(Mesin Pencari Google)
Pembengkakan Pembuluh
Aorta Perut
(Abdominal Aortic
Aneurysm)
Faktor-Faktor Risiko untuk Aneurisme-Aneurisme Aorta
Faktor-faktor risiko untuk aneurisme aorta termasuk:
- Merokok: merokok tidak hanya meningkatkan risiko mengembangkan aneurisme aorta perut, kesempatan pecahnya aneurisme (komplikasi yang mengancam nyawa dari aneurisme perut) adalah juga lebih umum diantara perokok-perokok aktif.
- Tekanan darah tinggi
- Serum kolesterol yang tinggi
- Diabetes mellitus atau kencing manis
Penyebab paling umum dari aneurisme-aneurisme aorta
Penyebab yang paling umum dari aneurisme-aneurisme aorta adalah "pengerasan arteri-arteri" yang disebut arteriosclerosis. Paling sedikit 80% dari aneurisme-aneurisme aorta adalah dari arteriosclerosis. Arteriosclerosis dapat melemahkan dinding aorta dan tekanan dari darah yang dipompa melewati aorta menyebabkan ekspansi pada tempat yang lemah.
Penyebab-penyebab lain dari aneurisme-aneurisme aorta
Penyebab-penyebab lain dari aneurisme-aneurisme aorta termasuk:
- Genetik/turun menurun: Ada tendensi keluarga untuk mengembangkan aneurisme-aneurisme aorta perut. Individu-individu dengan saudara-saudara tingkat satu yang mempunyai aneurisme-aneurisme aorta perut mempunyai risiko yang lebih tinggi mengembangkan aneurisme-aneurisme aorta perut daripada populasi umum. Mereka juga cenderung mengembangkan aneurisme-aneurisme pada umur-umur yang lebih muda dan mempunyai kecenderungan yang lebih tinggi untuk menderita robeknya aneurisme (aneurysm rupture) daripada individu-individu tanpa sejarah keluarga.
- Penyakit genetik: Ada juga penyakit genetik yang diturunkan yang jarang dari jaringan penghubung (jaringan yang membentuk dinding aorta) seperti Ehlers-Danlos syndrome dan Marfan's syndrome yang dapat menjurus pada perkembangan dari aneurisme-aneurisme aorta.
- Post-trauma: Setelah trauma fisik pada aorta.
- Arteritis: Peradangan pembuluh-pembuluh darah seperti yang terjadi pada penyakit Takayasu, giant cell arteritis, dan relapsing polychondritis.
- Mycotic (fungal) infection: Infeksi mycotic yang mungkin berkaitan dengan kekurangan imun (immunodeficiency), IV drug abuse, syphilis, dan operasi klep jantung.
Gejala-gejala dari aneurisme aorta perut
Kebanyakan aneurisme-aneurisme aorta perut tidak menghasilkan gejala-gejala (mereka adalah asymptomatic). Mereka seringkali ditemukan secara kebetulan ketika studi-studi ultrasounds dan/atau CT scan perut diminta untuk kondisi-kondisi lain. Ketika mereka menghasilkan gejala-gejala, gejala yang paling umum adalah sakit/nyeri. Nyerinya secara khas mempunyai kualitas yang dalam seperti jika ia dibor kedalam seseorang. Itu dirasakan paling menyolok ditengah perut dan dapat menyebar ke punggung. Nyerinya biasanya tetap namun dapat dikurangi/dihilangkan dengan mengganti posisi. Orang itu mungkin juga menjadi sadar atas denyutan perut yang menyolok secara abnormal.
Aneurisme aorta perut dapat tetap asymptomatic atau menghasilkan gejala-gejala yang ringan sampai sedang bertahun-tahun. Bagaimanapun, aneurisme perut yang meluas dengan cepat dapat menyebabkan penimbulan yang mendadak dari nyeri perut tengah dan punggung yang parah, terus menerus, dan memburuk. Aneurisme yang meluas secara cepat adalah juga berada pada risiko robek/pecah yang segera terjadi. Robek/pecah yang nyata dari aneurisme perut dapat menyebabkan penimbulan yang mendadak dari nyeri punggung dan perut, kadangkala berkaitan dengan penggelembungan perut, massa perut yang berdenyut, dan bahkan shock (tekanan darah rendah yang berat disebabkan oleh kehilangan darah secara besar-besaran).
|