(Mesin Pencari Google)





Atrial Fibrillation



Gejala-Gejala Dari Atrial Fibrillation

Banyak pasien-pasien dengan atrial fibrillation tidak mempunyai gejala-gejala dan tidak sadar atas irama jantung yang abnormal. Gejala-gejala yang paling umum dari atrial fibrillation adalah palpitasi-palpitasi, kesadaran yang tidak menyenangkan dari denyut jantung yang cepat dan tidak teratur. Gejala-gejala lain dari atrial fibrillation disebabkan oleh pasokan darah yang berkurang ke tubuh. Gejala-gejala ini termasuk dizziness, pingsan, kelemahan, kelelahan, sesak napas, dan angina (nyeri dada yang disebabkan oleh aliran darah yang berkurang ke otot-otot jantung).

Komplikasi-Komplikasi Dari Atrial Fibrillation

Gagal Jantung

Jika jantung tidak mampu untuk memompa jumlah darah yang memadai ke tubuh, seperti pada beberapa orang-orang dengan AF, tubuh mulai mengkompensasi dengan menahan cairan. Ini dapat menjurus pada kondisi yang disebut gagal jantung. Gagal jantung berakibat pada akumulasi dari cairan pada kaki-kaki bagian bawah (edema) dan paru-paru (pulmonary edema). Pulmonary edema membuat bernapas lebih sulit dan mengurangi kemampuan paru untuk menambah oksigen pada dan mengeluarkan karbon dioksida dari darah. Tingkat-tingkat oksigen dalam darah dapat jatuh, dan tingkat-tingkat karbon dioksida dalam darah naik, komplikasi yang disebut kegagalan pernapasan (respiratory failure). Ini adalah komplikasi yang mengancam nyawa.

Stroke

Getaran dari atria pada AF menyebabkan darah didalam atria untuk macet (menggenang). Darah yang macet cenderung untuk membentuk gumpalan-gumpalan darah sepanjang dinding-dinding atria. Adakalanya, gumpalan-gumpalan darah ini terlepas, lewat melalui ventricles, dan tersangkut dalam otak, paru-paru, dan bagian-bagian lain dari tubuh. Proses ini disebut embolisasi. Satu komplikasi yang umum dari AF adalah gumpalan darah yang berjalan ke otak dan menyebabkan penimbulan yang tiba-tiba dari kelumpuhan satu sisi dari anggota tubuh dan/atau otot-otot muka (embolic stroke). Gumpalan darah yang berjalan ke paru-paru dapat menyebabkan luka pada jaringan-jaringan paru (pulmonary infarction), dan gejala-gejala dari nyeri dada dan sesak napas. Ketika gumpalan-gumpalan darah berjalan ke anggota-anggota tubuh, tangan-tangan, tungkai-tungkai, atau kaki-kaki yang dingin mungkin terjadi tiba-tiba karena kekurangan darah.



Alat Steril Botol Susu Bayi