(Mesin Pencari Google)





Alzheimer



Definisi Dementia

Dementia adalah sindrom yang dikarakteristikan oleh:

  1. gangguan pada memori,
  2. gangguan pada area yang lain dari pikiran seperti kemampuan untuk mengorganisasikan pikiran-pikiran dan alasan, kemampuan untuk menggunakan bahasa, atau kemampuan untuk melihat secara akurat dunia visual (bukan karena penyakit mata), dan
  3. gangguan-gangguan ini adalah cukup parah untuk menyebabkan penurunan pada tingkat berfungsi pasien yang biasanya.

Meskipun beberapa jenis dari kehilangan memori adalah bagian-bagian yang normal dari penuaan, perubahan-perubahan yang disebabkan oleh penuaan adalah tidak cukup parah untuk mengganggu tingkat berfungsi. Banyak penyakit-penyakit yang berbeda dapat menyebabkan dementia, namun peyakit Alzheimer adalah betul-betul penyebab yang paling umum untuk dementia di Amerika dan di kebanyakan negara-negara di dunia.

Definisi Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer (PA) adalah penyakit otak yang berlanjut secara perlahan yang dikarakteristikan oleh gangguan memori dan secepatnya oleh gangguan-gangguan pada memberi alasan, merencanakan, bahasa, dan persepsi. Banyak ilmuwan-ilmuwan percaya bahwa penyakit Alzheimer berakibat dari peningkatan produksi atau akumulasi dari protein spesifik (beta-amyloid protein) di otak yang menjurus pada kematian sel syaraf.

Kemungkinan memperoleh penyakit Alzheimer meningkat secara substansial setelah umur 70 tahun dan mungkin mempengaruhi sekitar 50% dari orang-orang berumur diatas 85 tahun. Meskipun begitu, penyakit Alzheimer bukan bagian yang normal dari penuaan dan bukan sesuatu yang tak bisa dihindarkan yang terjadi di kehidupan kemudian. Contohnya, banyak orang-orang yang hidup sampai lebih dari 100 tahun dan tidak pernah mengembangkan penyakit Alzheimer.

Siapa Mengembangkan Penyakit Alzheimer ?

Faktor risiko utama untuk penyakit Alzheimer adalah umur yang meningkat. Ketika populasi menua, frekwensi dari penyakit Alzheimer berlanjut meningkat. Sepuluh persen dari orang-orang diatas umur 65 tahun dan 50% dari mereka yang diatas umur 85 tahun mempunyai penyakit Alzheimer. Kecuali perawatan-perawatan baru dikembangkan untuk mengurangi kemungkinan mengembangkan penyakit Alzheimer, jumlah dari individu-individu dengan penyakit Alzheimer di Amerika diharapkan adalah 14 juta pada tahun 2050.

Ada juga faktor-faktor risiko genetik untuk penyakit Alzheimer. Kebanyakan pasien-pasien mengembangkan penyakit Alzheimer setelah umur 70 tahun. Bagaimanapun, 2%-5% dari pasien-pasien mengembangkan penyakit ini pada dekade kehidupan yang keempat atau kelima (40an atau 50an). Paling sedikit separuh dari pasien-pasien penimbulan awal ini telah mewariskan mutasi-mutasi gen yang berhubungan dengan penyakit Alzheimer mereka. Lebih dari itu, anak-anak dari pasien dengan penimbulan yang dini dari penyakit Alzheimer yang mempunyai satu dari mutasi-mutasi gen ini mempunyai 50% risiko mengembangkan penyakit Alzheimer.

Ada juga risiko genetik untuk kasus-kasus penimbulan belakangan. Bentuk yang relatif umum dari gen yang berlokasi pada chromosome 19 dihubungkan dengan penimbulan penyakit Alzheimer belakangan. Pada mayoritas dari kasus-kasus penyakit Alzheimer, bagaimanapun, tidak ada risiko-risiko genetik spesifik telah diidentifikasikan.

Faktor-faktor risiko lain untuk penyakit Alzheimer termasuk tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit arteri koroner, diabetes, dan kemungkinan kolesterol darah yang meninggi. Individu-individu yang telah menyelesaikan kurang dari delapan tahun pendidikan juga mempunyai risiko yang meningkat untuk penyakit Alzheimer. Faktor-faktor ini meningkatkan risiko penyakit Alzheimer, namun tidak sama sekali mereka berarti bahwa penyakit Alzheimer adalah tidak dapat dihindari pada orang-orang dengan faktor-faktor ini.

Semua pasien-pasien dengan Down syndrome akan mengembangkan perubahan-perubahan otak dari penyakit Alzheimer pada umur 40 tahun. Fakta ini juga adalah petunjuk pada amyloid hypothesis of Alzheimer's disease (lihat bagian belakang pada artikel ini).



Alat Steril Botol Susu Bayi