(Mesin Pencari Google)





BOTULISM



Definisi Botulism

Botulism adalah penyakit serius yang menyebabkan kelumpuhan yang lembut dari otot-otot. Ia disebabkan oleh neurotoxin, yang untuk umum disebut racun botulinum, yang dihasilkan oleh bakteri-bakteri Clostridium botulinum. Ada tujuh neurotoxins (tipe-tipe A-G) yang berbeda yang dihasilkan oleh Clostridium botulinum, namun tipe-tipe A, B, dan E (jarang F) adalah yang paling umum yang menghasilkan kelumpuhan yang lembut pada manusia-manusia. Tipe-tipe lain utamanya menyebabkan penyakit pada hewan-hewan. Kebanyakan spesi-spesi Clostridium menghasilkan hanya satu tipe dari neurotoxin.

Sejarah yang direkam dari botulism mulai pada tahun 1735, ketika penyakitnya pertama dihubungkan dengan sosis Jerman (penyakit yang dilahirkan oleh makanan, atau keracunan makanan setelah memakan sosis). Pada tahun 1870, dokter Jerman dengan nama Muller memperoleh nama botulism dari kata Latin untuk sosis. Bakteri clostridium botulinum pertamakali diisolasi pada tahun 1895, dan neurotoxin yang dihasilkannya diisolasi pada tahun 1944 oleh Dr. Edward Schantz.

Jenis-Jenis Botulism

Ada tiga jenis-jenis utama dari botulism, yang dikelompokan oleh cara dimana penyakit diperoleh:

  • Food-borne botulism (botulism yang dilahirkan makanan) disebabkan oleh mamakan makanan-makanan yang mengandung botulinum neurotoxin.
  • Wound botulism (botulism luka) disebabkan oleh neurotoxin yang dihasilkan dari luka yang terinfeksi dengan bakteri Clostridium botulinum.
  • Infant botulism (botulism bayi) terjadi ketika bayi mengkonsumsi spores (spora-spora) dari bakteri botulinum. Bakteri kemudian tumbuh didalam usus-usus dan melepaskan neurotoxin.

Tiga jenis-jenis lain dari botulism telah digambarkan namun jarang terlihat. Yang pertama adalah kolonisasi usus dewasa yang terlihat pada anak-anak yang lebih tua dan kaum dewasa dengan usus-usus besar yang abnormal. Hanya jarang infeksi usus dengan bakteri Clostridium botulinum terjadi pada kaum dewasa. Secara khas, bentuk dewasa dari botulism usus ini berhubungan dengan prosedur-prosedur operasi perut. Jenis kedua (injection botulism) terlihat pada pasien=pasien yang disuntik dengan jumlah-jumlah tinggi yang tidak tepat dari therapeutic neurotoxin (contoh, Botox, Dysport), sementara jenis ketiga (inhalation botulism) telah terjadi pada personal laboratorium yang bekerja dengan neurotoxins. Semua dari enam jenis botulism adalah berpotensi fatal.

Keseriusan Botulism

Botulinum neurotoxin dipertimbangkan sebagai salah satu dari senyawa-senyawa yang paling kuat, yang mematikan yang diketahui. Sesedikit kira-kira satu nanogram/kg dapat menjadi mematikan pada individu, dan ilmuwan-ilmuwan telah memperkirakan bahwa kira-kira satu gram dapat secara potensial membunuh satu juta orang. Semua bentuk-bentuk dari botulism dapat menjadi fatal dan dipertimbangkan sebagai keadaan-keadaan darurat medis. Food-borne botulism dapat terutama menjadi berbahaya karena banyak orang-orang dapat teracuni oleh makan bahkan jumlah-jumlah yang kecil dari makanan yang terkontaminasi neurotoxin. Perjangkitan botulism adalah keadaan darurat kesehatan publik yang dapat dilaporkan pada pemerintah Amerika.

Botulism Neurotoxin Mempengaruhi Tubuh

Neurotoxin sebenarnya melumpuhkan syaraf-syaraf sehingga otot-otot tidak dapat berkontraksi. Ini terjadi ketika neurotoxin memasuki sel-sel syaraf dan akhirnya mengganggu pelepasan dari acetylcholine sehingga syaraf tidak dapat merangsang otot untuk berkontraksi. Kecuali kalau syaraf dapat memperbaharui axon baru yang tidak mempunyai paparan pada neurotoxin, gangguan pada neuromuscular junction adalah permanen. Ini adalah mengapa memakan waktu begitu lama untuk sembuh dari botulism dan juga mengapa penggunaan-penggunaan kosmetik dan therapeutic dari neurotoxin yang dilemahkan dapat menjadi efektif untuk periode-periode waktu yang relatif panjang.

Clostridium Botulinum Jenis Organisme Apa ?

Clostridium botulinum adalah nama dari bakteri yang umumnya ditemukan di tanah diseluruh dunia. Bakteri-bakteri ini dipertimbankan sebagai anaerobic, yang berarti organisme-organisme yang berbentuk tangkai ini tumbuh paling baik pada tingkat-tingkat oksigen yang rendah atau ketidakhadiran oksigen. Clostridium membentuk spora-spora yang mengizinkan bakteri-bakteri untuk hidup terus pada keadaan tidur hingga dipaparkan pada kondisi-kondisi yang dapat mendukung pertumbuhan. Ada tujuh tipe-tipe dari botulism neurotoxin yang ditunjuk oleh huruf-huruf A sampai G. Hanya tipe-tipe A, B, E, dan F menyebabkan penyakit pada manusia-manusia.



Alat Steril Botol Susu Bayi