(Mesin Pencari Google)





Atrial Fibrillation



Definisi Atrial Fibrillation

Atrial fibrillation (AF) adalah irama jantung abnormal yang paling umum.

Jantung berkontraksi (berdenyut) dan memompa darah dengan irama yang teratur, misalnya, pada kecepatan dari 60 denyutan per menit ada denyutan setiap detik. Jantung mungkin berdenyut lebih cepat atau lebih lambat dengan interval yang lebih panjang atau lebih pendek diantara denyutan-denyutan, namun pada satu angka apa saja interval antara denyutan-denyutan adalah konstan. Irama teratur ini terjadi sebagai akibat dari pelepasan elektrik yang teratur (impuls-impuls listrik) yang berjalan melalui jantung dan menyebabkan otot jantung berkontraksi. Pada AF, pelepasan-pelepasan elektrik adalah tidak teratur dan cepat dan, sebagai akibatnya, jantung berdenyut secara tidak teratur dan biasanya secara cepat.

AF adalah umum; setengah juta kasus-kasus baru didiagnosa setiap tahun di U.S., dan milyaran dolar dihabiskan setiap tahun pada diagnosis dan perawatannnya.

Penyebab Atrial Fibrillation

Fungsi jantung yang normal

Jantung mempunyai empat kamar-kamar. Dua kamar bagian atas adalah atria, dan dua kamar lebih bawah adalah ventricles. Darah kembali ke jantung dari tubuh dalam superior dan inferior vena cava mengandung tingkat-tingkat oksigen yang rendah dan tingkat-tingkat karbon dioksida yang tinggi. Darah ini mengalir kedalam atrium kanan dan kemudian kedalam ventrikel kanan yang bersebelahan. Setelah ventricle terisi, kontraksi dari atrium kanan memompa darah tambahan kedalam ventricle kanan. Ventricle kanan kemudian berkontraksi dan memompa darah ke paru-paru dimana darah mengambil oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Darah kemudian mengalir dari paru-paru ke atrium kiri dan kedalam ventricle kiri yang bersebelahan. Kontraksi dari atrium kiri memompa darah tambahan kedalam ventricle kiri. Ventricle kiri kemudian berkontraksi dan memompa darah keseluruh tubuh. Denyut jantung (pulse) yang kita rasakan disebabkan oleh kontraksi dari ventricle-ventricle.

Ventricle-ventricle harus memasok cukup darah ke tubuh supaya tubuh berfungsi secara normal. Jumlah darah yang dipompa tergantung pada beberapa faktor-faktor. Faktor yang paling penting adalah angka kontraksi dari jantung (denyut jantung). Ketika denyut jantung meningkat, lebih banyak darah yang dipompa. Sebagai tambahan, jantung memompa lebih banyak darah dengan setiap denyutan ketika atria berkontraksi dan mengisi ventricle-ventricle dengan darah tambahan tepat sebelum ventricle-ventricle berkontraksi.

Dengan setiap denyut jantung, pelepasan elektrik (arus listrik) jalan melalui sistim elektrik jantung. Pelepasan elektrik menyebabkan otot dari atria dan ventricles berkontraksi dan memompa darah. Sistim elektrik jantung terdiri dari SA node (sino-atrial node), AV node (atrio-ventricular node) dan jaringan-jaringan khusus pada atria dan ventricles yang mengantar arus listrik.

SA node adalah pemicu elektrik. Ia adalah potongan kecil dari sel-sel yang berlokasi pada dinding atrium kanan; frekwensi dengannya SA node melepaskan elektrik menentukan angka padanya jantung berdenyut. Arus elektrik lewat dari SA node, melalui jaringan-jaringan khusus dari atria dan kedalam AV node. AV node melayani sebagai stasiun relai elektrik antara atria dan ventricles. Sinyal-sinyal elektrik dari atria harus lewat melalui AV node untuk mencapai ventricles.

Pelepasan-pelepasan elektrik dari SA node menyebabkan atria untuk berkontraksi dan memompa darah kedalam ventricles. Pelepasan-pelepasan elektrik yang sama kemudian lewat melalui AV node untuk mencapai ventricles, berjalan melalui jaringan-jaringan khusus dari ventricles dan menyebabkan ventricles berkontraksi. Pada jantung yang normal, angka dari kontraksi atria adalah sama seperti angka kontraksi ventricle.

Pada waktu istirahat, frekwensi dari pelepasan-pelepasan elektrik yang berasal dari SA node adalah rendah, dan jantung berdenyut pada batasan normal yang lebih rendah (60-80 denyut/menit). Selama latihan atau kegembiraan, frekwensi dari pelepasan-pelepasan elektrik dari SA node meningkat, meningkatkan angka padanya jantung berdenyut.

Fungsi jantung sewaktu atrial fibrillation

Sewaktu AF, pelepasan-pelepasan elektrik tidak dihasilkan semata-mata oleh SA node. Malahan, pelepasan-pelepasan elektrik datang dari bagian-bagian lain atria. Pelepasan-peepasan elektrik abnormal ini adalah cepat dan tidak teratur dan mungkin melebihi 350 pelepasan-pelepasan per menit. Pelepasan-pelepasan yang cepat dan tidak teratur ini menyebabkan kontraksi-kontraksi yang tidak efektif dari atria. Nyatanya, atria bergetar daripada berdenyut sebagai kesatuan. Ini mengurangi kemampuan atria untuk memompa darah kedalam ventricles.

Pelepasan-pelepasan elektrik yang cepat dan tidak teratur dari atria kemudian lewat melalui AV node dan kedalam ventricles, menyebabkan ventricles berkontraksi secara tidak teratur dan (biasanya) secara cepat. Kontraksi-kontraksi dari ventricles mungkin merata-rata 150/menit, jauh lebih lambat daripada angka pada atria. (ventricles tidak mampu untuk berkontraksi pada 350/menit). Bahkan pada angka rata-rata dari 150/menit, ventricles mungkin tidak mempunyai cukup waktu untuk mengisis secara maksimal dengan darah sebelum kontraksi berikutnya, terutama tanpa kontraksi normal dari atria. Jadi, AF mengurangi jumlah darah yang dipompa oleh ventricles karena angka kontraksi mereka yang cepat dan ketidakhadiran dari kontraksi-kontraksi atria yang normal.

Angka denyut jantung selama atrial fibrillation

Pada jantung yang berdenyut secara normal, angka dari kontraksi ventricle adalah sama seperti angka dari kontraksi atrial. Pada AF, bagaimanapun, angka dari kontraksi ventricle adalah kurang dari angka kontraksi atrial. Angka dari kontraksi ventricle pada AF ditentukan oleh kecepatan dari transmisi dari pelepasan-pelepasan elektrik atrial melalui AV node. Pada orang-orang dengan AV node yang normal, angka dari kontraksi ventricle pada AF yang tidak dirawat biasanya mencakup dari 80 sampai 180 denyutan/menit; lebih tinggi transmisinya, lebih tinggi angka denyut jantungnya.

Beberapa orang-orang yang lebih tua mempunyai transmisi yang lambat melalui AV node yang disebabkan oleh penyakit didalam AV node. Ketika orang-orang ini mengembangkan AF, angka-angka denyut jantung mereka tetap normal atau lebih lambat dari normal. Ketika penyakit pada AV node berlanjut, orang-orang ini dapat bahkan mengembangkan angka denyut jantung yang sagat lambat dan memerlukan pacu jantung yang permanen untuk meningkatkan angka dari kontraksi-kontraksi ventricle.



Alat Steril Botol Susu Bayi