(Mesin Pencari Google)
ACHALASIA
Mendiagnosa Achalasia
Diagnosis dari achalasia seringkali dicurigai atas basis sejarah. Pasien-pasien biasanya menggambarkan perburukan dari dysphagia untuk makanan padat dan cair melalui periode waktu berbulan-bulan sampai bertahun-tahun. Mereka mungkin mencatat memuntahkan makanan, nyeri dada, atau kehilangan berat badan. Jarang, gejala pertamanya adalah aspiration pneumonia.
Karena pasien-pasien secara khas akan belajar untuk mengkompensasi dysphagia mereka dengan mengambil gigitan-gigitan yang lebih kecil, mengunyah dengan baik, dan makan dengan perlahan, diagnosis dari achalasia seringkali tertunda untuk waktu yang berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Penundaan dalam diagnosis dari achalasia tidak menguntungkan karena dipercayai bahwa perawatan dini - sebelum pelebaran yang nyata dari esophagus terjadi - dapat mencegah pelebaran esophagus dan komplikasi-komplikasinya.
Dysphagia pada achalasia juga adalah berbeda dari dysphagia dari penyempitan esophagus (penyempitan esophagus yang disebabkan oleh luka parut) dan kanker esophagus. Pada achalasia, dysphagia terjadi dengan kedua makanan padat dan cair, sedagkan pada penyempitan esophagus dan kanker, dysphagia secara khas terjadi hanya dengan makanan padat.
Studi-Studi X-ray
Diagnosis dari achalasia biasanya dibuat dengan studi x-ray yng disebut video-esophagram dimana video x-rays dari esophagus diambil setelah barium ditelan. Barium mengisi esophagus, dan pengosongan dari barium kedalam lambung dapat diamati. Pada achalasia, video-esophagram menujukan bahwa esophagus membesar (melebar), dengan penyempitan yang berkarakteristik meruncing dari ujung bagian bawah, adakalanya menyerupai "paruh burung." Sebagai tambahan, barium berdiam dalam esophagus lebih lama dari normal sebelum lewat kedalam lambung.
Esophageal Manometry
Tes yang lain, esophageal manometry, dapat menunjukan secara spesifik kelainan-kelainan dari fungsi otot yang adalah karakteristik dari achalasia, yaitu, kegagalan dari otot tubuh esophagus untuk berkontraksi dengan menelan dan kegagalan dari sphincter esophagus bagian bawah untuk mengendur. Untuk manometry, tabung tipis yang mengukur tekanan yang dihasilkan oleh otot esophagus yang berkontraksi dilewatkan melalui hidung, menuruni belakang kerongkongan dan kedalam esophagus. Pada pasien dengan achalasia, tidak ada gelombang-gelombang peristaltik yang terlihat pada setengah bagian bawah dari esophagus setelah menelan-menelan, dan tekanan didalam sphincter esophagus bagian bawah tidak jatuh dengan menelan. Keuntungan dari manometry adalah bahwa ia dapat mendiagnosa dini achalasia pada perjalanannya pada saat dimana video-esophagram mungkin adalah normal.
Endoskopi
Endoskopi juga bermanfaat dalam mendiagnosa achalasia meskipun ia dapat normal pada awal dari achalasia. Endoskopi adalah prosedur dimana tabung serat optik yang lentur dengan sinar dan kamera pada ujungnya ditelan. Kamera menyediakan penglihatan langsung dari bagian dalam esophagus. Salah satu dari penemuan-penemuan endoskopik paling awal pada achalasia adalah perlawanan ketika endoskop dilewatkan dari esophagus dan kedalam lambung yang disebabkan oleh tekanan yang tinggi pada sphincter esophagus bagian bawah. Kemudian, endoskopi mungkin mengungkap esophagus yang membesar dan kekurangan dari gelombang-gelombang peristaltik. Endoslopi juga adalah penting karena ia menyampingkan kehadiran dari kanker esophagus.
Dua kondisi dapat meniru achalasia, kanker esophagus dan penyakit Chagas dari esophagus. Keduanya dapat memberikan kenaikan pada kelainan-kelainan video-esophagus dan manometric yang tidak dapat dibedakan dari achalasia. Untungnya, endoskopi biasanya dapat menyampingkan kehadiran dari kanker.
Penyakit Chagas adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit, Trypanosoma cruzi, dan terbatas pada Sentral Amerika dan Amerika selatan. Ia ditularkan ke manusia-manusia melalui gigitan-gigitan serangga dari reduviid bug. Parasit dikeluarkan dalam feces serangga pada saat ia menggigit. Menggaruk gigitan memecahkan kulit dan mengizinkan parasit untuk memasuki tubuh. Parasit menyebar keseluruh tubuh namun mengambil kediaman utama di otot-otot dari saluran pencernaan, dari esophagus ke rektum, meskipun ia juga sering mempengaruhi otot jantung. Pada saluran pencernaan, parasit menyebabkan degenerasi syaraf-syaraf yang mengontrol otot-otot dan dapat menjurus pada fungsi yang abnormal dimana saja di saluran pencernaan. Ketika ia mempengaruhi esophagus, kelainan-kelainan adalah sama (identis) dengan yang dari achalasia.
Penyakit Chagas akut terjadi kebanyakan pada anak-anak. Pada individu-individu yang terlihat pada waktu yang jauh kemudian untuk persoalan-persoalan menelan, penyakit akutnya telah lama berlalu. Diagnosis dari penyakit Chagas dapat dicurigai jika ada keterlibatan dari bagian-bagian lain dari saluran pencernaan, seperti pembesaran dari usus kecil atau usus besar dan jantung. Metode yang paling baik untuk membuat diagnosis adalah dengan pengujian serologi yang mencari antibodi-antibodi dalam darah terhadap parasit.
|