan dan penahanan cairan: Kehilangan berat badan adalah akibat langsung dari penyerapan yang tidak cukup dari karbohidrat-karbohidrat, protein-protein dan lemak. Bagaimanpun, kehilangan berat badan mungkin tidak selalu terjadi karena pasien-pasien dengan penyakit celiac seringkali mempunyai nafsu-nafsu makan yang besar yang mengkompensasi pengurangan absorpsi dari nutrisi-nutrisi. Lebih dari itu, kehilangan berat badan dapat disembunyikan dengan penahanan cairan. Penahanan cairan terjadi pada malnutrisi yang telah lanjut karena pengurangan absorpsi protein berakibat pada tingkat-tingkat protein yang rendah dalam darah. Tingkat-tingkat protein yang tinggi dalam darah adalah perlu untuk mempertahankan cairan dari kebocoran keluar dari pembuluh darah dan kedalam jaringan-jaringan tubuh. Ketika tingkat-tingkat protein darah jatuh seperti pada penyakit celiac, cairan bocor kedalam banyak jaringan-jaringan (edema) namun terutama pergelangan-pergelangan kaki dan kaki-kaki, yang membengkak disebabkan oleh edema.
- Anemia: Kekurangan absorpsi dari vitamin B12 dan zat besi dapat menjurus pada anemia.
- Osteoporosis: Kekurangan absorpsi dari vitamin D dan calcium dapat menjurus pada osteoporosis dan patah-patah tulang.
- Mudah memar: Kekurangan absorpsi dari vitamin K dapat menjurus pada kemampuan yang berkurang dari darah untuk menggumpal (membeku) dan karenanya mudah memar atau perdarahan yang berlebihan.
- Peripheral neuropathy (kerusakan syaraf): Kekurangan-kekurangan vitamin B12 dan thiamine mungkin berkontribusi pada kerusakan syaraf dengan gejala-gejala dari keseimbangan yang buruk, kelemahan otot, dan mati rasa dan kesemutan pada lengan-lengan dan kaki-kaki.
- Kemandulan: Penyakit celiac yang tidak dirawat dapat menjurus pada kemandulan pada wanita-wanita, kekurangan menses (menstruation), keguguran-keguguran secara spontan dan bayi-bayi yang lahir dengn berat badan yang rendah.
- Kelemahan otot: Kekurangan absorpsi dan tingkat-tingkat yang rendah dari potassium dan magnesium dapat menjurus pada kelemahan otot yang parah, kejang-kejang otot, dan sensasi-sensasi mati rasa atau kesemutan pada lengan-lengan dan kaki-kaki.
|