(Mesin Pencari Google)
Tes-Tes Screening
Penyakit Arteri Koroner
Coronary Artery Disease
Definisi Coronary Artery Disease (CAD)
Coronary artery disease (CAD) atau penyakit arteri koroner adalah arteriosclerosis dari lapisan dalam pembuluh-pembuluh darah yang mensuplai darah ke jantung. CAD adalah bentuk umum dari penyakit jantung dan adalah penyebab utama dari penyakit dan kematian. CAD mulai ketika senyawa-senyawa kolesterol yang keras (plaques) mengendap didalam arteri koroner. Arteri-arteri koroner muncul dari aorta, yang adalah berdekatan pada jantung. Plaques dapat menyebabkan bekuan kecil terbentuk yang dapat menghalangi aliran darah ke otot jantung. Gejala-gejala dari CAD termasuk 1) nyeri dada (angina pectoris) dari aliran darah yang tidak cukup ke jantung; 2) serangan jantung (acute myocardial infarction), dari rintangan sepenuhnya yang tiba-tiba dari arteri koroner; atau 3) kematian mendadak, disebabkan oleh gangguan irama yang fatal.
Tujuan Dari Screening Tests Untuk CAD
Pada banyak pasien-pasien, gejala pertama dari CAD adalah myocardial infarction atau kematian mendadak, dengan tidak ada nyeri dada yang mendahuluinya sebagai peringatan. Untuk sebab ini, dokter-dokter melakukan screening tests untuk mendeteksi tanda-tanda dari CAD sebelum kejadian-kejadian medis yang serius terjadi. Screening tests adalah terutama penting untuk pasien-pasien dengan faktor-faktor risiko untuk CAD. Faktor-faktor risiko ini termasuk sejarah CAD keluarga pada umur-umur yang relatif muda, profil serum kolesterol yang abnormal, merokok sigaret, tekanan darah yang meninggi (hypertension), dan diabetes mellitus.
Screening Tests Awal Yang Umum Untuk CAD
Screening awal untuk CAD umumnya melibatkan pembebanan (stressing) jantung dibawah kondisi-kondisi yang terkontrol. Tes-tes pembebanan (stress) ini mampu untuk mendeteksi kehadiran dari rintangan-rintangan yang membatasi aliran pada arteri-arteri koroner, umumnya pada batasan dari paling sedikit pengurangan 50% dalam garis tengah dari paling sedikit satu dari tiga arteri-arteri koroner utama. Ada dua tipe dasar dari tes-tes pembebanan (stress); yang melibatkan pelatihan (berolahraga) pasien untuk membebankan jantung (exercise cardiac stress tests, ECST), dan yang melibatkan stimulasi jantung secara kimia secara langsung untuk meniru beban dari latihan (physiologic stress testing). Physiologic stress testing dapat digunakan untuk pasien-pasien yang tidak mampu untuk latihan/olahraga.
|