(Mesin Pencari Google)
Alzheimer
Definisi Dementia
Dementia adalah sindrom yang dikarakteristikan oleh:
- gangguan pada memori,
- gangguan pada area yang lain dari pikiran seperti kemampuan untuk mengorganisasikan pikiran-pikiran dan alasan, kemampuan untuk menggunakan bahasa, atau kemampuan untuk melihat secara akurat dunia visual (bukan karena penyakit mata), dan
- gangguan-gangguan ini adalah cukup parah untuk menyebabkan penurunan pada tingkat berfungsi pasien yang biasanya.
Meskipun beberapa jenis dari kehilangan memori adalah bagian-bagian yang normal dari penuaan, perubahan-perubahan yang disebabkan oleh penuaan adalah tidak cukup parah untuk mengganggu tingkat berfungsi. Banyak penyakit-penyakit yang berbeda dapat menyebabkan dementia, namun peyakit Alzheimer adalah betul-betul penyebab yang paling umum untuk dementia di Amerika dan di kebanyakan negara-negara di dunia.
Definisi Penyakit Alzheimer
Penyakit Alzheimer (PA) adalah penyakit otak yang berlanjut secara perlahan yang dikarakteristikan oleh gangguan memori dan secepatnya oleh gangguan-gangguan pada memberi alasan, merencanakan, bahasa, dan persepsi. Banyak ilmuwan-ilmuwan percaya bahwa penyakit Alzheimer berakibat dari peningkatan produksi atau akumulasi dari protein spesifik (beta-amyloid protein) di otak yang menjurus pada kematian sel syaraf.
Kemungkinan memperoleh penyakit Alzheimer meningkat secara substansial setelah umur 70 tahun dan mungkin mempengaruhi sekitar 50% dari orang-orang berumur diatas 85 tahun. Meskipun begitu, penyakit Alzheimer bukan bagian yang normal dari penuaan dan bukan sesuatu yang tak bisa dihindarkan yang terjadi di kehidupan kemudian. Contohnya, banyak orang-orang yang hidup sampai lebih dari 100 tahun dan tidak pernah mengembangkan penyakit Alzheimer.
Siapa Mengembangkan Penyakit Alzheimer ?
Faktor risiko utama untuk penyakit Alzheimer adalah umur yang meningkat. Ketika populasi menua, frekwensi dari penyakit Alzheimer berlanjut meningkat. Sepuluh persen dari orang-orang diatas umur 65 tahun dan 50% dari mereka yang diatas umur 85 tahun mempunyai penyakit Alzheimer. Kecuali perawatan-perawatan baru dikembangkan untuk mengurangi kemungkinan mengembangkan penyakit Alzheimer, jumlah dari individu-individu dengan penyakit Alzheimer di Amerika diharapkan adalah 14 juta pada tahun 2050.
Ada juga faktor-faktor risiko genetik untuk penyakit Alzheimer. Kebanyakan pasien-pasien mengembangkan penyakit Alzheimer setelah umur 70 tahun. Bagaimanapun, 2%-5% dari pasien-pasien mengembangkan penyakit ini pada dekade kehidupan yang keempat atau kelima (40an atau 50an). Paling sedikit separuh dari pasien-pasien penimbulan awal ini telah mewariskan mutasi-mutasi gen yang berhubungan dengan penyakit Alzheimer mereka. Lebih dari itu, anak-anak dari pasien dengan penimbulan yang dini dari penyakit Alzheimer yang mempunyai satu dari mutasi-mutasi gen ini mempunyai 50% risiko mengembangkan penyakit Alzheimer.
Ada juga risiko genetik untuk kasus-kasus penimbulan belakangan. Bentuk yang relatif umum dari gen yang berlokasi pada chromosome 19 dihubungkan dengan penimbulan penyakit Alzheimer belakangan. Pada mayoritas dari kasus-kasus penyakit Alzheimer, bagaimanapun, tidak ada risiko-risiko genetik spesifik telah diidentifikasikan.
Faktor-faktor risiko lain untuk penyakit Alzheimer termasuk tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit arteri koroner, diabetes, dan kemungkinan kolesterol darah yang meninggi. Individu-individu yang telah menyelesaikan kurang dari delapan tahun pendidikan juga mempunyai risiko yang meningkat untuk penyakit Alzheimer. Faktor-faktor ini meningkatkan risiko penyakit Alzheimer, namun tidak sama sekali mereka berarti bahwa penyakit Alzheimer adalah tidak dapat dihindari pada orang-orang dengan faktor-faktor ini.
Semua pasien-pasien dengan Down syndrome akan mengembangkan perubahan-perubahan otak dari penyakit Alzheimer pada umur 40 tahun. Fakta ini juga adalah petunjuk pada amyloid hypothesis of Alzheimer's disease (lihat bagian belakang pada artikel ini).
|